RI News. Wonogiri – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serius menuntaskan masalah infrastruktur jalan di Kabupaten Wonogiri yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Tahun 2026 ini, sejumlah ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan cukup parah akan segera direhabilitasi dan ditingkatkan melalui alokasi anggaran Peraturan Kepala Daerah (Perkada) Jawa Tengah.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Jawa Tengah telah turun langsung melakukan pengecekan lapangan pada Senin, 15 Mei 2026. Pengecekan dipimpin langsung oleh Kepala DPUPR Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro, didampingi Kepala DPUPR Kabupaten Wonogiri Prihadi Ariyanto beserta jajarannya.
Tim menemukan kondisi jalan yang memprihatinkan. Pada ruas Ngadirojo-Giriwoyo, aspal banyak yang mengelupas, permukaan bergelombang, dan terdapat lubang-lubang yang membahayakan pengguna jalan. Kondisi serupa juga terlihat di ruas lainnya, sehingga perbaikan mendesak menjadi prioritas.

Menurut Henggar Budi Anggoro, dua ruas utama akan menjalani peningkatan masif. Ruas Ngadirojo-Giriwoyo sepanjang sekitar 1,65 kilometer akan ditingkatkan dengan konstruksi beton permanen dengan pagu anggaran sekitar Rp24,1 miliar. Sementara ruas Manyaran-Blimbing sepanjang kurang lebih 1 kilometer disiapkan anggaran Rp5,7 miliar.
“Jalan yang akan diperbaiki yakni ruas jalan Ngadirojo-Giriwoyo sepanjang lebih kurang 1,65 kilometer dan ruas jalan Manyaran-Blimbing sepanjang lebih kurang 1 kilometer,” ujar Henggar.
Selain itu, ruas Ngadirojo-Biting sepanjang sekitar 1 kilometer akan menjalani rehabilitasi dengan pagu anggaran Rp3,013 miliar. Henggar optimistis seluruh pekerjaan dapat berjalan lancar sepanjang tahun 2026.
“ Akan kami kerjakan pada 2026 ini. Mudah-mudahan nanti semuanya bisa terlaksana dengan baik,” katanya kepada awak media.
Baca juga : Diplomasi Trump di G7: Harapan Damai Ukraina di Tengah Gejolak Timur Tengah Pasca-Iran
Di luar alokasi Perkada, tiga ruas jalan provinsi lainnya di Wonogiri juga akan diperbaiki melalui Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Surakarta. Dengan demikian, total ada enam paket pekerjaan jalan provinsi di wilayah tersebut pada tahun ini dengan nilai total mencapai Rp40-an miliar.
Perbaikan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara, tetapi juga mendukung konektivitas antarwilayah, kelancaran distribusi hasil pertanian, serta percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Wonogiri yang dikenal sebagai lumbung pangan Jawa Tengah.
Pewarta : Nandang Bramantyo
Tagline : #JalanWonogiri, #InfrastrukturJateng, #PerbaikanJalanProvinsi, #PemprovJateng, #DPUPRJateng, #EkonomiWonogiri,

