Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Pemimpin Muda Christian Bagensa Pimpin Penolakan Rencana Penampungan Limbah Manusia di TPA Sumompo

Pemimpin Muda Christian Bagensa Pimpin Penolakan Rencana Penampungan Limbah Manusia di TPA Sumompo

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 2 min read
Pemimpin Muda Christian Bagensa Pimpin Penolakan Rencana Penampungan Limbah Manusia di TPA Sumompo
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Manado – Gelombang penolakan masyarakat Buha, Lingkungan V, Kota Manado terhadap rencana pembangunan tempat penampungan limbah kotoran manusia di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo semakin menguat. Salah satu tokoh muda, Christian Bagensa, tampil sebagai figur sentral yang menyuarakan aspirasi warga dengan tegas.

Masyarakat menilai rencana tersebut sebagai bentuk ketidakadilan ekologis, sebab mereka sudah lama menanggung beban sosial dan kesehatan akibat keberadaan TPA. Penambahan fasilitas limbah manusia dinilai hanya akan memperburuk kualitas lingkungan serta menambah kerentanan masyarakat sekitar.

“Stop! Kami menolak keras pembangunan tempat penampungan limbah kotoran manusia di sekitar TPA. Selama ini kami sudah menanggung dampak besar dari pembuangan sampah, jangan ditambah lagi dengan limbah manusia,” tegas warga dalam pernyataan sikap yang disuarakan bersama Bagensa.

Dalam pernyataannya, Christian Bagensa menyampaikan kritik terbuka kepada Wali Kota Manado. Menurutnya, kebijakan publik seharusnya berlandaskan prinsip keadilan sosial dan kesehatan masyarakat, bukan justru menambah potensi masalah baru.

Bagensa menegaskan, jika rencana itu diteruskan, masyarakat Buha berisiko menghadapi dampak jangka panjang berupa pencemaran tanah, air, hingga meningkatnya ancaman penyakit menular. Kondisi ini sejalan dengan kajian kesehatan lingkungan yang menempatkan sanitasi buruk sebagai salah satu faktor utama meningkatnya kerentanan kesehatan masyarakat perkotaan.

“Saya akan berdiri paling depan membela masyarakat. Tolak keras pembangunan tempat pembuangan limbah tersebut,” ujarnya dengan nada tegas.

Baca juga : Presiden Prabowo Tegaskan Perlindungan Aksi Damai dan Janjikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Korban Luka

Tidak hanya mengarahkan kritik pada pemerintah kota, Bagensa juga menyerukan agar Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, mengambil peran lebih besar dalam merespons aspirasi warga. Menurutnya, solusi komprehensif perlu dicari dengan mempertimbangkan prinsip keberlanjutan, termasuk opsi relokasi atau teknologi pengolahan limbah yang lebih ramah lingkungan.

Masyarakat Buha mengaku bangga memiliki pemimpin muda seperti Bagensa. Kehadirannya dinilai membawa warna baru dalam politik lokal, karena lebih menekankan kedekatan dengan rakyat dibanding pendekatan birokratis.

“Demi masyarakat, saya akan terus berjuang. Mengangkat yang terbuang, menjemput yang tertinggal,” tutup Bagensa, yang mendapat sambutan hangat dari warga.

Kasus penolakan rencana pembangunan penampungan limbah di TPA Sumompo mencerminkan kompleksitas tata kelola kota, khususnya dalam isu lingkungan. Menurut kajian kebijakan publik, pemerintah sering menghadapi dilema antara kebutuhan pembangunan infrastruktur dan aspirasi masyarakat terdampak.

Dalam perspektif etika politik, suara warga Buha adalah bentuk resistensi terhadap apa yang mereka anggap sebagai marginalisasi ruang hidup. Sementara dari sisi hukum lingkungan, kebijakan semacam ini seharusnya diawali dengan analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) yang melibatkan partisipasi publik secara bermakna, bukan sekadar formalitas administratif.

Kasus ini juga menunjukkan bahwa peran pemimpin muda seperti Bagensa penting dalam memperkuat demokrasi lokal, karena mampu menjadi jembatan antara kepentingan masyarakat dan kebijakan pemerintah.

Pewarta : Marco Kawulusan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Presiden Prabowo Tegaskan Perlindungan Aksi Damai dan Janjikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Korban Luka
Next: Sinergi TNI-Polri dan Satpol PP Jaga Stabilitas Keamanan Wonogiri

Related Stories

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis
2 min read

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Jurnalis RI News Portal Posted on 40 menit ago 0
Momentum Sedekah Dieksploitasi
2 min read

Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal

Jurnalis RI News Portal Posted on 52 menit ago 0
Jembatan Way Sepagasan Diresmikan
2 min read

Jembatan Way Sepagasan Diresmikan: Akses Baru Dorong Ekonomi Petani di Pedalaman Lampung Barat

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kondisi Pekerja Migran Indonesia di Timur Tengah Tetap Terkendali di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran
  • Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita
  • Sinergi Kesehatan dan Transportasi: Menhub Dudy Purwagandhi Gandeng Menkes Budi Gunadi Sadikin Perkuat Layanan Medis di Simpul Mudik Lebaran 2026
  • Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal
  • Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Masyarakat Wonogiri
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.