Skip to content
06/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Pelanggaran Israel terhadap Resolusi PBB di Lebanon Selatan Memicu Kekhawatiran Stabilitas Regional

Pelanggaran Israel terhadap Resolusi PBB di Lebanon Selatan Memicu Kekhawatiran Stabilitas Regional

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Pelanggaran Israel terhadap Resolusi PBB di Lebanon Selatan Memicu Kekhawatiran Stabilitas Regional
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Lebanon Selatan – Dalam sebuah insiden yang menambah ketegangan di perbatasan, pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon, yang dikenal sebagai United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), melaporkan bahwa tank-tank milik Israel melakukan penembakan di dekat posisi mereka pada Senin malam, 12 Januari 2026. Tindakan ini dikategorikan sebagai pelanggaran serius terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701, yang bertujuan untuk menjaga perdamaian pasca-konflik 2006 antara Israel dan kelompok militan di Lebanon.

Menurut pernyataan resmi UNIFIL yang dirilis tak lama setelah kejadian, dua tank Merkava milik Pasukan Pertahanan Israel (IDF) terpantau bergerak dari posisi mereka di wilayah Lebanon dekat Kota Sarda. Tank-tank tersebut merangsek lebih dalam ke wilayah Lebanon pada pagi hari Senin itu, mengabaikan permintaan penghentian yang disampaikan melalui saluran komunikasi resmi. Meskipun upaya diplomasi segera dilakukan, salah satu tank Israel melepaskan tiga tembakan, dengan dua proyektil mendarat hanya sekitar 150 meter dari posisi pasukan PBB.

Personel UNIFIL yang berada di lokasi terpaksa mundur untuk menghindari bahaya, sementara tank-tank Israel terus melacak mereka menggunakan laser penargetan. Situasi ini berlangsung selama sekitar 30 menit sebelum tank-tank tersebut akhirnya mundur kembali. Beruntung, tidak ada korban luka yang dilaporkan dari insiden ini, meskipun hal itu menimbulkan risiko tinggi bagi keselamatan pasukan internasional.

UNIFIL menekankan bahwa mereka telah memberi tahu IDF terlebih dahulu mengenai aktivitas patroli di area tersebut, sesuai dengan prosedur standar untuk operasi di dekat Garis Biru—garis demarkasi sementara yang ditetapkan PBB untuk memisahkan wilayah Israel dan Lebanon. Pernyataan tersebut juga menyoroti tren mengkhawatirkan di mana serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian semakin sering terjadi, yang tidak hanya membahayakan personel tapi juga mengancam mandat mereka dalam memantau gencatan senjata.

Dalam konteks lebih luas, Resolusi 1701 yang diadopsi pada 2006 setelah perang Lebanon-Israel, mewajibkan penghentian permusuhan, penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan, dan pembentukan zona demiliterisasi di sepanjang Garis Biru. Resolusi ini juga menugaskan UNIFIL untuk mendukung pasukan Lebanon dalam menjaga keamanan wilayah tersebut, sambil mencegah kehadiran senjata ilegal. Pelanggaran seperti ini, menurut analisis hukum internasional, dapat dianggap sebagai bentuk agresi yang merusak kerangka perdamaian multilateral, karena melibatkan penargetan terhadap aktor netral yang dilindungi oleh Konvensi Jenewa.

Baca juga : Kekalahan Dramatis AS Roma di Coppa Italia: Taktis dan Implikasi Strategis

UNIFIL dengan tegas menyerukan kepada IDF untuk segera menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian dan menghentikan segala bentuk serangan terhadap mereka. Lebih jauh, organisasi ini memperingatkan bahwa tindakan semacam itu tidak hanya mengganggu operasi harian mereka tetapi juga berkontribusi pada destabilisasi regional yang lebih luas. Di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah, insiden ini menggarisbawahi kerapuhan mekanisme perdamaian internasional, di mana ketidakpatuhan terhadap resolusi PBB dapat memicu respons diplomatik lebih lanjut dari komunitas global.

Para ahli hubungan internasional mencatat bahwa kejadian serupa telah menjadi pola berulang sejak implementasi Resolusi 1701, dengan laporan sebelumnya tentang insiden di perbatasan yang melibatkan pertukaran tembakan antara IDF dan kelompok bersenjata di Lebanon. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas mandat UNIFIL dalam menghadapi dinamika geopolitik yang kompleks, di mana kepentingan nasional sering kali bertabrakan dengan komitmen multilateral. Meskipun demikian, UNIFIL tetap berkomitmen untuk melanjutkan tugasnya, dengan harapan bahwa dialog antarpihak dapat mencegah eskalasi lebih lanjut.

Insiden ini datang di saat ketegangan regional sedang memuncak, dengan implikasi potensial terhadap upaya mediasi internasional. Pihak-pihak terkait diharapkan untuk segera melakukan investigasi bersama guna mencegah pengulangan, sambil memperkuat komitmen terhadap prinsip-prinsip hukum humaniter internasional.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kekalahan Dramatis AS Roma di Coppa Italia: Taktis dan Implikasi Strategis
Next: Indonesia Diproyeksikan Jadi Pemimpin Pembukaan Pasar Perdagangan Global pada 2025

Related Stories

Kisah Enam Prajurit AS yang Gugur di Kuwait
3 min read

Pengorbanan di Tengah Gejolak Timur Tengah: Kisah Enam Prajurit AS yang Gugur di Kuwait

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Honduras di Ambang Pergeseran Diplomatik
4 min read

Honduras di Ambang Pergeseran Diplomatik: Janji Ekonomi China yang Pupus dan Bayang-bayang Pengaruh AS

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Ukraina Jadi Penyelamat Timur Tengah dari Serangan Drone Murah Iran
3 min read

Ukraina Jadi Penyelamat Timur Tengah dari Serangan Drone Murah Iran: Pelajaran dari Medan Perang Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Komisi Reformasi Polri Rampungkan Rekomendasi Besar: Revisi Puluhan Aturan Internal Jadi Prioritas Utama
  • Percepatan Tunjangan Guru Madrasah: Langkah Strategis Kemenag Menuju Kesejahteraan Pendidik
  • Paralegal Kelurahan: Senjata Ampuh Melawan Stigma Narkotika di Ibu Kota
  • Custos Integritatis Archipelagi (C.I.A.): Lembaga Penjaga Integritas Nusatara
  • Baznas DKI Jakarta Incar Rekor Pengumpulan ZIS Rp450 Miliar di 2026: Strategi Ekspansi untuk Dampak Sosial Lebih Luas
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.