Skip to content
23/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Menjaga Jangkar Inflasi di Tengah Badai Geopolitik: Tantangan Pemda Pasca-April 2026

Menjaga Jangkar Inflasi di Tengah Badai Geopolitik: Tantangan Pemda Pasca-April 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Menjaga Jangkar Inflasi di Tengah Badai Geopolitik
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta — Keberhasilan Indonesia dalam menjinakkan laju inflasi tahunan di angka 2,42 persen pada April 2026 menjadi sinyal positif efektivitas koordinasi kebijakan moneter dan fiskal. Kendati demikian, stabilitas domestik kini dihadapkan pada ujian baru yang bersumber dari ketidakpastian eksternal.

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, mengingatkan seluruh pemerintah daerah (Pemda) agar tidak terlena dengan capaian tersebut. Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi 2026 di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (18/5), ia menegaskan bahwa transmisi guncangan geopolitik global berpotensi besar mengoreksi stabilitas harga di tingkat regional pada bulan Mei dan masa mendatang.

“Kita masih bersyukur bahwa inflasi year on year masih di angka 2,42 persen di bulan April. Namun, bulan Mei ini kita harus mengamati betul perkembangan dari dampak terutama kenaikan harga minyak dan juga kurs mata uang,” ujar Tito.

Dari perspektif ekonomi makro, posisi Indonesia saat ini tergolong anomali yang positif di tengah lanskap global yang karut-marut. Ketika beberapa negara mulai terjebak dalam pusaran hiperinflasi ekstrem akibat disrupsi rantai pasok dan konflik geopolitik, koordinasi taktis antara pemerintah pusat dan daerah sejauh ini mampu meredam daya rusak eksternal tersebut.

Tito memberikan kontras yang tajam mengenai situasi global saat ini untuk menekankan urgensi kewaspadaan domestik. Menurutnya, ada negara yang inflasinya sudah menyentuh angka 612 persen, yang berarti harga barang dan jasa melonjak hingga enam kali lipat. Perbandingan ini menunjukkan bahwa angka 2,42 persen di Indonesia adalah bukti nyata efektivitas langkah pengendalian yang terintegrasi.

Meskipun agregat inflasi nasional terkendali, anatomi data menunjukkan adanya pergeseran motor penggerak inflasi (inflation driver). Pada periode ini, sektor transportasi mencatatkan diri sebagai penyumbang inflasi bulanan (month-on-month) tertinggi. Hal ini berkorelasi erat dengan fluktuasi harga energi global dan penyesuaian tarif logistik pasca-momentum hari besar.

Baca juga : Menilik Akar Kejahatan Narkoba di Barumun: Ketika Usia Produktif Terjebak dalam Pusaran Sabu

Sebaliknya, stabilitas berhasil dijaga oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau. Sektor yang biasanya menjadi pemicu utama inflasi volatile food ini justru tampil sebagai faktor penyeimbang (counter-balance). Stabilnya harga pangan inilah yang menahan laju inflasi April tidak melonjak lebih tinggi.

Namun, daya tahan sektor pangan ini bersifat asimetris di beberapa wilayah. Tito menyoroti daerah-daerah yang inflasinya masih berada di atas target nasional, seperti Papua Barat dan Aceh. Di wilayah-wilayah tersebut, hambatan distribusi struktural masih menjadi batu sandungan, terutama untuk komoditas sensitif seperti cabai merah.

Menghadapi risiko Mei 2026, pendekatan administratif dari balik meja dinilai tidak lagi mencukupi. Mendagri menginstruksikan pemda untuk beralih ke strategi pemantauan langsung di lapangan guna mendeteksi spekulasi harga dan sumbatan distribusi secara real-time.

Ada dua variabel eksternal utama yang wajib dimitigasi oleh kepala daerah dalam menyusun kebijakan lokal, yaitu:

  • Kenaikan Harga Minyak Global: Dampak langsungnya akan mempertebal tekanan pada sektor transportasi dan biaya produksi UMKM di daerah.
  • Fluktuasi Kurs Mata Uang: Melemahnya nilai tukar berpotensi memicu imported inflation (inflasi barang impor), terutama pada bahan baku industri daerah yang masih bergantung pada pasokan luar negeri.

“Sekali lagi kita amati betul dampak dari kenaikan barang dan jasa di daerah masing-masing, konsekuensi dari selain hal-hal yang rutin, tapi terutama kenaikan harga minyak global serta fluktuasi kurs mata uang,” pungkas Tito.

Ke depan, ketahanan ekonomi Indonesia tidak hanya diuji dari kekuatan cadangan devisa di level pusat, melainkan dari ketangkasan para kepala daerah dalam mengeksekusi operasi pasar dan memotong kompas rantai pasok yang tidak efisien.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Menilik Akar Kejahatan Narkoba di Barumun: Ketika Usia Produktif Terjebak dalam Pusaran Sabu
Next: Reorientasi Ekosistem Permuseuman: Menakar Strategi Fadli Zon Menembus Demografi Gen Z dan Kemandirian Finansial

Related Stories

Prabowo Tekankan Loyalitas Mutlak

Prabowo Tekankan Loyalitas Mutlak: Perwira Remaja TNI-Polri Kini Milik Bangsa dan Rakyat

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Hotman Paris Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pelecehan terhadap Profesi Jurnalis

PWI Tempuh Jalur Hukum: Hotman Paris Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Pelecehan terhadap Profesi Jurnalis

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG Tahun Ajaran Baru

Pemerintah Perkuat Tata Kelola MBG Tahun Ajaran Baru: Investasi Nyata untuk Generasi Emas Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Santri Al Muayyad Jadi Garda Terdepan: Bawaslu Solo Tanamkan Literasi Demokrasi di Pesantren
  • Tragedi Tak Terduga: Petugas Kebersihan Karanganyar Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas TPS
  • DPRD Solo Beri Dukungan Moral ke Satpol PP: Penindakan Miras di Lokananta Jadi Tolok Ukur Penegakan Perda
  • Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur
  • Sinergi Penegakan Hukum: Polres Padangsidimpuan Limpahkan Kasus Rokok Ilegal Beserta Pelaku ke Bea Cukai Sibolga
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.