RI News. Melawi, 9 September 2026 – Respon tanggap terhadap krisis ekologis akibat kebakaran hutan dan lahan yang memicu fenomena kabut asap lintas wilayah kembali ditunjukkan oleh instansi kepolisian sektor. Di tengah paparan partikulat udara yang berpotensi menurunkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat, Polsek Sokan, Polres Melawi, menginisiasi aksi intervensi sosial melalui penyaluran paket bantuan pangan pokok kepada warga terdampak di Dusun Pandan, Desa Nanga Sokan, Kecamatan Sokan, Kabupaten Melawi.
Langkah humanis ini dipimpin secara langsung oleh Kapolsek Sokan Iptu Noviyar Yunus bersama jajaran personelnya. Bantuan difokuskan kepada kelompok rentan, salah satunya petani lokal yang mengalami hambatan aktivitas ekonomi akibat tingginya tingkat polusi asap. Penyaluran bantuan sosial ini dirancang bukan sekadar sebagai pemenuhan kebutuhan logistik jangka pendek, melainkan bentuk manifestasi kehadiran negara dalam memitigasi dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkan oleh bencana lingkungan hidup regional.

Dalam keterangannya, Iptu Noviyar Yunus menegaskan pentingnya kontinuitas dukungan institusional di luar fungsi penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan. Beliau menyampaikan bahwa bantuan mendasar tersebut diharapkan mampu mereduksi beban ekonomi masyarakat yang terdampak paparan asap, sembari menegaskan komitmen Polri untuk senantiasa hadir secara proaktif dalam menyokong ketahanan komunitas saat krisis ekologi melanda.
Di samping distribusi bantuan materially, intervensi ini memuat edukasi preventif kesehatan publik. Personel kepolisian secara aktif mengimbau warga untuk membatasi mobilitas luar ruangan serta menerapkan protokol perlindungan diri melalui penggunaan masker preventif guna meminimalisir risiko infeksi saluran pernapasan akut. Pendekatan komunikasi persuasif ini ditujukan untuk membangun kesadaran kolektif warga dalam menjaga kesehatan secara mandiri di tengah kondisi udara yang belum kondusif.
Baca juga: Investasi Karakter Bangsa: Korem 072/Pamungkas Dorong Budaya Hidup Aktif Lewat Momentum Haornas 2026
Secara sosiologis, kehadiran personel di lapangan berfungsi sebagai sarana penguatan modal sosial dan trust building antara aparat dan konstituennya. Kapolsek Sokan juga memanfaatkan momentum ini untuk menggalang konsolidasi pemangku kepentingan tingkat tapak, menyerukan kolaborasi pencegahan Karhutla melalui penghentian praktik pembakaran lahan secara sembarangan. Langkah preventif dinilai jauh lebih efektif dan rasional secara ekologis dibandingkan penanganan pasca-bencana.
Peewarta: Lisa Susanti
Tagline: #PolsekSokan, #PeduliKarhutla, #PolresMelawi, #BantuanSembako, #CegahKarhutla, #DampakKabutAsap, #KecamatanSokan, #PolriHadir,

