RI News Portal. Jakarta, 21 Desember 2025 – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka memulai rangkaian kunjungan kerja tiga hari ke Provinsi Sumatra Utara dan Sulawesi Utara mulai hari ini hingga 23 Desember 2025. Kunjungan ini merupakan manifestasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, memastikan pemerataan akses layanan dasar seperti energi listrik, menangani dampak bencana alam di wilayah rentan, serta memperkuat kehadiran negara dalam mendukung kelancaran perayaan Natal bagi masyarakat beragama Kristen.
Pada pagi hari ini, sekitar pukul 06.30 WIB, Wakil Presiden beserta rombongan lepas landas dari Jakarta menggunakan pesawat kepresidenan jenis BAE-RJ85. Setelah menempuh perjalanan udara selama sekitar 2 jam 35 menit, rombongan tiba di Bandar Udara Binaka, Pulau Nias, pada pukul 09.00 WIB. Kunjungan diawali di wilayah Kepulauan Nias, yang secara historis menghadapi tantangan geografis sebagai daerah kepulauan terpencil dengan keterbatasan konektivitas.
Agenda pertama adalah peninjauan di SMKN 1 Boronadu, Desa Sifalago Gomo, Kabupaten Nias Selatan. Di lokasi ini, Wakil Presiden mengevaluasi rencana pembangunan jembatan baru yang diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, mendukung distribusi barang, serta memfasilitasi akses pendidikan dan layanan kesehatan. Pembangunan infrastruktur semacam ini krusial dalam konteks pemerataan pembangunan nasional, mengingat Nias sering kali terisolasi akibat kondisi alamiahnya.

Selanjutnya, kunjungan berlanjut ke Desa Hilisebua, Kabupaten Nias, untuk menyaksikan langsung proses pemasangan sambungan listrik rumah tangga baru. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya nasional memperluas rasio elektrifikasi, terutama di daerah terpencil, guna mendukung aktivitas ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup. Di wilayah yang sama, Wakil Presiden juga memeriksa operasional Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Gunungsitoli, memastikan stabilitas pasokan energi yang andal, khususnya menjelang musim perayaan akhir tahun.
Tidak hanya aspek infrastruktur dan energi, kunjungan hari pertama ini turut menyentuh dimensi sosial-keagamaan. Wakil Presiden menyambangi Gereja BNKP Petrus Ombulata di Kota Gunungsitoli untuk mengecek kesiapan fasilitas ibadah jelang Natal, sekaligus memverifikasi langkah-langkah pengamanan agar umat dapat merayakan hari raya dengan tenang dan khusyuk. Langkah ini mencerminkan prinsip negara yang menjamin kebebasan beragama dan menjaga kerukunan antarumat di tengah keragaman budaya Indonesia.
Baca juga : Pyongyang Kembali Serukan Penolakan Terhadap Sanksi Sepihak Barat dalam Konteks Multipolarisme Global
Pada hari kedua, 22 Desember 2025, agenda dilanjutkan di Kabupaten Tapanuli Utara dengan fokus pada respons pascabencana. Wakil Presiden dijadwalkan meninjau lokasi tanah longsor di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, untuk memantau koordinasi penanganan pengungsi serta proses rehabilitasi lingkungan dan infrastruktur. Kunjungan ini menekankan pentingnya respons cepat dan terintegrasi terhadap bencana alam, yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim.
Di hari yang sama, Wakil Presiden akan mengunjungi Gereja GKPI Pearaja Tarutung guna berinteraksi langsung dengan jemaat dan memastikan kelancaran perayaan Natal. Setelah menyelesaikan agenda di Sumatra Utara, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Kota Bitung, Sulawesi Utara, untuk menghadiri acara Natal bersama anak-anak dan komunitas lokal di Gedung Olahraga Manembo-nembo, sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap generasi muda dan harmoni sosial.

Rangkaian kunjungan ditutup pada 23 Desember 2025 di Sulawesi Utara. Wakil Presiden akan memeriksa Pasar Bersehati di Kota Manado untuk mengevaluasi stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang akhir tahun, yang sering kali mengalami fluktuasi permintaan. Selanjutnya, ia akan bergabung dalam perayaan Natal bersama anak-anak di GPdI Pusat Sam Ratulangi, Manado, mempertegas komitmen negara dalam memelihara nilai-nilai toleransi dan inklusivitas.
Kunjungan kerja ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk memastikan bahwa program pembangunan nasional benar-benar dirasakan hingga ke tingkat akar rumput, terutama di wilayah perifer yang kerap menghadapi disparitas. Dengan menggabungkan aspek infrastruktur, energi, penanganan bencana, dan dukungan keagamaan, kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini menegaskan visi pemerintahan Prabowo-Gibran dalam membangun Indonesia yang lebih merata, tangguh terhadap bencana, serta harmonis dalam keragaman budaya dan agamanya. Setelah seluruh agenda tuntas, rombongan dijadwalkan kembali ke Jakarta pada hari yang sama.
Pewarta : Albertus Parikesit

