Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Kabupaten Wonogiri; Koperasi Merah Putih Tersendat di Tingkat Desa

Kabupaten Wonogiri; Koperasi Merah Putih Tersendat di Tingkat Desa

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 2 min read
Koperasi Merah Putih di Wonogiri Mandek
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Wonogiri, 7 Juli 2025 – Keberadaan Koperasi Merah Putih (KMP) di berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Wonogiri masih menghadapi kebingungan dalam menjalankan unit usaha, meskipun koperasi tersebut telah resmi berbadan hukum. Sejumlah faktor utama yang menjadi penghambat antara lain terbatasnya modal usaha, belum adanya kejelasan regulasi dari pemerintah pusat, serta kurangnya kapasitas pengurus dalam memahami prinsip-prinsip koperasi.

Ketua KMP Desa Jatisari, Kecamatan Jatisrono, Widodo, mengungkapkan bahwa meskipun koperasi telah terbentuk sekitar satu bulan lalu, hingga kini belum ada arah usaha yang konkret untuk dijalankan. “Anggota dan pengurus memang sudah punya gambaran, tapi kita tidak bisa melangkah tanpa modal yang jelas,” ujar Widodo saat dihubungi oleh RI News melalui sambungan WhatsApp.

Menurutnya, simpanan pokok sebesar Rp50.000 per orang dan simpanan wajib Rp5.000 per bulan dari anggota tidak mencukupi untuk menjalankan unit usaha strategis yang telah ditentukan, seperti gerai sembako, apotek desa, klinik, maupun usaha logistik. “Kalau tanpa dukungan dana dari pemerintah, koperasi sulit untuk jalan,” tambahnya.

Dalam tahap awal, Widodo menegaskan bahwa KMP Desa Jatisari tidak akan menjalankan unit usaha simpan pinjam karena dinilai terlalu berisiko dan rentan terhadap penyelewengan dana (fraud). Apalagi, belum semua pengurus koperasi memahami prinsip koperasi secara menyeluruh.

Situasi serupa juga dihadapi oleh pengurus KMP di desa lainnya. Mereka mengeluhkan belum adanya kepastian aturan teknis yang menjadi panduan pelaksanaan koperasi di tingkat desa. Sosialisasi dari pemerintah pusat yang tidak sinkron dengan pemahaman pemerintah daerah hingga ke level desa kerap menimbulkan miskomunikasi.

“Kalau kami sudah mulai usaha, tapi ternyata di tengah jalan aturannya berubah atau tidak sesuai, itu akan menyulitkan,” keluh salah satu Ketua KMP Desa lain yang enggan disebutkan namanya.

Widodo menambahkan bahwa saat ini pengurus koperasi baru sebatas melakukan koordinasi internal dan dengan pemerintah desa untuk merumuskan bentuk usaha yang potensial. Namun, ketidakjelasan sumber pembiayaan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Anggaran Pendapatan Belanja (APB) Desa menambah keraguan para pengurus dalam mengambil langkah operasional.

Baca juga : Kenaikan Pangkat 17 Pati Polri: Penguatan Kepemimpinan Presisi dalam Institusi Kepolisian

Ia juga menyoroti kurangnya pelatihan teknis yang seharusnya diberikan kepada pengurus koperasi sebelum pendirian KMP. Pelatihan tersebut penting untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan manajerial koperasi desa. Widodo berharap Pemerintah Kabupaten Wonogiri segera menyelenggarakan pelatihan dengan dukungan anggaran yang memadai, termasuk dari APBD Perubahan Tahun 2025.

“Meski koperasi sudah berbadan hukum, faktanya belum bisa beroperasi. Kami masih menunggu regulasi lanjutan dan pelatihan dari pemerintah,” tegas Widodo.

Fenomena mandeknya operasional KMP di Wonogiri ini menunjukkan bahwa kebijakan pengembangan koperasi desa memerlukan penataan regulasi yang lebih matang, jaminan pembiayaan yang konkret, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Tanpa itu semua, KMP berisiko menjadi formalitas belaka tanpa dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat desa.

Pewarta : Nandar Suyadi

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kenaikan Pangkat 17 Pati Polri: Penguatan Kepemimpinan Presisi dalam Institusi Kepolisian
Next: PLT Sekda Dilantik, MPAL Desak Penyegaran Birokrasi dan Penataan Simbol Daerah Lampung Timur

Related Stories

Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional
2 min read

Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Pesan Damai Pramono Anung
3 min read

Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
2 min read

Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.