Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Konferensi Pemuda Parlemen 2025: Pemuda Aceh Suarakan Penolakan Pemotongan TKD dan Dorong Perpanjangan Dana Otsus

Konferensi Pemuda Parlemen 2025: Pemuda Aceh Suarakan Penolakan Pemotongan TKD dan Dorong Perpanjangan Dana Otsus

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 2 min read
Konferensi Pemuda Parlemen 2025
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Sumbusalam 26 Oktober 2025 – Momentum Konferensi Pemuda Parlemen Indonesia 2025 menjadi panggung bagi delegasi dari 38 provinsi untuk menyuarakan aspirasi daerah. Salah satu yang mencuri perhatian adalah orasi Reza Fahlevi, pemuda asal Subulussalam, Aceh, yang mewakili provinsinya. Dalam sidang di ruang Komisi II DPR RI, Reza dengan tegas menyampaikan penolakan terhadap kebijakan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh Kementerian Keuangan serta mendorong perpanjangan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh. Acara ini turut dihadiri Ketua DPD RI, Sutan B. Najamudin.

Reza, yang juga alumni Golkar Institute, menyoroti dampak kebijakan pemotongan TKD yang dinilainya menghambat akselerasi pembangunan daerah. “Pemangkasan TKD, khususnya Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH), sebesar 25% di Aceh, menciderai spirit otonomi daerah,” ujarnya. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya berdampak pada Aceh, tetapi juga pada seluruh daerah di Indonesia yang bergantung pada dana tersebut untuk pembangunan.

Lebih lanjut, Reza mempertanyakan keadilan dalam pengelolaan sumber daya alam. Ia menegaskan bahwa daerah, sebagai penyumbang besar pendapatan negara melalui sektor migas, mineral dan batubara, serta perkebunan, justru tidak mendapatkan porsi Dana Bagi Hasil yang sebanding. “Hasil bumi daerah seharusnya dinikmati masyarakat setempat, bukan dipangkas habis-habisan oleh pusat. Ini memicu ketidakadilan,” tegasnya.

Reza juga mengkritik kebijakan pemotongan TKD sebagai langkah yang bertentangan dengan semangat desentralisasi dan otonomi daerah, sebagaimana diamanatkan Pasal 18A ayat (2) UUD 1945 dan UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Ia menilai kebijakan ini tidak selaras dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya poin penguatan desentralisasi. “Pemerintah pusat menyerahkan 32 urusan pemerintahan ke daerah berdasarkan UU No. 23 Tahun 2014, tetapi tanpa pendanaan yang memadai. Idealnya, alokasi TKD minimal setengah dari APBN,” katanya.

Dalam forum tersebut, Reza mengajak seluruh daerah untuk bersolidaritas menolak pemotongan TKD. Ia menegaskan bahwa kabupaten/kota dan provinsi adalah garda terdepan pelayanan publik. “Saya mendesak Kementerian Keuangan untuk menghapus kebijakan ini,” ujarnya dengan nada tegas.

Baca juga : Serangan Udara Rusia di Ukraina: Korban Jiwa, Kerusakan Infrastruktur, dan Urgensi Bantuan Pertahanan Internasional

Selain isu TKD, Reza juga menyoroti urgensi perpanjangan Dana Otsus Aceh. Ia menegaskan bahwa dana ini bukan sekadar alokasi anggaran, melainkan simbol komitmen perdamaian dan persatuan. “Otsus Aceh, yang telah berjalan sejak 2008, adalah denyut jantung pembangunan dan kesejahteraan rakyat Aceh. Ini wujud menjaga perdamaian pasca-konflik,” katanya. Reza menyuarakan keresahan kolektif bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf dan Dek Fadh, yang juga menolak pemotongan TKD 2026. Menurutnya, Aceh masih membutuhkan dana tersebut untuk mempercepat pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan.

“Dana Otsus harus diperpanjang untuk merawat semangat perdamaian dan menjaga Aceh sebagai bagian tak terpisahkan dari Indonesia,” tutup Reza, mengakhiri penyampaiannya dengan nada penuh keyakinan. Aspirasi ini diharapkan menjadi titik tolak diskusi lebih lanjut untuk memastikan keadilan fiskal dan keberlanjutan pembangunan daerah.

Pewarta : Jaulim Saran

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Serangan Udara Rusia di Ukraina: Korban Jiwa, Kerusakan Infrastruktur, dan Urgensi Bantuan Pertahanan Internasional
Next: Rohaniawan Padangsidimpuan Salurkan Bantuan Sembako di Labuhan Rasoki, Wujudkan Kasih Lintas Agama

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.