RI News. Payakumbuh, 1 Maret 2026 – Minggu sore yang seharusnya tenang di Kenagarian Sungai Baringin, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, mendadak berubah mencekam. Sekitar pukul 15:15 WIB, warga dikejutkan kobaran api yang dengan cepat menjalar di sebuah rumah milik warga bernama Uci.
Api diduga berawal dari korsleting listrik di bagian dalam bangunan. Material konstruksi yang sebagian besar mudah terbakar membuat kobaran api langsung membesar dan sulit dikendalikan. Dalam hitungan menit, sebagian besar bangunan sudah dilalap si jago merah.
Petugas Dinas Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota menerima laporan pertama dari warga sekitar pukul 15:18 WIB. Tak membuang waktu, empat unit mobil pemadam kebakaran segera diterjunkan ke lokasi. Meski tim tiba relatif cepat, kondisi api yang sudah terlanjur mengamuk membuat proses pemadaman berlangsung alot.

Petugas pemadam harus berjibaku lebih dari satu jam untuk memadamkan api sepenuhnya. Mereka juga melakukan pendinginan intensif guna memastikan tidak ada titik panas yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Hingga Minggu petang, api dinyatakan benar-benar padam.
Beruntung, peristiwa ini tidak menelan korban jiwa. Pemilik rumah bersama seluruh anggota keluarga diketahui sedang berada di luar untuk mengunjungi kerabat saat kebakaran terjadi.
Namun, kerugian materiil yang ditimbulkan sangat besar. Seluruh isi rumah, mulai dari peralatan elektronik, dokumen penting, hingga harta benda pribadi lainnya, tidak berhasil diselamatkan. Estimasi sementara menyebutkan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Baca juga : Polisi Bubarkan Ratusan Pemuda Balap Liar di Jalur Rawan Wonogiri Jelang Buka Puasa
Tim gabungan dari dinas terkait masih melakukan penyelidikan mendalam untuk menetapkan penyebab pasti kebakaran serta menyusun data kerugian secara akurat. Sementara itu, pemerintah kecamatan setempat telah bergerak cepat dengan menyediakan bantuan darurat berupa paket kebutuhan pokok dan tempat penampungan sementara bagi keluarga korban.
Kepada seluruh warga, pihak berwenang mengimbau agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di musim kemarau. Pemeriksaan rutin instalasi listrik rumah tangga serta pelaporan segera atas kondisi mencurigakan di lingkungan sekitar menjadi langkah preventif yang sangat dianjurkan.
Pewarta: Mayang Sari

