Skip to content
21/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Ketegangan Internal NU: Banser Mengawal Gedung PBNU di Tengah Polemik Kepemimpinan Pasca-Penetapan Pj Ketua Umum

Ketegangan Internal NU: Banser Mengawal Gedung PBNU di Tengah Polemik Kepemimpinan Pasca-Penetapan Pj Ketua Umum

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 3 min read
Banser Mengawal Gedung PBNU di Tengah Polemik Kepemimpinan Pasca-Penetapan Pj Ketua Umum
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 11 Desember 2025 – Suasana di Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, tampak tegang namun terkendali pada Rabu pagi ini. Sekitar pukul 11.00 WIB, puluhan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser), sayap pengamanan dan kemanusiaan Nahdlatul Ulama (NU), terlihat berjaga ketat di depan gerbang utama, halaman depan, serta area dalam gedung yang juga berfungsi sebagai kantor pusat organisasi tersebut. Kehadiran mereka bukan sekadar rutinitas, melainkan respons preventif terhadap eskalasi konflik internal yang kian memanas sejak malam sebelumnya.

Konflik ini berakar pada perbedaan interpretasi mekanisme kepemimpinan PBNU, sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar/Dasar Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Pada Selasa malam (9/12/2025), kubu yang dipimpin Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar—dikenal sebagai Kiai Miftach—menyelenggarakan rapat pleno di sebuah hotel di kawasan Senayan, Jakarta. Rapat tersebut, yang dipimpin Rais Syuriyah PBNU KH Muhammad Nuh, secara resmi menetapkan Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa sebagai Pelaksana Tugas (Pj) Ketua Umum untuk masa jabatan sisa hingga Muktamar ke-35 pada 2026. Penetapan ini secara eksplisit menggantikan posisi KH Yahya Cholil Staquf, atau Gus Yahya, yang dianggap telah diberhentikan efektif sejak 26 November 2025 berdasarkan Surat Edaran Syuriyah Nomor 4785/PB.02/A.II.10.01/99/11/2025.

Dokumen surat edaran tersebut, yang dikeluarkan pasca-rapat harian Syuriyah pada 20 November 2025, menyoroti dugaan penyimpangan tata kelola keuangan PBNU di bawah kepemimpinan Gus Yahya. Menurut risalah rapat yang ditandatangani Kiai Miftach, pelanggaran tersebut melanggar Peraturan Perkumpulan NU Nomor 13 Tahun 2025 serta prinsip-prinsip keuangan berbasis syariah. “Keputusan ini bukanlah sanksi pribadi, melainkan upaya menjaga integritas organisasi yang telah dirintis sejak 1926,” ujar seorang sumber dekat Syuriyah yang enggan disebut namanya, menekankan bahwa proses ini telah melibatkan musyawarah dengan Wakil Rais Aam seperti KH Afifuddin Muhajir dan KH Anwar Iskandar.

Namun, kubu Gus Yahya dengan tegas menolak keabsahan rapat pleno tersebut. Mereka berargumen bahwa pertemuan di hotel Senayan tidak memenuhi kuorum minimal sebagaimana diatur AD/ART, dan prosedurnya bertentangan dengan rekomendasi para kiai sepuh NU yang menekankan rekonsiliasi melalui Dewan Arbitrase PBNU. “Ini bukan kelanjutan dari sesuatu yang konstitusional; prosedur dan mekanismenya jelas tidak sesuai tatanan yang ada,” tegas Gus Yahya saat ditemui usai audiensi dengan Komisi Percepatan Reformasi Polri di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, pada Rabu siang. Ia menambahkan bahwa upaya kontak pribadi dengan Kiai Miftach sejak 17 November 2025 belum mendapat respons memadai, meskipun ia tetap terbuka untuk dialog.

Baca juga : Kecelakaan Tunggal di Jalur Jogja-Wonosari: Pelajar Luka Berat, Masih Dirawat Intensif

Sekretaris Jenderal PBNU versi kubu Gus Yahya, KH Amin Said Husni, membenarkan bahwa aktivitas kantor berjalan normal. “Iya, sekarang kami sedang rapat di Kantor PBNU,” katanya singkat melalui pesan suara, menegaskan bahwa Gus Yahya dan jajaran Tanfidziyah (pengurus harian) masih menempati ruang-ruang utama gedung. Di sisi lain, tanda-tanda transisi tampak nyata: karangan bunga ucapan selamat atas “rotasi kepengurusan Tanfidziyah” masih menghiasi halaman depan, sementara beberapa staf tampak beraktivitas biasa di lobi. KH Zulfa Mustofa sendiri, yang juga keponakan Wakil Presiden ke-13 RI KH Ma’ruf Amin, menyatakan komitmennya untuk menjaga persatuan. “Saya berjanji menjalankan amanah ini seadil-adilnya, sebersih-bersihnya, dan sesantun-santunnya, karena Tanfidziyah adalah santri,” ujarnya usai pleno, sambil mengajak seluruh nahdliyin untuk bersatu tanpa dualisme.

Dari perspektif historis, konflik ini mencerminkan dinamika internal NU yang sering kali muncul menjelang muktamar, di mana otoritas Syuriyah (pimpinan spiritual) bersinggungan dengan Tanfidziyah (pimpinan eksekutif). Sejak berdirinya pada 1926, NU telah mengalami beberapa friksi serupa, seperti pada era 1950-an saat perbedaan visi antara ulama tradisionalis dan modernis. Analisis dari pengamat organisasi kemasyarakatan menilai bahwa isu keuangan—termasuk dugaan keterlibatan dalam konsesi tambang—mungkin hanya pemicu permukaan, sementara akar masalahnya terletak pada visi kepemimpinan pasca-pandemi. “NU sebagai ormas terbesar di Indonesia harus segera menyelesaikan ini melalui arbitrase, agar tidak mengganggu peran sosialnya seperti pengamanan pemilu atau bantuan kemanusiaan,” kata Dr. Ahmad Zainul Hamdi, pakar sosiologi agama dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, dalam wawancara terpisah.

Hingga kini, tidak ada insiden kekerasan yang dilaporkan, dan Banser—yang dikenal sebagai pasukan pengamanan, kemanusiaan, dan sosial NU—menjalankan tugasnya dengan disiplin. Kehadiran mereka di gedung PBNU bukan hanya simbolik, melainkan bagian dari protokol keamanan internal untuk mencegah eskalasi. Sementara itu, kubu Gus Yahya mengumumkan rencana rapat pleno tandingan pada Kamis (11/12/2025), dengan agenda konsolidasi organisasi dan undangan terbuka bagi KH Zulfa Mustofa. Apakah ini akan menjadi jalan keluar, atau justru memperlebar jurang perpecahan, masih menjadi tanda tanya besar bagi 90 juta anggota NU di seluruh negeri.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kecelakaan Tunggal di Jalur Jogja-Wonosari: Pelajar Luka Berat, Masih Dirawat Intensif
Next: Sinergi Polres dan Avsec Perketat Pengamanan Bandara Ngurah Rai Jelang Libur Akhir Tahun

Related Stories

Sertifikat Rumah Kembali ke Tangan Nasabah
2 min read

Sertifikat Rumah Kembali ke Tangan Nasabah: Advokat Semarang Jembatani Penyelesaian Kredit Macet Pascakematian Orang Tua

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Pengawasan Ketat Program Makan Bergizi Gratis di Depok
2 min read

Pengawasan Ketat Program Makan Bergizi Gratis di Depok: Wakil Wali Kota Tekankan Zero Tolerance terhadap Pelanggaran Higiene

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Sumatera Utara Hibahkan Rp260 Miliar untuk Pemulihan Bencana di Aceh
2 min read

Solidaritas Antar Daerah: Sumatera Utara Hibahkan Rp260 Miliar untuk Pemulihan Bencana di Aceh

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Prabowo Gelar Rapat Strategis di Istana, Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Kampung Nelayan Merah Putih
  • Angin Segar Kepemimpinan: Kapolres Palas Pimpin Pelantikan Pejabat Utama untuk Tingkatkan Profesionalisme Polri di Tengah Tantangan Kamtibmas
  • Sertifikat Rumah Kembali ke Tangan Nasabah: Advokat Semarang Jembatani Penyelesaian Kredit Macet Pascakematian Orang Tua
  • Gotong Royong Budaya: Fadli Zon Ajak Pegiat Sunda Manfaatkan Kementerian sebagai Instrumen Bersama
  • Pengawasan Ketat Program Makan Bergizi Gratis di Depok: Wakil Wali Kota Tekankan Zero Tolerance terhadap Pelanggaran Higiene
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.