Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Ketegangan di Yaman Timur: Ultimatum Gubernur Hadramaut terhadap Dewan Transisi Selatan

Ketegangan di Yaman Timur: Ultimatum Gubernur Hadramaut terhadap Dewan Transisi Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 3 minutes read
Ultimatum Gubernur Hadramaut terhadap Dewan Transisi Selatan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Istambul 2 Januari 2026 – Ketegangan di Yaman selatan mencapai titik kritis baru ketika Gubernur Provinsi Hadramaut, Salem Al-Khanbashi, menyampaikan peringatan tegas terhadap Dewan Transisi Selatan (Southern Transitional Council/STC). Dalam sebuah pernyataan publik baru-baru ini, Al-Khanbashi menegaskan bahwa STC harus menarik seluruh pasukannya dari wilayah timur Yaman tanpa syarat, atau menghadapi risiko konfrontasi militer langsung.

Pernyataan ini mencerminkan frustrasi mendalam otoritas lokal terhadap keengganan STC untuk mundur sepenuhnya, meskipun ada seruan berulang dari berbagai pihak. Al-Khanbashi menyoroti bahwa upaya penarikan pasukan STC selama ini bersifat parsial dan tidak memadai, sehingga memperburuk situasi keamanan di provinsi yang kaya sumber daya alam tersebut. Ia secara khusus menuduh pasukan STC berusaha mengamankan kendali atas aset energi vital, yang dianggap sebagai ancaman terhadap stabilitas regional dan nasional.

Perkembangan ini berakar pada eskalasi bulan Desember lalu, ketika pasukan STC berhasil menguasai sebagian besar wilayah Hadramaut dan Al-Mahra setelah serangkaian bentrokan dengan kekuatan pemerintah. Kedua provinsi ini mencakup hampir separuh luas daratan Yaman, dengan Hadramaut menjadi pusat produksi energi utama negara. Penguasaan ini tidak hanya mengubah peta kekuatan di Yaman selatan, tetapi juga memicu kekhawatiran luas mengenai potensi fragmentasi lebih lanjut negara yang telah lama dilanda konflik.

Secara historis, STC telah lama menyuarakan keluhan atas marginalisasi politik dan ekonomi wilayah selatan oleh pemerintahan pusat, termasuk tuntutan untuk memisahkan diri dari Yaman utara—sebuah aspirasi yang berakar pada pembagian wilayah sebelum unifikasi pada 1990. Namun, otoritas Yaman yang diakui secara internasional terus menegaskan komitmen terhadap integritas teritorial, memandang gerakan separatis sebagai tantangan eksistensial terhadap negara.

Konflik ini semakin rumit oleh dinamika regional yang melibatkan aktor eksternal. Baru-baru ini, muncul tuduhan bahwa operasi STC di wilayah perbatasan selatan mendapat dorongan dari pihak luar, yang memicu respons keras termasuk pembatalan kesepakatan pertahanan bilateral dan perintah penarikan pasukan asing dalam waktu singkat. Meskipun pihak yang dituduh membantah keterlibatan langsung dan menegaskan dukungan terhadap stabilitas, insiden ini telah memperlebar celah dalam koalisi anti-kelompok pemberontak utara.

Baca juga : Tradisi Korps Raport: Penghormatan terhadap Mobilitas Personel di Lingkungan Militer

Dari perspektif akademis, eskalasi ini mengilustrasikan kompleksitas konflik Yaman sebagai perpaduan antara isu internal—seperti ketidakpuasan regional dan perebutan sumber daya—dengan intervensi eksternal yang sering kali memperburuk polarisasi. Penguasaan atas ladang minyak di Hadramaut, misalnya, bukan hanya masalah militer, tetapi juga ekonomi: wilayah ini menyumbang sebagian besar cadangan energi Yaman, yang krusial bagi kelangsungan entitas politik mana pun di selatan.

Jika ultimatum Al-Khanbashi tidak diindahkan, risiko konfrontasi terbuka semakin tinggi, berpotensi memicu gelombang kekerasan baru yang dapat melemahkan upaya perdamaian nasional. Di tengah gencatan senjata rapuh dengan kelompok utara, perpecahan di selatan ini berisiko menguntungkan pihak-pihak ekstremis dan memperpanjang penderitaan rakyat Yaman. Solusi jangka panjang memerlukan dialog inklusif yang mengakomodasi aspirasi selatan tanpa mengorbankan kesatuan negara, didukung oleh mediasi netral dari komunitas internasional.

Perkembangan ini patut dipantau ketat, karena implikasinya melampaui batas Yaman dan memengaruhi stabilitas Teluk serta dinamika energi global.

Pewarta : Setiawan Wibisono


About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Tradisi Korps Raport: Penghormatan terhadap Mobilitas Personel di Lingkungan Militer
Next: Pelarian Berbahaya di Tengah Malam: Kecelakaan Beruntun yang Berakhir di Perlintasan Kereta Api Jakarta

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by