Skip to content
09/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Kematian Gajah Dona di Way Kambas: Refleksi atas Tantangan Kesehatan Gajah Sumatera dalam Konservasi Captive

Kematian Gajah Dona di Way Kambas: Refleksi atas Tantangan Kesehatan Gajah Sumatera dalam Konservasi Captive

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 3 minutes read
Refleksi atas Tantangan Kesehatan Gajah Sumatera dalam Konservasi Captive
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Lampung Timur – Seekor gajah Sumatera betina bernama Dona, berusia sekitar 45 tahun, yang menjadi bagian dari Elephant Response Unit (ERU) di Camp Bungur, Taman Nasional Way Kambas (TNWK), ditemukan meninggal pada Sabtu, 16 November 2025 pukul 13.20 WIB. Kematian gajah jinak yang telah puluhan tahun membantu patroli hutan ini menambah catatan kelam bagi upaya pelestarian spesies terancam punah di Indonesia.

Menurut keterangan resmi Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas, Zaidi, penurunan kondisi Dona sudah terdeteksi sejak awal November 2025. Pemeriksaan darah rutin pada 6 November mengungkap lonjakan kadar eosinofil yang signifikan, gejala klasik infeksi parasit cacing pada gajah. “Sejak saat itu tim veteriner langsung melakukan terapi infus dan memperketat pemantauan harian,” ujar Zaidi, Senin (17/11).

Meski awalnya masih aktif bergerak, pada 13 November Dona menunjukkan anoreksia total. Dokter hewan dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Way Kambas segera turun tangan dengan pemberian obat-obatan dan suplemen, namun respons klinis tetap minim. Dalam kurun 14–15 November, asupan makanan Dona hanya terbatas pada satu sisir pisang per hari, disertai kelemahan progresif pada ekstremitas.

Puncaknya terjadi pada dini hari 16 November. Pukul 03.00 WIB Dona masih memberikan respons gerak, tetapi beberapa jam berselang ia tak lagi mampu berdiri. Tim medis dan Kepala SPTN Wilayah II Bungur bergegas menuju lokasi, namun saat tiba gajah tersebut sudah tidak bernapas dengan membran mukosa lidah yang pucat—indikasi syok berat atau kegagalan multiorgan.

Prosedur standar langsung dijalankan: laporan ke kepolisian setempat dan pelaksanaan nekropsi pada Minggu sore harinya. Hasil lengkap otopsi belum dirilis hingga berita ini disusun, namun dugaan awal tetap mengarah pada infeksi parasit berat yang memicu komplikasi sistemik.

Dona bukan sekadar “aset patroli”. Selama puluhan tahun ia menjadi bagian integral dari program konservasi ex-situ TNWK, membantu mitigasi konflik manusia-gajah sekaligus menjadi duta edukasi bagi ribuan pengunjung. Kematiannya meninggalkan kekosongan tidak hanya di ERU Bungur, tetapi juga dalam memori mahout dan ranger yang merawatnya sejak masih muda.

Baca juga : Prabowo Dorong Sekolah Terintegrasi Berstandar Internasional untuk Kelas Menengah Indonesia

Kejadian ini kembali mengingatkan bahwa gajah Sumatera dalam pengelolaan captive tetap rentan terhadap parasit gastrointestinal, terutama jenis strongylid dan fasciola yang endemis di ekosistem Way Kambas. Faktor usia lanjut, beban kerja patroli jangka panjang, serta paparan lingkungan basah yang mendukung siklus hidup cacing menjadi kombinasi risiko yang sulit dihilangkan sepenuhnya.

Balai TNWK menyampaikan duka mendalam dan menegaskan bahwa semua protokol medis standar telah diterapkan sejak gejala pertama muncul. “Kami akan mengevaluasi ulang program deworming berkala, dosis antiparasit, serta peningkatan skrining hematologi triwulanan bagi seluruh gajah binaan,” tegas Zaidi.

Populasi gajah Sumatera liar di Way Kambas saat ini diperkirakan kurang dari 200 ekor. Setiap kehilangan individu—baik liar maupun jinak—merupakan pukulan berat bagi target pemulihan spesies yang ditetapkan dalam Strategi dan Rencana Aksi Konservasi Gajah Sumatera 2023–2032. Kematian Dona menjadi pengingat bahwa konservasi bukan hanya soal perlindungan habitat, tetapi juga manajemen kesehatan yang tak kenal kompromi bagi gajah-gajah yang telah memilih hidup berdampingan dengan manusia.

Pewarta : T-Gaul

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Prabowo Dorong Sekolah Terintegrasi Berstandar Internasional untuk Kelas Menengah Indonesia
Next: Wonogiri Perkuat Tradisi Inovasi Daerah jelang Validasi IGA 2025

Related Stories

Konsensus Demokrasi Tatap Muka

Konsensus Demokrasi Tatap Muka: Penetapan Nomor Urut dan Ikrar Komitmen Moral Pemilihan Lurah Botodayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Transformasi Tata Kelola Publik Berbasis Partisipasi Lingkungan di Nagari Tluk Amplu

Transformasi Tata Kelola Publik Berbasis Partisipasi Lingkungan di Nagari Tluk Amplu

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Krisis Penelantaran Anak di Pancung Soal

Krisis Penelantaran Anak di Pancung Soal: Potret Buram Tanggung Jawab Moral dan Perlindungan Hukum Hak Anak

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Transformasi Peran dan Dedikasi: Refleksi 78 Tahun Langkah Polwan Polda DIY Mengabdi untuk Masyarakat
  • Inovasi dan Karakter: Navigasi Generasi Terpelajar Menghadapi Dinamika Global
  • Konsensus Demokrasi Tatap Muka: Penetapan Nomor Urut dan Ikrar Komitmen Moral Pemilihan Lurah Botodayaan
  • Transformasi Tata Kelola Publik Berbasis Partisipasi Lingkungan di Nagari Tluk Amplu
  • Humanisme Kepolisian dan Inklusi Sosial: Peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 di SLB Negeri Padangsidimpuan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by