Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Kelompok Wanita Tani Desa Pokoh Kidul, Kabupaten Wonogiri Budidaya Maggot dari Sampah Rumahan

Kelompok Wanita Tani Desa Pokoh Kidul, Kabupaten Wonogiri Budidaya Maggot dari Sampah Rumahan

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 3 min read
Kelompok Wanita Tani Desa Pokoh Kidul
Silahkan bagikan ke media anda ...

“Meskipun kami masih menghadapi tantangan dalam pengumpulan sampah organik, kami percaya bahwa dengan melibatkan masyarakat dan mendukung inovasi lokal”

RI News Portal. Wonogiri, 03-Mei-2025 – Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari di Desa Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri, Jawa Tengah, telah berhasil mengembangkan budi daya maggot dari sampah organik rumah tangga sebagai pakan ternak ayam dan ikan lele. Inovasi ini tidak hanya mengurangi volume sampah organik, tetapi juga mendukung ketahanan pangan lokal dengan menghemat biaya pakan ternak. Dalam waktu empat bulan sejak dimulai pada awal 2025, program ini menunjukkan potensi yang besar untuk berkembang, meskipun terdapat tantangan dalam pengumpulan sampah organik. Artikel ini membahas aspek teknis, sosial, dan ekonomi dari budi daya maggot yang dilakukan oleh KWT Lestari serta dampaknya terhadap pemberdayaan masyarakat.

Permasalahan sampah organik di perdesaan seringkali terabaikan meskipun volume sampah yang dihasilkan rumah tangga cukup besar. Di Desa Pokoh Kidul, Wonogiri, masalah ini mendorong ibu-ibu yang tergabung dalam KWT Lestari untuk mencari solusi yang ramah lingkungan dan bermanfaat secara ekonomi. Mereka memanfaatkan sampah organik untuk budi daya maggot yang digunakan sebagai pakan untuk ternak ayam dan ikan lele. Keberhasilan ini tidak hanya memberikan alternatif pemanfaatan sampah, tetapi juga membuka peluang bagi pemberdayaan ekonomi di tingkat desa.

Proses Budi Daya Maggot
Budi daya maggot dimulai dengan pengumpulan sampah organik rumah tangga yang sebelumnya menjadi masalah pencemaran lingkungan di sekitar permukiman. Sampah organik tersebut kemudian digunakan untuk memberi makan larva maggot yang dibudidayakan dalam wadah khusus. Dalam satu hari, KWT Lestari mampu menghasilkan 1,5 kilogram maggot. Meskipun produksi maggot sudah cukup signifikan, mereka masih mengandalkan sampah organik yang terkumpul dari rumah tangga setempat. Dalam beberapa kasus, mereka juga membeli sampah organik dari pihak luar, seperti pabrik roti, untuk menjaga kelancaran produksi.

Selain sebagai pakan ternak, limbah dari budi daya maggot dimanfaatkan untuk membuat kompos yang digunakan untuk memupuk tanaman pekarangan rumah tangga. Hal ini membentuk sistem pertanian terintegrasi yang tidak hanya menguntungkan dalam aspek ekonomi tetapi juga ramah lingkungan.

Baca juga : Nandang Bramantyo Sekretaris Persatuan Jurnalis Wonogiri (PJW), Menanggapi Kerusuhan May Day 2025 dan Tantangan Negara Hukum

Dampak Sosial dan Ekonomi
Meskipun budi daya maggot baru dimulai, program ini memberikan dampak positif bagi anggota KWT Lestari. Para ibu rumah tangga tidak hanya memperoleh penghasilan tambahan, tetapi juga belajar tentang teknologi pertanian yang bisa diterapkan di rumah mereka. Selain itu, keberhasilan program ini dalam mengurangi sampah organik turut meningkatkan kesadaran lingkungan di masyarakat.

Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan pasokan sampah organik. KWT Lestari telah mengatasi hal ini dengan mengedukasi masyarakat untuk memisahkan sampah organik dari sampah anorganik. Untuk mendukung hal ini, KWT Lestari menyediakan wadah sampah yang terpisah dan mengajak warga untuk menyetorkan sampah anorganik ke bank sampah. Ini merupakan langkah penting dalam mengoptimalkan potensi sampah yang ada.

Pengaruh pada Pakan Ternak dan Ketahanan Pangan
Salah satu dampak positif lainnya adalah penghematan biaya pakan ternak. Dengan adanya maggot, KWT Lestari tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pelet ikan atau pur ayam yang lebih mahal. Hasil panen maggot yang rutin setiap 20 hari memberikan kestabilan dalam pemenuhan pakan ternak, meskipun terkadang produksi maggot menurun akibat keterbatasan pasokan sampah organik. Ketahanan pangan lokal, khususnya dalam pakan ternak, menjadi lebih terjaga dengan program ini.

Pendekatan Penegakan Hukum Terhadap Kejahatan Kekerasan dan Narkotika, Ungkap Kasus Kriminal oleh Polres Wonogiri April 2025

Dukungan dan Pendanaan
KWT Lestari menerima dukungan dana dari corporate social responsibility (CSR) PLN Indonesia Power yang memungkinkan mereka untuk memulai dan mengembangkan usaha ini. Selain itu, CSR juga membantu penyediaan fasilitas seperti tong sampah yang digunakan untuk memisahkan sampah organik dan anorganik. Pendanaan ini memberikan landasan yang kuat bagi keberlanjutan proyek budi daya maggot di desa tersebut.

Budi daya maggot yang dilakukan oleh KWT Lestari Pokoh Kidul adalah contoh nyata dari inovasi berbasis komunitas yang dapat mengatasi masalah sampah organik sekaligus meningkatkan perekonomian lokal. Meskipun menghadapi tantangan dalam pengumpulan sampah organik, program ini telah memperlihatkan potensi yang signifikan dalam mengurangi sampah dan menghemat biaya pakan ternak. Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pemberdayaan masyarakat, pemanfaatan teknologi sederhana, dan dukungan dari pihak luar seperti perusahaan swasta untuk menciptakan solusi berkelanjutan di tingkat desa.

Pewarta : Nandar Suyadi

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...
Tags: Budidaya Maggot Wonogiri

Post navigation

Previous: Nandang Bramantyo Sekretaris Persatuan Jurnalis Wonogiri (PJW), Menanggapi Kerusuhan May Day 2025 dan Tantangan Negara Hukum
Next: ByteDance Didenda Rp9,8 Triliun Gara-gara Data Pengguna TikTok Bocor ke China

Related Stories

Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby
2 min read

Silaturahmi Ramadhan: Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
KPPG Palembang Ancam Hentikan Sementara Operasi Puluhan Dapur MBG yang Telat Urus Sertifikasi Higienis
2 min read

KPPG Palembang Ancam Hentikan Sementara Operasi Puluhan Dapur MBG yang Telat Urus Sertifikasi Higienis

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Menggelontorkan
2 min read

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Menggelontorkan Rp8,8 Miliar untuk Pulihkan Harapan Warga Pascabencana Banjir Bandang

Jurnalis RI News Portal Posted on 24 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Polres Melawi Gencar Sosialisasikan Peluang Karier Polri 2026 kepada Generasi Muda di Pedalaman Kalbar
  • Kapolres Melawi Turun Langsung ke Ladang: Panen Jagung Hibrida Sukses Meski Cuaca Menantang
  • Silaturahmi Ramadhan: Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby
  • Polres Wonogiri Gerebek Transaksi Malam: Pengedar Sabu dan Ratusan Pil Tramadol-Trihexyphenidyl Diamankan
  • Dua Gelombang Mudik Lebaran 1447 H: Tantangan Distribusi Pergerakan dan Urgensi Perencanaan Matang di Jawa Tengah
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.