Skip to content
06/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Kekerasan Terhadap Anak di Padang Lawas: Dugaan Penyiksaan Bocah 10 Tahun dan Tantangan Penegakan UU Perlindungan Anak

Kekerasan Terhadap Anak di Padang Lawas: Dugaan Penyiksaan Bocah 10 Tahun dan Tantangan Penegakan UU Perlindungan Anak

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 min read
Kekerasan Terhadap Anak di Padang Lawas
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Padang Lawas, Sumatera Utara — Peristiwa memilukan terjadi di Desa Sibuhuan Jae, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, ketika seorang bocah perempuan berusia 10 tahun menjadi korban kekerasan ekstrem yang diduga dilakukan oleh pemilik warung setempat dan dua anaknya. Bocah tersebut dituduh mencuri jajanan, lalu diikat, dipukul, dan disundut dengan api rokok oleh Leman Nasution alias Sulaiman, bersama dua anaknya, Diris dan Masito, pada dini hari 26 Juni 2025.

Korban disiksa secara fisik dan psikis di hadapan warga desa yang disebut tidak melakukan intervensi.

Tangan dan kaki korban diikat, tubuhnya disundut api rokok, dan ia mengalami trauma berat.

Ayah korban, Damhuri Hasibuan, melaporkan kejadian ini ke Polres Padang Lawas pada 27 Juni 2025, dengan STTLP Nomor B/193/VI/2025. Namun, hanya satu nama—Leman Nasution—yang tercantum sebagai terlapor awal.

Damhuri menyatakan bahwa polisi membuka kemungkinan pengembangan kasus terhadap pelaku lain.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius tentang efektivitas implementasi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang secara tegas melarang segala bentuk kekerasan terhadap anak, baik fisik maupun psikis. Pasal 76C UU tersebut menyatakan bahwa:

“Setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak.”

Namun, dalam praktiknya, kasus ini justru menunjukkan kecenderungan penyelesaian secara informal melalui mediasi, yang berisiko mengabaikan hak-hak korban dan prinsip keadilan restoratif yang seharusnya berpihak pada anak.

Kuasa hukum keluarga korban, Sutan Harahap, mengungkap bahwa Polres sempat memfasilitasi mediasi antara pihak korban dan pelaku, yang juga dihadiri Kepala Desa. Namun, mediasi tersebut gagal karena:

Kuasa hukum keluarga korban, Sutan Harahap, mengungkap bahwa Polres sempat memfasilitasi mediasi antara pihak korban dan pelaku, yang juga dihadiri Kepala Desa. Namun, mediasi tersebut gagal karena:

Baca juga : Menuju Lembaga Adat Betawi: Implementasi Amanah UU No. 2 Tahun 2024 dalam Transformasi Jakarta

Kuasa hukum keluarga korban, Sutan Harahap, mengungkap bahwa Polres sempat memfasilitasi mediasi antara pihak korban dan pelaku, yang juga dihadiri Kepala Desa. Namun, mediasi tersebut gagal karena:

  • Keluarga korban menuntut kompensasi Rp40 juta atas trauma fisik dan psikis.
  • Pihak pelaku justru menuduh korban mencuri dan meminta denda Rp15 juta.
  • Pelaku hanya bersedia membayar Rp7 juta untuk damai, sebuah tawaran yang dinilai tidak logis dan tidak mencerminkan tanggung jawab hukum.

Korban tinggal bersama ayahnya di rumah orang tua Damhuri, sementara sang ibu telah menikah lagi dan tinggal di kecamatan lain. Damhuri bekerja sebagai pencari kayu bakar dan jarang berada di rumah, menjadikan kondisi keluarga rentan terhadap pengabaian dan kekerasan.

Situasi ini memperlihatkan bagaimana kemiskinan struktural dan lemahnya sistem perlindungan sosial dapat memperbesar risiko kekerasan terhadap anak, terutama di wilayah pedesaan yang minim pengawasan dan edukasi hukum.

Kasus ini bukan hanya soal kekerasan fisik terhadap seorang anak, tetapi juga mencerminkan kegagalan sistemik dalam menegakkan hukum dan melindungi kelompok rentan. Ketika mediasi menjadi jalan pintas yang mengabaikan hak anak, maka negara dan aparat penegak hukum perlu dievaluasi secara kritis.

Seruan kepada aparat penegak hukum, lembaga perlindungan anak, dan masyarakat sipil:

  • Segera tuntaskan proses hukum secara transparan dan adil.
  • Libatkan psikolog anak dan pendamping hukum dalam proses pemulihan korban.
  • Hentikan praktik mediasi yang merugikan korban dan bertentangan dengan prinsip perlindungan anak.

Pewarta : Indra Saputra

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Menuju Lembaga Adat Betawi: Implementasi Amanah UU No. 2 Tahun 2024 dalam Transformasi Jakarta
Next: Pengajian Akbar Triwulan Muslimat-Patayat NU Sukadana: Menyatukan Spirit Kebangsaan dan Kesehatan Masyarakat Jelang HUT RI ke-80

Related Stories

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis
2 min read

Pemprov Banten Percepat Ekspansi Layanan Gizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Momentum Sedekah Dieksploitasi
2 min read

Momentum Sedekah Dieksploitasi?, Pengemis Cantik Berjilbab Menghebohkan Warga Pancung Soal

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Jembatan Way Sepagasan Diresmikan
2 min read

Jembatan Way Sepagasan Diresmikan: Akses Baru Dorong Ekonomi Petani di Pedalaman Lampung Barat

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Movie Review: “Hoppers” Lompatan Liar Pixar yang Menggabungkan Kekacauan dan Hati
  • Pengorbanan di Tengah Gejolak Timur Tengah: Kisah Enam Prajurit AS yang Gugur di Kuwait
  • Honduras di Ambang Pergeseran Diplomatik: Janji Ekonomi China yang Pupus dan Bayang-bayang Pengaruh AS
  • Ukraina Jadi Penyelamat Timur Tengah dari Serangan Drone Murah Iran: Pelajaran dari Medan Perang Rusia
  • Konflik Timur Tengah Memasuki Hari Keenam: AS dan Israel Intensifkan Serangan, Iran Balas dengan Serangan Rudal Meluas
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.