RI News Portal. Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan karier dan penyegaran organisasi melalui rotasi jabatan pejabat utama. Kali ini, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri menetapkan mutasi penting yang melibatkan posisi kunci di wilayah Papua dan markas besar Polri.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/99/I/KEP/2026, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Barat resmi dimutasi menjadi Kepala Divisi Humas Polri. Jabatan Kapolda Papua Barat selanjutnya dipercayakan kepada Brigjen Pol Alfred Papare, yang sebelumnya bertugas sebagai Kapolda Papua Tengah.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Benny Ady Prabowo, mengonfirmasi hal tersebut saat ditemui di Manokwari, Sabtu (24/1/2026). Menurutnya, keputusan rotasi ini merupakan bagian integral dari dinamika internal Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, kinerja personel, serta memberikan kesempatan pembinaan karier yang lebih luas.

“Mutasi seperti ini adalah mekanisme biasa dalam organisasi besar seperti Polri, bertujuan menyegarkan struktur kepemimpinan sekaligus memastikan alur regenerasi yang sehat,” ujar Benny.
Selama masa kepemimpinannya di Papua Barat, Irjen Johnny Eddizon Isir dinilai berhasil mempertahankan kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Situasi yang tetap stabil di tengah tantangan geografis dan sosial wilayah tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama pimpinan Polri dalam memberikan kepercayaan lebih besar kepadanya di tingkat Mabes Polri.
“Keberhasilan menjaga kamtibmas yang kondusif selama ini menjadi penilaian positif dari pimpinan. Itu bukti kinerja yang diakui,” tambah Benny.
Menariknya, pergantian ini juga membawa makna simbolis yang kuat bagi masyarakat Papua. Baik pejabat lama maupun yang baru merupakan putra asli Papua yang dipercaya negara untuk menduduki posisi strategis di institusi penegak hukum nasional. Hal ini menegaskan komitmen Polri dalam memberdayakan SDM lokal di wilayah timur Indonesia.
Baca juga : Akhir Penantian: 1.397 PPPK Paruh Waktu Subulussalam Segera Dilantik Pekan Depan
Brigjen Pol Alfred Papare bukan nama baru bagi Papua Barat. Sebelum menjabat Kapolda Papua Tengah, ia pernah bertugas sebagai Wakil Kapolda Papua Barat. Pengalaman tersebut diyakini memberikan pemahaman mendalam terhadap karakteristik wilayah, dinamika sosial, serta tantangan keamanan setempat.
“Kembali ditugaskan di Papua Barat tentu menjadi momentum bagi Pak Brigjen Alfred Papare untuk melanjutkan dan bahkan memperkuat capaian yang telah ada,” kata Benny.
Di akhir pernyataannya, Benny menyampaikan harapan agar di bawah kepemimpinan baru, Polda Papua Barat dapat semakin mempererat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, pemerintah daerah, serta tokoh adat. Kolaborasi lintas sektor diharapkan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan mendorong pembangunan yang inklusif di wilayah tersebut.
Rotasi ini menjadi salah satu langkah strategis Polri di awal tahun untuk mengoptimalkan kinerja di berbagai tingkatan, khususnya di daerah-daerah yang memiliki kompleksitas keamanan tinggi seperti Papua.
Pewarta : Yudha Purnama

