Skip to content
09/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Jalan Nyak Adam Kamil: Dari Jalur Utama Menjadi “Pasar” Dadakan di Subulussalam

Jalan Nyak Adam Kamil: Dari Jalur Utama Menjadi “Pasar” Dadakan di Subulussalam

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 bulan ago 4 minutes read
Dadakan di Subulussalam
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Porta. Subulussalam, 9 September 2025 – Jalan Nyak Adam Kamil, sebuah jalur dua arah yang menghubungkan Jalan Teuku Umar menuju Terminal Terpadu Kota Subulussalam, kini menyuguhkan pemandangan yang tak biasa. Jalan yang seharusnya menjadi arteri transportasi utama ini berubah fungsi menjadi “pasar” dadakan, dipenuhi lapak pedagang yang mengambil alih sebagian badan jalan. Fenomena ini, meski mencerminkan dinamika ekonomi lokal, telah memicu keresahan di kalangan pengguna jalan akibat kemacetan dan potensi bahaya yang ditimbulkan.

Berlokasi strategis di dekat Pasar Harian Kota Subulussalam, jalan ini memang berdekatan dengan pusat aktivitas perdagangan. Namun, keberadaan pedagang kaki lima yang memajang dagangan di trotoar hingga badan jalan telah mengganggu kelancaran lalu lintas. Kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, kerap kesulitan melintas, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Situasi ini tidak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas (laka lantas) akibat sempitnya ruang gerak pengguna jalan.

Media mencoba menggali perspektif pedagang terkait fenomena ini. Salah seorang pedagang, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan alasan mereka berjualan di pinggir Jalan Nyak Adam Kamil. “Kalau jualan di dalam pasar atau tempat yang disediakan pemerintah, dagangan kami tidak laku,” ujarnya dengan nada datar. Menurutnya, lokasi di pinggir jalan lebih strategis karena lebih mudah dijangkau pembeli, terutama pengguna jalan yang melintas.

Pernyataan ini mencerminkan dilema klasik antara kebutuhan ekonomi pedagang dan kepentingan umum. Meski pemerintah kota telah menyediakan kompleks pasar harian sebagai lokasi resmi berjualan, banyak pedagang merasa tempat tersebut kurang menarik pembeli. Akibatnya, mereka memilih untuk “mengokupasi” Jalan Nyak Adam Kamil, meskipun tindakan ini jelas melanggar aturan penggunaan fasilitas umum.

Meskipun permasalahan ini telah berlangsung lama, tanda-tanda penertiban dari instansi terkait seperti Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop dan UKM), Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) belum terlihat. Padahal, masing-masing instansi memiliki peran krusial dalam mengatasi masalah ini. Disperindagkop dan UKM bertugas mengatur aktivitas pedagang, Dinas Perhubungan berwenang memastikan kelancaran lalu lintas, dan Satpol PP sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) memiliki mandat untuk menertibkan penggunaan fasilitas umum.

Sejauh ini, upaya sosialisasi atau penertiban tampak minim. Pada tahun 2021, Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Subulussalam, Asmial, pernah meminta pedagang kaki lima untuk kembali berjualan di dalam kompleks pasar, dengan alasan keberadaan mereka di trotoar menyebabkan kemacetan dan mengganggu estetika kota. Namun, permintaan tersebut tampaknya tidak diindahkan, dan situasi di lapangan tetap tidak berubah hingga kini.

Baca juga : SPBU 74.956.16 Tempat Mafia Solar Meresahkan Warga Tondano, Kapolres Minahasa Diminta Tindak Tegas

Pengguna jalan yang ditemui di lokasi menyampaikan keresahan mereka atas kondisi ini. “Kami berharap Pemerintah Kota Subulussalam tidak apatis. Harus ada tindakan tegas untuk menertibkan jalan ini sebelum ada korban laka lantas,” ujar salah seorang pengendara motor, yang mengaku sering kesulitan melintas karena sempitnya ruang jalan. Ia menambahkan bahwa kondisi jalan yang “semrawut” ini mencerminkan kurangnya koordinasi antarinstansi pemerintah dalam menangani masalah.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh sopir angkutan umum yang melayani rute menuju Terminal Terpadu. “Jalan ini sudah seperti pasar permanen. Kalau tidak ditertibkan, lama-lama makin parah,” katanya. Ia menyoroti bahwa keberadaan pedagang di badan jalan tidak hanya mengganggu lalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari ketika pencahayaan minim.

Fenomena Jalan Nyak Adam Kamil yang beralih fungsi menjadi “pasar” ini menuntut solusi yang komprehensif. Pemerintah Kota Subulussalam perlu mengambil langkah konkret, mulai dari sosialisasi ulang hingga penegakan aturan yang tegas namun manusiawi. Salah satu pendekatan yang dapat dipertimbangkan adalah revitalisasi kompleks Pasar Harian agar lebih menarik bagi pedagang dan pembeli, misalnya dengan perbaikan infrastruktur, pengaturan tata letak lapak yang lebih baik, atau promosi pasar sebagai destinasi belanja utama.

Di sisi lain, koordinasi antarinstansi seperti Disperindagkop dan UKM, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP harus diperkuat. Penertiban tidak hanya soal memindahkan pedagang, tetapi juga memastikan mereka mendapatkan tempat berjualan yang layak tanpa mengorbankan hak pengguna jalan. Selain itu, dialog dengan pedagang perlu dilakukan untuk memahami kebutuhan mereka dan mencari titik temu yang saling menguntungkan.

Jalan Nyak Adam Kamil seharusnya menjadi simbol kelancaran transportasi di Kota Subulussalam, bukan cerminan ketidakpatuhan terhadap aturan. Tanpa tindakan nyata dari pemerintah, “pemandangan unik” ini berisiko menjadi masalah kronis yang terus mengganggu warga. Sebelum korban laka lantas atau kerugian lain terjadi, sudah saatnya Pemerintah Kota Subulussalam menunjukkan komitmen untuk mengembalikan fungsi jalan sebagai fasilitas umum, sekaligus mendukung keberlangsungan ekonomi pedagang secara adil dan teratur.

Pewarta : Jaulim Saran

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: SPBU 74.956.16 Tempat Mafia Solar Meresahkan Warga Tondano, Kapolres Minahasa Diminta Tindak Tegas
Next: Penangkapan Pengedar Sabu di Pancung Soal: Wujud Kolaborasi Masyarakat dan Penegak Hukum dalam Memerangi Narkotika

Related Stories

Konsensus Demokrasi Tatap Muka

Konsensus Demokrasi Tatap Muka: Penetapan Nomor Urut dan Ikrar Komitmen Moral Pemilihan Lurah Botodayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 jam ago 0
Transformasi Tata Kelola Publik Berbasis Partisipasi Lingkungan di Nagari Tluk Amplu

Transformasi Tata Kelola Publik Berbasis Partisipasi Lingkungan di Nagari Tluk Amplu

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Krisis Penelantaran Anak di Pancung Soal

Krisis Penelantaran Anak di Pancung Soal: Potret Buram Tanggung Jawab Moral dan Perlindungan Hukum Hak Anak

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Transformasi Peran dan Dedikasi: Refleksi 78 Tahun Langkah Polwan Polda DIY Mengabdi untuk Masyarakat
  • Inovasi dan Karakter: Navigasi Generasi Terpelajar Menghadapi Dinamika Global
  • Konsensus Demokrasi Tatap Muka: Penetapan Nomor Urut dan Ikrar Komitmen Moral Pemilihan Lurah Botodayaan
  • Transformasi Tata Kelola Publik Berbasis Partisipasi Lingkungan di Nagari Tluk Amplu
  • Humanisme Kepolisian dan Inklusi Sosial: Peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 di SLB Negeri Padangsidimpuan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by