Skip to content
07/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • ISIS Tidak Lagi Ancaman Sistematis, Melainkan Alat Politik Bagi Sejumlah Negara, Kata Menlu Turkiye

ISIS Tidak Lagi Ancaman Sistematis, Melainkan Alat Politik Bagi Sejumlah Negara, Kata Menlu Turkiye

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 minutes read
ISIS Tidak Lagi Ancaman Sistematis
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Ankara, 14 Desember 2025 – Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan menyatakan bahwa kelompok ekstremis Negara Islam (ISIS) telah kehilangan kemampuannya untuk menjadi ancaman sistematis terhadap keamanan regional dan global. Menurutnya, ISIS kini lebih banyak dimanfaatkan oleh sejumlah aktor negara sebagai instrumen untuk mencapai kepentingan politik tertentu.

Dalam wawancara eksklusif dengan stasiun televisi TVnet pada Sabtu (13/12), Fidan menegaskan, “ISIS saat ini sudah melemah secara signifikan dan tidak lagi menimbulkan ancaman sistematis. Kami tidak menyangkal bahwa mereka tetap merupakan ancaman yang harus diperangi, tetapi sebagai kelompok perlawanan, respons internasional terhadap ISIS sering kali tidak proporsional dengan tingkat bahaya aktual yang mereka wakili.”

Ia melanjutkan, “Situasi ini sebenarnya terkait dengan agenda lain. ISIS telah menjadi alat yang sangat nyaman dan terus dieksploitasi oleh berbagai pihak.” Fidan secara tegas menyebut bahwa sejumlah negara, termasuk rezim mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad, memanfaatkan keberadaan ISIS untuk mendukung narasi dan tujuan politik domestik maupun regional mereka.

Pernyataan tersebut muncul sehari setelah terjadinya serangan yang diklaim dilakukan ISIS terhadap pasukan Amerika Serikat dan personel keamanan Suriah di kota bersejarah Palmyra (Tadmur dalam bahasa Arab), Suriah tengah. Pentagon mengonfirmasi bahwa dua tentara AS dan seorang penerjemah sipil tewas, sementara tiga personel lainnya mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Kementerian Dalam Negeri Suriah juga melaporkan bahwa serangan dilakukan oleh salah seorang anggota ISIS.

Menanggapi insiden Palmyra, Fidan menyebut serangan itu sebagai “provokasi” yang kemungkinan besar dimanfaatkan untuk membenarkan eskalasi militer atau kebijakan politik tertentu. “Keberadaan serangan semacam ini justru memperkuat argumen bahwa ISIS saat ini lebih berfungsi sebagai pemicu agenda eksternal ketimbang ancaman independen yang terorganisir,” ujarnya.

Analis keamanan regional menilai pernyataan Fidan mencerminkan pergeseran paradigma dalam memahami dinamika ISIS pasca-kekalahan teritorialnya pada 2019. Meskipun sel-sel tidur ISIS masih aktif di beberapa wilayah Irak dan Suriah, kemampuan koordinasi dan proyeksi kekuatannya telah menurun drastis. Namun, narasi “ancaman ISIS” tetap dipertahankan oleh sejumlah aktor negara untuk melegitimasi intervensi militer, penguatan kontrol atas wilayah tertentu, atau pengalihan perhatian dari isu domestik.

Baca juga : Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025

Palmyra sendiri, yang memiliki nilai arkeologis luar biasa sejak periode Neolitik, kerap menjadi sasaran simbolis bagi kelompok ekstremis. Kota ini pernah diduduki ISIS pada 2015–2017 dan menyaksikan penghancuran sejumlah situs warisan dunia UNESCO sebelum akhirnya dibebaskan.

Pernyataan Menlu Turkiye ini diperkirakan akan memicu diskusi baru di kalangan pakar hubungan internasional mengenai sejauh mana narasi terorisme global masih mencerminkan realitas ancaman atau telah bergeser menjadi alat geopolitik. Hingga kini, belum ada respons resmi dari Washington atau Damaskus terhadap tuduhan eksploitasi politik yang disampaikan Fidan.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
Next: Kesiapan Infrastruktur Transportasi Jawa Tengah Menjelang Lonjakan Mobilitas Natal dan Tahun Baru 2025/2026

Related Stories

Trump Menggoyang Selat Taiwan

Trump Menggoyang Selat Taiwan: Siap Telepon Lai Ching-te Meski Beijing Murka

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Pelanggaran Gencatan Senjata

Pelanggaran Gencatan Senjata: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Perwira Tinggi Militer Lebanon

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Leo XIV di Spanyol

Leo XIV di Spanyol: Paus Amerika yang Menyuarakan Perdamaian di Tengah Badai Polarisasi Eropa

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Trump Menggoyang Selat Taiwan: Siap Telepon Lai Ching-te Meski Beijing Murka
  • Pelanggaran Gencatan Senjata: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Perwira Tinggi Militer Lebanon
  • Leo XIV di Spanyol: Paus Amerika yang Menyuarakan Perdamaian di Tengah Badai Polarisasi Eropa
  • Desta, Vino, dan Tora Hidupkan Kembali Semangat Persahabatan Warkop DKI di Layar Lebar
  • Harry Kane Cetak Gol Sundulan, Inggris Menang Tipis atas Selandia Baru di Laga Pemanasan Piala Dunia 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.