Skip to content
22/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Indonesia Perkuat NEK sebagai Benteng Aksi Iklim: Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Pasar Karbon Adil dan Transparan

Indonesia Perkuat NEK sebagai Benteng Aksi Iklim: Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Pasar Karbon Adil dan Transparan

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 min read
Indonesia Perkuat NEK sebagai Benteng Aksi Iklim
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 16 Oktober 2025 – Di tengah tekanan global perubahan iklim yang kian mendesak, Pemerintah Indonesia menggelar kolaborasi strategis lintas sektor untuk memperkokoh Nilai Ekonomi Karbon (NEK) sebagai instrumen utama mitigasi emisi nasional. Inisiatif ini melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kejaksaan Agung, serta Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI), dengan target membangun ekosistem pasar karbon yang adil, transparan, dan berkelanjutan—sebuah langkah inovatif yang menempatkan Indonesia sebagai pelopor transisi hijau di Asia Tenggara.

Dalam forum diskusi virtual bertajuk “NEK untuk Keadilan Iklim” yang digelar di Jakarta hari ini, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menekankan urgensi kredibilitas NEK sebagai pondasi kolaborasi nasional. “Kita tidak hanya membangun sistem, tapi ekosistem NEK yang kredibel dan bisa dipercaya dunia. Dorongan utama kami adalah memastikan NEK berjalan adil dan transparan bagi semua pihak,” ujar Hanif, menambahkan bahwa inisiatif ini dirancang untuk menghindari jebakan pasar karbon yang rawan manipulasi.

Hanif juga memperingatkan risiko kecurangan dalam transaksi karbon lintas batas. “Sekali ada kecurangan, kepercayaan pasar global langsung runtuh. Indonesia tidak boleh terjerat skandal seperti yang dialami negara lain,” tegasnya. Pernyataan ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menjaga reputasi pasar karbon nasional di panggung internasional, di mana transparansi menjadi senjata utama melawan greenwashing korporasi multinasional.

Menyoroti potensi unik wilayah maritim, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memposisikan karbon biru sebagai tulang punggung strategi NEK. “Ekosistem pesisir kita—seperti mangrove dan padang lamun—bisa menyerap emisi karbon hingga 50 kali lebih efisien daripada hutan daratan. Tata kelola karbon biru bukan hanya soal lingkungan, tapi juga memperkuat ketahanan pesisir dan kesejahteraan jutaan nelayan,” jelas Sakti.

Kolaborasi dengan IOJI di sini krusial: organisasi nirlaba tersebut akan memetakan kredit karbon biru berbasis data satelit dan komunitas lokal, memastikan manfaat ekonomi mengalir langsung ke masyarakat adat pesisir. “Ini bukan sekadar target emisi, tapi revolusi biru yang memberdayakan nelayan kecil menjadi aktor utama pasar global,” tambah perwakilan IOJI, menekankan model berbasis keadilan yang belum banyak diadopsi negara tropis lain.

Untuk menjamin implementasi tanpa celah, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengumumkan penyusunan pedoman khusus penegakan hukum lingkungan terkait NEK. “Kami akan membekali jaksa dengan standar profesional yang jelas, mulai dari investigasi hingga penuntutan kasus pencemaran karbon. Ini adalah perisai institusional agar NEK tetap kredibel secara hukum,” ungkap Burhanuddin.

Baca juga : Petani Jatipurwo Wonogiri Panen Tiga Kali di Musim Kering Berkat Program Padat Karya Irigasi Prabowo

Pedoman inovatif ini mencakup protokol digital untuk pelacakan transaksi karbon real-time, kolaborasi dengan KLHK untuk audit independen, dan pelatihan anti-korupsi bagi penegak hukum. “Tindakan tegas terhadap pelanggar akan jadi pesan kuat: Indonesia serius soal iklim, tanpa kompromi,” lanjutnya, merespons laporan IOJI tentang peningkatan kasus ilegal logging yang mengancam integritas NEK.

Langkah tripartit ini bukan hanya respons domestik, tapi juga strategi diplomatik untuk memperkuat posisi Indonesia di Paris Agreement. Dengan NEK yang terintegrasi, pemerintah menargetkan penurunan emisi 29% pada 2030—melebihi janji NDC sebelumnya—sambil membuka peluang ekspor kredit karbon senilai miliaran dolar. Kolaborasi lintas sektor seperti ini, yang unik karena melibatkan jaksa dan aktivis ocean justice sejak awal, membedakan Indonesia dari model top-down negara tetangga.

Para pakar iklim memuji inisiatif ini sebagai “blueprint Asia”: Dr. Rina Sari dari Universitas Indonesia menyebutnya “model holistik yang menggabungkan ekonomi, hukum, dan keadilan sosial, potensial jadi standar regional.” Sementara itu, IOJI berjanji monitoring independen untuk memastikan inklusivitas bagi komunitas marjinal.

Pemerintah optimis NEK akan jadi katalisator transisi hijau berkeadilan, di mana manfaat iklim tak lagi elitis. “Ini perjuangan bersama: dari Jakarta hingga pulau terpencil,” tutup Hanif. Forum hari ini menandai babak baru—Indonesia tak lagi mengejar, tapi memimpin aksi iklim global.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Bantuan Program P3-TGAI Kecamatan Jatipurno ,Kabupaten Wonogiri Tunjang Swasembada Pangan Dan Beri Manfaat Bagi Petani
Next: BNN Raih WTP 15 Tahun Berturut-turut: Sinergi Anti-Narkoba Berbasis Data dan Rehabilitasi Digital

Related Stories

PERURI Gerak Cepat Salurkan 300 Paket Sembako untuk Korban Banjir Karawang Pasca-Jebolnya Tanggul Kalimalang
2 min read

PERURI Gerak Cepat Salurkan 300 Paket Sembako untuk Korban Banjir Karawang Pasca-Jebolnya Tanggul Kalimalang

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Prabowo Ajak Oxbridge dan Imperial Bangun
2 min read

Prabowo Ajak Oxbridge dan Imperial Bangun “Kampus Dokter Masa Depan” di Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Bagaimana Seekor Kucing Mencairkan Pertemuan Prabowo-Starmer
2 min read

Chief Mouser Larry dan Tamu Istimewa: Bagaimana Seekor Kucing Mencairkan Pertemuan Prabowo-Starmer

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Keajaiban Pekarangan: Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Kampung Sumatera Barat, Sorotan Alam Langka
  • Krisis Gaji di Balik Kemilau Kota: Mengapa ASN Padangsidimpuan Terjebak dalam Ketidakpastian Ekonomi?
  • Bukittinggi Kembalikan Sekolah Enam Hari: Evaluasi 2025 Dorong Maksimalisasi Waktu Belajar Siswa SD-SMP
  • Kanwil Kemenkum Bali Gerak Cepat Revisi Anggaran 2026 demi Efisiensi dan Ketepatan Sasaran
  • Dukungan Fiskal Pusat untuk Sumatra Utara: Langkah Strategis Menuju Pemulihan Pascabencana
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.