Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Indonesia Dorong Dunia Hentikan Impunitas terhadap Serangan pada Pekerja Kemanusiaan

Indonesia Dorong Dunia Hentikan Impunitas terhadap Serangan pada Pekerja Kemanusiaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 2 min read
Indonesia Dorong Dunia Hentikan Impunitas terhadap Serangan pada Pekerja Kemanusiaan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. New York, 22 September 2025 – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, menegaskan komitmen Indonesia untuk melindungi personel kemanusiaan dari serangan di wilayah konflik. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri acara peluncuran Deklarasi Global Pelindungan Personel Kemanusiaan pada rangkaian High Level Week Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Minggu (21/9).

Dalam pidatonya, Menlu Sugiono menyoroti pentingnya akuntabilitas terhadap pelaku serangan kepada pekerja kemanusiaan, khususnya di wilayah konflik seperti Gaza. “Kita harus memastikan tidak ada impunitas atau standar ganda dalam menuntut pertanggungjawaban atas gugurnya personel kemanusiaan. Mereka adalah pahlawan kemanusiaan yang tidak boleh dilupakan,” tegasnya.

Deklarasi ini, yang diinisiasi oleh Ministerial Group for the Protection of Humanitarian Personnel—terdiri dari Australia, Brasil, Kolombia, Indonesia, Jepang, Yordania, Sierra Leone, Swiss, dan Inggris—menggarisbawahi empat langkah utama:

  1. Kepatuhan terhadap Hukum Humaniter Internasional.
  2. Fasilitasi akses kemanusiaan yang aman.
  3. Penyelarasan upaya pelindungan di tingkat internasional, nasional, dan lokal.
  4. Penegakan akuntabilitas atas pelanggaran terhadap personel kemanusiaan.

Deklarasi ini juga bertujuan melindungi warga negara Indonesia yang bekerja atau menjadi relawan di badan-badan PBB dan organisasi kemanusiaan lainnya di wilayah konflik, seperti Gaza dan Sudan. Sebanyak 104 negara, termasuk Indonesia, telah menyatakan dukungan terhadap deklarasi ini.

“Tanggung jawab kita tidak selesai pada penandatanganan deklarasi. Implementasi nyata adalah kuncinya. Indonesia siap berkontribusi dan mengajak dunia untuk menghentikan impunitas,” ujar Menlu Sugiono. Ia turut menandatangani dokumen deklarasi bersama perwakilan negara pendukung lainnya di akhir acara.

Dokumen deklarasi ini akan dikelola oleh The International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) dan terbuka untuk ditandatangani oleh seluruh negara anggota PBB. Implementasinya akan dipimpin oleh Group of Friends on the Protection of Humanitarian Personnel yang berbasis di Jenewa.

Baca juga : Mendagri Longgarkan Izin Perjalanan Luar Negeri untuk Kepala Daerah dan ASN

Pernyataan Menlu Sugiono sejalan dengan laporan PBB yang dirilis pada World Humanitarian Day 2025, 19 Agustus lalu. Menurut UN News, sebanyak 383 pekerja kemanusiaan tewas saat bertugas sepanjang 2024, angka tertinggi yang pernah tercatat. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyebut situasi ini sebagai akibat dari impunitas yang terus berlangsung.

“Serangan terhadap pekerja kemanusiaan dilarang, namun terus terjadi. Para pekerja kemanusiaan harus dihormati dan dilindungi,” tegas Guterres. Ia juga mengenang 168 staf PBB yang gugur pada 2024, termasuk 126 personel di Gaza, dalam sebuah upacara penghormatan pada Juni lalu. “Lebih dari satu dari setiap 50 staf UNRWA di Gaza tewas. Ini adalah jumlah kematian staf tertinggi dalam sejarah PBB,” ungkapnya.

Guterres menambahkan, banyak di antara mereka tewas saat mengirimkan bantuan, bersama keluarga, atau ketika melindungi kelompok rentan. Deklarasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan perlindungan nyata bagi para pahlawan kemanusiaan di seluruh dunia.

Pewarta : Setiawan Wibisono S.TH

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Mendagri Longgarkan Izin Perjalanan Luar Negeri untuk Kepala Daerah dan ASN
Next: Polres Melawi dan Perumdam Tirta Melawi Perkuat Kemitraan melalui Apel Bersama

Related Stories

Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
3 min read

Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul
2 min read

Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Legislator Pontianak Dukung Penuh Skema Buy The Service untuk Transformasi Transportasi Publik
2 min read

Legislator Pontianak Dukung Penuh Skema Buy The Service untuk Transformasi Transportasi Publik

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Mangkrak di Perbatasan: Proyek WC Rp199 Juta untuk Sekolah Sambas Belum Rampung, Siswa dan Guru Terlantar
  • Dugaan Ketidaktransparanan Pengelolaan Dana Desa di Desa Labuhan Labo, Padangsidimpuan Tenggara
  • Paguyuban Prawan’80 Surabaya Kunjungi Kampung Coklat Blitar untuk Promosi Wisata dan Produk Lokal
  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.