Skip to content
06/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Genangan Air Mengintai Huntara Simarpinggan: Ancaman Kesehatan Baru bagi Penyintas Retakan Tanah Tandihat

Genangan Air Mengintai Huntara Simarpinggan: Ancaman Kesehatan Baru bagi Penyintas Retakan Tanah Tandihat

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Genangan Air Mengintai Huntara Simarpinggan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Tapanuli Selatan, 11 Februari 2026 – Belum genap seminggu sejak diresmikan pada Kamis, 5 Februari 2026, Hunian Sementara (Huntara) Simarpinggan di Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara, yang menampung sekitar 200 kepala keluarga penyintas bencana retakan tanah di Desa Tandihat, mulai menunjukkan sejumlah persoalan lingkungan yang berpotensi membahayakan kesehatan penghuni.

Peresmian huntara tersebut dilakukan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Muhammad Tito Karnavian, didampingi Direktur Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Gubernur Sumatera Utara. Fasilitas ini dirancang sebagai solusi transisi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat fenomena tanah bergerak dan retak parah akhir 2025, yang menghancurkan ratusan rumah dan memaksa ratusan jiwa mengungsi.

Namun, laporan dari lapangan mengungkap adanya genangan air yang menggenangi kolong rumah-rumah huntara sejak hari-hari pertama penghunian. Seorang warga penerima manfaat, yang meminta identitasnya tidak disebutkan, menyatakan kekhawatiran mendalam atas kondisi tersebut. “Genangan air di kolong rumah sudah mulai menimbulkan sarang nyamuk. Jika dibiarkan, ini bisa memicu penyebaran demam berdarah dengue (DBD),” ujarnya kepada awak media.

Menurut pengakuan yang sama, persoalan ini bukan hal baru. Sebelum peresmian, Kepala Desa setempat telah melaporkan potensi genangan kepada pihak pengelola pembangunan huntara. Selain itu, lokasi sumur bor yang terlalu dekat dengan pemukiman juga menimbulkan aroma tidak sedap dan risiko kontaminasi. “Setiap hujan turun, kolong rumah langsung penuh air. Ini menandakan perencanaan drainase dan dampak lingkungan kurang matang sejak tahap awal,” tegas warga tersebut.

Upaya konfirmasi kepada koordinator pengelola huntara melalui Babinsa Kecamatan Angkola Selatan menghasilkan tanggapan bahwa setelah serah terima, tanggung jawab beralih ke Kepala Desa setempat. Sementara itu, salah seorang penanggung jawab pengelolaan Huntara Simarpinggan, Johannes, menyatakan akan melakukan pengecekan langsung di lapangan. “Kami akan cek melalui tim di lokasi. Titik lain masih aman,” jawabnya singkat.

Baca juga : BSKDN Dorong Komunikasi Kebijakan Publik yang Lebih Dekat dan Responsif di Era Digital

Kasus ini menimbulkan pertanyaan lebih luas tentang kualitas perencanaan dan pengawasan proyek huntara pascabencana. Dalam konteks rehabilitasi dan rekonstruksi, penyediaan hunian sementara seharusnya tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar tempat tinggal, tetapi juga mempertimbangkan faktor sanitasi, drainase, dan pencegahan penyakit vektor seperti DBD—yang rentan meningkat pasca-bencana di daerah tropis dengan curah hujan tinggi.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Satgas PRR atau BNPB terkait keluhan ini. Penghuni huntara, yang baru saja berpindah dari tenda pengungsian, berharap isu genangan air segera ditangani agar tidak menambah beban trauma pascabencana. Pemerintah daerah dan pusat diharapkan melakukan evaluasi cepat untuk memastikan huntara benar-benar menjadi tempat aman dan layak, bukan sumber masalah kesehatan baru.

Pewarta: Adi Tanjoeng

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: BSKDN Dorong Komunikasi Kebijakan Publik yang Lebih Dekat dan Responsif di Era Digital
Next: Buku Baru PDP: Jembatan Pengetahuan Hukum Data Pribadi bagi Publik Awam dan Praktisi

Related Stories

Orari Trenggalek Gelar Halal Bihalal dan Silaturahmi Syawal 1447 di Dermosari Tugu
2 min read

Orari Trenggalek Gelar Halal Bihalal dan Silaturahmi Syawal 1447 di Dermosari Tugu

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 jam ago 0
Dualisme Kepemimpinan di Desa Solimandungan 1
2 min read

Dualisme Kepemimpinan di Desa Solimandungan 1: Saat Kepala Adat Diduga Melampaui Batas Kewenangan Eksekutif

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Arus Balik Lebaran 2026
3 min read

Arus Balik Lebaran 2026: Tarif Bus Pemalang-Jakarta Masih Melonjak, Penumpang Kecewa dengan Pelayanan yang Tak Sesuai Janji

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Indonesia Bidik Gastronomi Jepang sebagai Pilar Pariwisata Masa Depan: Kolaborasi Strategis Menuju 60 Juta Wisatawan Mancanegara
  2. Hani I mengenai Babak Penentuan Dramatis Kasus VCS Bupati Limapuluh Kota: Polda Sumbar Siapkan Gelar Perkara Tanpa Restorative Justice
  3. Adi Tanjoeng mengenai Debat Sengit Data Bantuan Banjir Mengguncang Paripurna LKPJ Wali Kota Padangsidimpuan
  4. Mayang Sari mengenai Posbakum di Akar Rumput: Wujud Nyata Reformasi Hukum Prabowo untuk Keadilan Bagi Semua Lapisan Masyarakat
  5. Sammy Sandinata mengenai KSAL Laksamana Muhammad Ali Lepas KRI Bima Suci: Diplomasi Laut yang Menempa Generasi Pelaut Global

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Orari Trenggalek Gelar Halal Bihalal dan Silaturahmi Syawal 1447 di Dermosari Tugu
  • Dualisme Kepemimpinan di Desa Solimandungan 1: Saat Kepala Adat Diduga Melampaui Batas Kewenangan Eksekutif
  • Arus Balik Lebaran 2026: Tarif Bus Pemalang-Jakarta Masih Melonjak, Penumpang Kecewa dengan Pelayanan yang Tak Sesuai Janji
  • Cahaya Perdamaian di Tengah Kegelapan Global: Seruan Kardinal Suharyo Usai Misa Paskah
  • Panglima TNI Pimpin Pemakaman Heroik Mayor Zulmi Aditya Iskandar, Pahlawan Perdamaian yang Gugur di Lebanon
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.