Skip to content
25/08/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Eskalasi Mematikan Pasca-Gencatan Senjata: Gaza dan Lebanon Kembali Bergolak di Tengah Ketegangan Regional

Eskalasi Mematikan Pasca-Gencatan Senjata: Gaza dan Lebanon Kembali Bergolak di Tengah Ketegangan Regional

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
Gaza dan Lebanon Kembali Bergolak di Tengah Ketegangan Regional
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Cairo — Gaza dan Lebanon selatan kembali menjadi pusat kekerasan mematikan pada Rabu, dengan sedikitnya 11 warga Palestina tewas di Gaza akibat aksi militer Israel—termasuk dua remaja laki-laki berusia 13 tahun, tiga jurnalis, dan seorang perempuan. Insiden-insiden ini menandai salah satu hari paling berdarah sejak gencatan senjata Oktober lalu yang sempat meredakan konflik dua tahun antara Israel dan Hamas, sekaligus menunjukkan betapa rapuhnya penghentian permusuhan tersebut.

Kekerasan di Gaza terjadi di tengah upaya diplomatik Amerika Serikat untuk memajukan tahap kedua kesepakatan gencatan senjata yang lebih kompleks, yang mencakup penarikan pasukan lebih luas dan pemulangan sandera serta tahanan. Namun, laporan dari fasilitas medis di Gaza menggambarkan pola serangan yang berulang: drone dan tembakan langsung menyasar warga sipil di wilayah yang seharusnya dilindungi oleh kesepakatan damai.

Salah satu insiden tragis melibatkan tiga jurnalis Palestina yang tewas ketika kendaraan mereka diserang di dekat kamp pengungsian baru di kawasan Netzarim, Gaza tengah. Mereka sedang mendokumentasikan aktivitas kemanusiaan yang dikoordinasikan oleh komite pemerintah Mesir. Jarak lokasi—sekitar lima kilometer dari zona kontrol Israel—memunculkan pertanyaan serius mengenai identifikasi target dan proporsionalitas respons militer. Militer Israel menyebut serangan itu menargetkan individu yang diduga mengoperasikan drone ancaman, meskipun tidak ada konfirmasi independen atas klaim tersebut.

Dua remaja berusia 13 tahun tewas dalam kejadian terpisah yang menggambarkan risiko ekstrem bagi anak-anak di zona konflik. Satu korban tewas bersama ayahnya dan seorang pemuda lain akibat serangan drone di Bureij, sementara yang lain ditembak di Bani Suheila saat mencari kayu bakar untuk kebutuhan keluarga. Ibunya menggambarkan anak itu berangkat pagi hari dalam keadaan lapar, hanya ingin membantu memasak. Gambaran-gambaran personal seperti ini memperkuat kritik internasional terhadap dampak operasi militer terhadap penduduk sipil, khususnya anak-anak dan pekerja media.

Sejak gencatan senjata 10 Oktober, lebih dari 470 warga Palestina dilaporkan tewas akibat aksi Israel, dengan puluhan korban terjadi di dekat garis demarkasi yang memisahkan wilayah pendudukan Israel dan kawasan berpenduduk Palestina. Data ini, yang dikompilasi oleh otoritas kesehatan setempat dan dianggap kredibel oleh organisasi internasional, menunjukkan bahwa meskipun fase pertama kesepakatan berhasil memulangkan hampir semua sandera, ketegangan di lapangan tetap tinggi.

Baca juga : Ekstradisi 37 Anggota Kartel: Uji Kedaulatan Meksiko dalam Bayang-Bayang Diplomasi Paksaan AS

Di luar Gaza, ketegangan meluas ke Lebanon selatan. Militer Israel melancarkan serangan udara terhadap lokasi-lokasi yang diklaim sebagai gudang senjata Hizbullah serta jalur penyelundupan di perbatasan Lebanon-Suriah. Serangan ini melukai 19 orang, termasuk jurnalis, dan menewaskan dua orang dalam serangan drone terpisah. Lebanon menyebut tindakan ini sebagai “agresi sistematis” yang melanggar kesepakatan gencatan senjata tahun sebelumnya, yang mewajibkan pelucutan senjata kelompok militan—janji yang menurut Israel belum dipenuhi.

Kejadian-kejadian ini menggarisbawahi paradoks gencatan senjata kontemporer di Timur Tengah: meskipun mekanisme diplomatik berhasil menghentikan pertempuran skala besar, insiden lokal yang mematikan terus menggerogoti kepercayaan dan berpotensi memicu eskalasi baru. Pembatasan akses jurnalis internasional ke Gaza semakin menyulitkan verifikasi independen, sehingga masyarakat global bergantung pada laporan lokal yang sering kali berisiko tinggi. Sementara itu, keluarga sandera yang belum dipulangkan—termasuk satu kasus jenazah yang belum ditemukan—terus menuntut penyelesaian akhir, menambah lapisan kemanusiaan pada konflik yang sudah berlarut-larut.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Ekstradisi 37 Anggota Kartel: Uji Kedaulatan Meksiko dalam Bayang-Bayang Diplomasi Paksaan AS
Next: Musim Dingin Mematikan: Serangan Sistemik Rusia terhadap Infrastruktur Energi Ukraina Mengancam Jutaan Warga Sipil di Tengah Diplomasi yang Rapuh

Related Stories

Pusaran Ekstrem Terjang Departemen Aude

Pusaran Ekstrem Terjang Departemen Aude: Puluhan Luka-Luka dan Ratusan Bangunan Rusak di Prancis Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Dua Pemberontak di Mali Menerbitkan Komentar Langsung terhadap Misi Perjanjian Damai PBB

Dua Pemberontak di Mali Menerbitkan Komentar Langsung terhadap Misi Perjanjian Damai PBB

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
AS Tangani Persoalan Kesehatan Mental dan Pasokan di USS Abraham Lincoln

AS Tangani Persoalan Kesehatan Mental dan Pasokan di USS Abraham Lincoln: Kapal Induk Baru Bergerak ke Timur Tengah

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
iklan
iklan
iklan
Iklan
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Paradigma Baru Pencegahan Karhutla: Penguatan Kapasitas Sosio-Edukologis dan Transformasi Operasional Polri
  • Dinamika Restrukturisasi Kelembagaan Polri: Rekonfigurasi Manajerial dan Rotasi Strategis Kepemimpinan di Wilayah Hukum Polres Wonogiri
  • Kegagalan Eksfiltrasi Kejahatan Lintas Wilayah: Sinergi Vigilansi Komunitas dan Efektivitas Respons Penegakan Hukum Terpadu
  • Menguji Asas Lex Specialis: Impunitas Kekuasaan dan Degradasi Hukum Adat dalam Polemik Pemberhentian Pejabat Finua Kaimer di Kota Tual
  • Eksistensi Koperasi Syariah dan Modal Sosial: Sinergi Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Bertumpu pada Literasi Finansial Berkelanjutan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by