Skip to content
28/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Eskalasi Mematikan Pasca-Gencatan Senjata: Gaza dan Lebanon Kembali Bergolak di Tengah Ketegangan Regional

Eskalasi Mematikan Pasca-Gencatan Senjata: Gaza dan Lebanon Kembali Bergolak di Tengah Ketegangan Regional

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 min read
Gaza dan Lebanon Kembali Bergolak di Tengah Ketegangan Regional
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Cairo — Gaza dan Lebanon selatan kembali menjadi pusat kekerasan mematikan pada Rabu, dengan sedikitnya 11 warga Palestina tewas di Gaza akibat aksi militer Israel—termasuk dua remaja laki-laki berusia 13 tahun, tiga jurnalis, dan seorang perempuan. Insiden-insiden ini menandai salah satu hari paling berdarah sejak gencatan senjata Oktober lalu yang sempat meredakan konflik dua tahun antara Israel dan Hamas, sekaligus menunjukkan betapa rapuhnya penghentian permusuhan tersebut.

Kekerasan di Gaza terjadi di tengah upaya diplomatik Amerika Serikat untuk memajukan tahap kedua kesepakatan gencatan senjata yang lebih kompleks, yang mencakup penarikan pasukan lebih luas dan pemulangan sandera serta tahanan. Namun, laporan dari fasilitas medis di Gaza menggambarkan pola serangan yang berulang: drone dan tembakan langsung menyasar warga sipil di wilayah yang seharusnya dilindungi oleh kesepakatan damai.

Salah satu insiden tragis melibatkan tiga jurnalis Palestina yang tewas ketika kendaraan mereka diserang di dekat kamp pengungsian baru di kawasan Netzarim, Gaza tengah. Mereka sedang mendokumentasikan aktivitas kemanusiaan yang dikoordinasikan oleh komite pemerintah Mesir. Jarak lokasi—sekitar lima kilometer dari zona kontrol Israel—memunculkan pertanyaan serius mengenai identifikasi target dan proporsionalitas respons militer. Militer Israel menyebut serangan itu menargetkan individu yang diduga mengoperasikan drone ancaman, meskipun tidak ada konfirmasi independen atas klaim tersebut.

Dua remaja berusia 13 tahun tewas dalam kejadian terpisah yang menggambarkan risiko ekstrem bagi anak-anak di zona konflik. Satu korban tewas bersama ayahnya dan seorang pemuda lain akibat serangan drone di Bureij, sementara yang lain ditembak di Bani Suheila saat mencari kayu bakar untuk kebutuhan keluarga. Ibunya menggambarkan anak itu berangkat pagi hari dalam keadaan lapar, hanya ingin membantu memasak. Gambaran-gambaran personal seperti ini memperkuat kritik internasional terhadap dampak operasi militer terhadap penduduk sipil, khususnya anak-anak dan pekerja media.

Sejak gencatan senjata 10 Oktober, lebih dari 470 warga Palestina dilaporkan tewas akibat aksi Israel, dengan puluhan korban terjadi di dekat garis demarkasi yang memisahkan wilayah pendudukan Israel dan kawasan berpenduduk Palestina. Data ini, yang dikompilasi oleh otoritas kesehatan setempat dan dianggap kredibel oleh organisasi internasional, menunjukkan bahwa meskipun fase pertama kesepakatan berhasil memulangkan hampir semua sandera, ketegangan di lapangan tetap tinggi.

Baca juga : Ekstradisi 37 Anggota Kartel: Uji Kedaulatan Meksiko dalam Bayang-Bayang Diplomasi Paksaan AS

Di luar Gaza, ketegangan meluas ke Lebanon selatan. Militer Israel melancarkan serangan udara terhadap lokasi-lokasi yang diklaim sebagai gudang senjata Hizbullah serta jalur penyelundupan di perbatasan Lebanon-Suriah. Serangan ini melukai 19 orang, termasuk jurnalis, dan menewaskan dua orang dalam serangan drone terpisah. Lebanon menyebut tindakan ini sebagai “agresi sistematis” yang melanggar kesepakatan gencatan senjata tahun sebelumnya, yang mewajibkan pelucutan senjata kelompok militan—janji yang menurut Israel belum dipenuhi.

Kejadian-kejadian ini menggarisbawahi paradoks gencatan senjata kontemporer di Timur Tengah: meskipun mekanisme diplomatik berhasil menghentikan pertempuran skala besar, insiden lokal yang mematikan terus menggerogoti kepercayaan dan berpotensi memicu eskalasi baru. Pembatasan akses jurnalis internasional ke Gaza semakin menyulitkan verifikasi independen, sehingga masyarakat global bergantung pada laporan lokal yang sering kali berisiko tinggi. Sementara itu, keluarga sandera yang belum dipulangkan—termasuk satu kasus jenazah yang belum ditemukan—terus menuntut penyelesaian akhir, menambah lapisan kemanusiaan pada konflik yang sudah berlarut-larut.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Ekstradisi 37 Anggota Kartel: Uji Kedaulatan Meksiko dalam Bayang-Bayang Diplomasi Paksaan AS
Next: Musim Dingin Mematikan: Serangan Sistemik Rusia terhadap Infrastruktur Energi Ukraina Mengancam Jutaan Warga Sipil di Tengah Diplomasi yang Rapuh

Related Stories

Ledakan Mematikan di Jalan Raya Pan-Amerika
3 min read

Ledakan Mematikan di Jalan Raya Pan-Amerika: Kekerasan FARC-EMC Mengguncang Kolombia Jelang Pemilu Presiden

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 menit ago 0
Raja Charles III Datang ke Gedung Putih
3 min read

Di Tengah Ketegangan Trans-Atlantik, Raja Charles III Datang ke Gedung Putih: Simbol Diplomasi Halus di Era Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 32 menit ago 0
Kontroversi Mendalam di Balik Dakwaan Federal
3 min read

Kontroversi Mendalam di Balik Dakwaan Federal: Apakah SPLC Menciptakan Ekstremisme yang Dinyatakan Diperanginya?

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rem Mendadak di Jalinsum: Kecelakaan Fatal di Kabupaten Dharmasraya dan Problem Sistemik Keselamatan Jalan
  2. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  3. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  4. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  5. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Ledakan Mematikan di Jalan Raya Pan-Amerika: Kekerasan FARC-EMC Mengguncang Kolombia Jelang Pemilu Presiden
  • Tabrakan Maut di Bekasi Timur: Gerbong Wanita KRL Hancur Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek, Korban Terjebak dan Evakuasi Berjalan Lambat
  • Di Tengah Ketegangan Trans-Atlantik, Raja Charles III Datang ke Gedung Putih: Simbol Diplomasi Halus di Era Trump
  • Modus Pemerasan Berkedok Mutasi ASN: Surat Palsu Mengatasnamakan BKPSDM Menghebohkan Dunia Pendidikan Subulussalam
  • PT Laot Bangko Wujudkan Komitmen Plasma Sawit Pertama di Subulussalam, Dorong Kesejahteraan Masyarakat Lokal
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.