Skip to content
24/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Diplomasi di Ujung Jurang: Perundingan Nuklir Iran-AS di Oman Menguji Batas Kesabaran dan Kompromi

Diplomasi di Ujung Jurang: Perundingan Nuklir Iran-AS di Oman Menguji Batas Kesabaran dan Kompromi

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Perundingan Nuklir Iran-AS di Oman Menguji Batas Kesabaran dan Kompromi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Dubai, United Arab Emirates — Perundingan tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat dijadwalkan berlangsung Jumat ini di Muscat, Oman, menandai upaya diplomatik terbaru untuk meredam ketegangan yang semakin memanas di Timur Tengah. Langkah ini muncul setelah Teheran berhasil memindahkan lokasi dari rencana awal di Turki, dengan agenda yang diklaim Iran terbatas pada program nuklir dan pencabutan sanksi.

Oman kembali memainkan peran sebagai mediator netral, seperti pada beberapa putaran sebelumnya di tahun 2025, ketika diskusi serupa sempat menghasilkan kerangka awal namun terhenti akibat eskalasi militer. Pemindahan venue ini mencerminkan strategi Iran untuk menjaga format bilateral ketat, menghindari keterlibatan negara-negara Arab lain yang diduga akan memperluas pembahasan ke isu rudal balistik dan jaringan proksi regional—topik yang justru menjadi prioritas Washington.

Dari sisi Teheran, sinyal pembukaan dialog ini pertama kali diungkapkan Presiden Masoud Pezeshkian, yang menyebut instruksi kepada Menteri Luar Negeri untuk mengejar perundingan “adil dan setara” dengan syarat tidak ada ancaman atau ekspektasi tidak realistis. Langkah ini mendapat dukungan implisit dari Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, meskipun sebelumnya ia kerap menolak negosiasi langsung dengan AS. Keputusan ini tampaknya dipengaruhi oleh tekanan ekonomi internal pasca-protes besar-besaran akhir 2025, serta keinginan menghindari konfrontasi militer lebih lanjut setelah serangan udara Israel tahun lalu yang melemahkan pertahanan Iran.

Di pihak Amerika Serikat, pemerintahan Donald Trump menegaskan bahwa perundingan bermakna harus mencakup lebih dari sekadar isu nuklir. Menteri Luar Negeri Marco Rubio menekankan perlunya membahas program rudal balistik Iran, dukungan terhadap kelompok bersenjata di kawasan, serta catatan hak asasi manusia dalam negeri. Pendekatan ini sejalan dengan doktrin “tekanan maksimum” yang dipertahankan, di mana ancaman penggunaan kekuatan militer tetap menjadi kartu truf untuk memaksa kesepakatan komprehensif.

Insiden terkini—seperti penembakan drone Iran oleh jet tempur AS di dekat kapal induk dan upaya kapal cepat Garda Revolusi menghalangi kapal berbendera AS di Selat Hormuz—menambah kerumitan. Meski kedua pihak belum secara resmi mengakui insiden tersebut sebagai penghalang, kejadian itu menggarisbawahi risiko eskalasi yang masih mengintai.

Baca juga : Diplomasi di Tengah Bom Cluster: Moskow dan Kyiv Bertemu Lagi di Abu Dhabi

Secara geopolitik, perundingan ini tidak hanya menyangkut masa depan program nuklir Iran—yang diklaim damai namun semakin mendekati ambang kemampuan senjata—tetapi juga keseimbangan kekuatan di kawasan. Negara-negara Teluk, terutama Arab Saudi, telah menyatakan bahwa pengembangan senjata nuklir oleh Iran akan memicu reaksi berantai, termasuk kemungkinan program serupa di negara tetangga. Turki, Qatar, Mesir, dan Pakistan turut berperan dalam mediasi, menunjukkan bahwa upaya ini merupakan inisiatif kolektif regional untuk mencegah perang terbuka.

Meski harapan tetap ada, jurang perbedaan masih lebar. Iran bersikeras pada pendekatan bertahap yang fokus pada pencabutan sanksi sebagai imbalan pembatasan pengayaan uranium, sementara AS menuntut verifikasi ketat dan pembatasan permanen terhadap kapabilitas strategis Teheran. Keberhasilan atau kegagalan pertemuan Jumat ini dapat menentukan apakah diplomasi masih memiliki ruang, atau apakah kawasan ini akan kembali memasuki siklus konfrontasi yang lebih berbahaya.

Perkembangan ini menggarisbawahi realitas diplomasi kontemporer: di tengah saling curiga dan kepentingan yang saling bertabrakan, Oman sekali lagi menjadi panggung di mana harapan damai diuji oleh realitas kekuatan dan ketidakpercayaan mendalam.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Diplomasi di Tengah Bom Cluster: Moskow dan Kyiv Bertemu Lagi di Abu Dhabi
Next: Akhir Era Pengendalian Nuklir: Dunia Memasuki Babak Perlombaan Senjata Tanpa Batas

Related Stories

Petugas ICE di Bandara
2 min read

Petugas ICE di Bandara: “Bantuan” yang Mengundang Kontroversi di Tengah Krisis Shutdown

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Bisakah Diplomasi Rahasia Akhiri Perang Minyak di Timur Tengah
3 min read

Trump Beri Iran “Waktu Tambahan” 5 Hari: Bisakah Diplomasi Rahasia Akhiri Perang Minyak di Timur Tengah?

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Serangan Arson terhadap Ambulans Layanan Medis Yahudi di London
3 min read

Serangan Arson terhadap Ambulans Layanan Medis Yahudi di London: Kebencian Antisemit yang Mengguncang Komunitas dan Memicu Kekhawatiran Keamanan Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Respons Cepat Polres Melawi Atasi Kebakaran di Jalan Juang Nanga Pinoh, Satu Korban Luka Bakar
  • Gas Bumi untuk Industri: Asaki Desak Prioritas Domestik Agar Keramik Nasional Tak Terpuruk di Tengah Badai Energi dan Impor
  • Lonjakan Trafik Lebaran di Soekarno-Hatta: 1,98 Juta Penumpang Melintas dalam 11 Hari, Siap Hadapi Puncak Arus Balik
  • Gelombang Balik Lebaran 1447 H: ASDP Catat Puncak Pertama di Bakauheni-Merak Hari Ini, Single Tarif Diberlakukan hingga Akhir Pekan
  • Pemerintah Godok Penyesuaian Energi dan Stimulus Ekonomi di Tengah Ancaman Krisis Minyak Global
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.