Skip to content
20/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Diplomasi di Tengah Krisis: Filipina dan China Jajaki Kerja Sama Energi di Laut China Selatan

Diplomasi di Tengah Krisis: Filipina dan China Jajaki Kerja Sama Energi di Laut China Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 3 minutes read
Filipina dan China Jajaki Kerja Sama Energi di Laut China Selatan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Manila – Di tengah tekanan krisis energi global akibat konflik di Timur Tengah, Filipina dan China kembali membuka jalur dialog tingkat tinggi mengenai Laut China Selatan. Kedua negara menjajaki langkah awal kerja sama eksplorasi minyak dan gas, sekaligus membahas upaya menjaga stabilitas pasokan energi dan pupuk bagi perekonomian regional.

Pertemuan tersebut merupakan putaran ke-11 Mekanisme Konsultasi Bilateral (Bilateral Consultation Mechanism/BCM) yang dibentuk pada 2017, dan menjadi pertemuan pertama sejak Januari 2025. Pembicaraan berlangsung di Quanzhou, Provinsi Fujian, China, pada 27–28 Maret 2026, dan digelar secara bersamaan dengan Konsultasi Kementerian Luar Negeri ke-24.

Menurut Kementerian Luar Negeri Filipina, Manila kembali menegaskan posisi prinsipnya, termasuk keprihatinan mendalam atas insiden-insiden di laut yang mengancam keselamatan personel Filipina dan nelayan tradisional. Filipina juga menekankan komitmen terhadap penyelesaian damai, komunikasi yang transparan, serta penghormatan terhadap hukum internasional.

Kedua pihak melakukan pertukaran awal mengenai potensi kerja sama minyak dan gas di wilayah yang diperebutkan. Selain itu, mereka menyoroti pentingnya menjamin akses energi dan pupuk yang stabil, terutama ketika pasokan global terganggu akibat konflik di Timur Tengah.

Langkah ini sangat relevan setelah Presiden Ferdinand Marcos Jr. secara resmi menyatakan keadaan darurat energi nasional beberapa hari sebelumnya. Deklarasi tersebut dikeluarkan menyusul risiko gangguan pasokan minyak yang semakin nyata. Pemerintah Filipina pun aktif mencari diversifikasi sumber impor bahan bakar, termasuk opsi dari China.

Selain isu energi, pembicaraan menyentuh berbagai bidang kerja sama praktis, seperti pengembangan energi terbarukan, sektor pertanian, perdagangan bilateral, serta inisiatif pertukaran antarmasyarakat. Di antaranya adalah kemungkinan penerapan bebas visa dan pembukaan rute penerbangan langsung guna meningkatkan hubungan antarwarga.

Baca juga : Houthi Masuk Arena: Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Ancaman terhadap Jalur Pelayaran Global Meningkat

Filipina menyebutkan bahwa kedua negara terus mencatat kemajuan dalam membangun kepercayaan di laut, termasuk melalui mekanisme komunikasi langsung antara kedua penjaga pantai.

Dalam pernyataan terpisah, Wakil Menteri Luar Negeri China Sun Weidong menekankan perlunya “tindakan konkret” dari Filipina untuk memperbaiki hubungan kedua negara. Konsultasi lanjutan antara para menteri luar negeri direncanakan akan digelar pada akhir tahun ini.

Klaim China atas hampir seluruh Laut China Selatan kerap tumpang tindih dengan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Filipina dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya. Ketegangan di lapangan masih kerap terjadi, dengan Manila kerap melaporkan manuver yang dianggap berbahaya serta penggunaan meriam air yang menghambat misi pengiriman pasokan ke wilayah terdepan.

Pemandangan udara menunjukkan Pulau Thitu yang diduduki Filipina, yang secara lokal dikenal sebagai Pag-asa, di Kepulauan Spratly yang diperebutkan, Laut Cina Selatan, 9 Maret 2023.

Meski Mahkamah Arbitrase Internasional pada 2016 telah memutuskan bahwa klaim historis China tidak memiliki dasar hukum, Beijing tetap menolak mengakui putusan tersebut.

Pertemuan kali ini menjadi diskusi paling komprehensif mengenai hubungan bilateral sejak Maret 2023. Kedua pihak tampak berupaya menyeimbangkan antara pengelolaan perselisihan maritim dengan peluang kerja sama di bidang ekonomi dan energi, di tengah dinamika geopolitik yang semakin rumit.

Analis mencatat bahwa kebutuhan mendesak Filipina terhadap keamanan energi telah menjadi katalisator baru dalam diplomasi kedua negara. Namun, keberhasilan dialog ini sangat bergantung pada kemampuan kedua belah pihak menjaga kepercayaan dan menghindari eskalasi di lapangan.

Pembicaraan ini menunjukkan bahwa meski ketegangan tetap ada, pintu dialog dan kerja sama tetap terbuka demi kepentingan stabilitas regional dan kesejahteraan masyarakat.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Houthi Masuk Arena: Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Ancaman terhadap Jalur Pelayaran Global Meningkat
Next: Gelombang Protes di London: Masyarakat Sipil Bersatu Menghadapi Kebangkitan Politik Sayap Kanan

Related Stories

Serangan Rudal Massal Rusia ke Kyiv

Serangan Rudal Massal Rusia ke Kyiv: Uji Ketahanan Ukraina di Tengah Kekurangan Pertahanan Udara

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Tragedi Mematikan di Bangkok

Tragedi Mematikan di Bangkok: Kobaran Api di Pub Na Ladprao Merenggut 27 Nyawa

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani: Sang Visioner yang Mengubah Qatar Menjadi Kekuatan Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Sinergi Cepat Padamkan Api di Lereng Gunung Ngasem: Pelajaran Berharga di Tengah Musim Kemarau
  • Polres Wonogiri Tegaskan Tak Ada Toleransi terhadap Oknum Pelaku Kekerasan Seksual Anak
  • Spanyol Taklukkan Argentina di Final Dramatis, La Furia Roja Raih Mahkota Piala Dunia 2026
  • Satresnarkoba Padangsidimpuan Gerebek Rumah Pengedar Sabu, 23,84 Gram Narkoba Disita Tengah Malam
  • Sekolah Rakyat Jawa Tengah Siap Beroperasi Penuh Akhir Juli, Fokus Kualitas dan Keselamatan Anak Kurang Mampu
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.