Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Internasional
  • Delhi, Ibu Kota India Tercekik Ketika Tingkat Polusi Udara Mencapai 50 Kali Lipat dari Batas Aman

Delhi, Ibu Kota India Tercekik Ketika Tingkat Polusi Udara Mencapai 50 Kali Lipat dari Batas Aman

Virly Posted on 1 tahun ago 3 min read
Jhon Dalton Saragih Siapa Pun Bupatinya Prioritaskan Pembangunan Raya Sebagai Ibukota
Silahkan bagikan ke media anda ...

New Delhi, ||www.rinews.id|| Pihak berwenang di ibu kota India menutup sekolah-sekolah, menghentikan pembangunan dan melarang truk-truk yang tidak penting memasuki kota pada hari Senin setelah polusi udara melonjak ke tingkat terburuk pada musim ini.

Penduduk New Delhi terbangun karena kabut asap beracun yang tebal menyelimuti kota berpenduduk sekitar 33 juta jiwa itu karena kualitas udara menjadi semakin berbahaya. Menurut SAFAR, badan lingkungan hidup utama di negara tersebut, penyakit ini masuk ke dalam kategori parah. Badan ini mengukur partikel kecil di udara yang dapat masuk jauh ke dalam paru-paru.

Kabut mematikan menutupi monumen dan gedung-gedung tinggi di ibu kota, sehingga jarak pandang sangat rendah sehingga maskapai penerbangan memperingatkan akan adanya penundaan.

#Advestaiment RI_News

Di beberapa wilayah kota, tingkat polusi 50 kali lebih tinggi dari batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia. Prakiraan cuaca mengatakan kualitas udara yang buruk akan terus berlanjut hingga minggu ini. Polusi udara di India utara meningkat setiap tahun, terutama pada musim dingin, karena para petani membakar sisa tanaman di kawasan pertanian. Pembakaran terjadi bersamaan dengan suhu yang lebih dingin, yang memerangkap asap di udara. Asap tersebut kemudian dihembuskan ke kota-kota, dimana emisi kendaraan bermotor menambah polusi. Emisi dari industri dan pembakaran batu bara untuk menghasilkan listrik juga terkait dengan polusi, yang terus meningkat dalam beberapa minggu terakhir.

Mulai Senin, pihak berwenang mulai menerapkan tahap 4 dari rencana aksi respons bertahap, atau GRAP 4, berdasarkan tingkat keparahan polusi udara. Rencana tahap awal sudah ada, dan tahap 4 mencakup pembatasan yang lebih ketat.

Baca juga:Jhon Dalton Saragih: “Siapa Pun Bupatinya Prioritaskan Pembangunan Raya Sebagai Ibukota “.

Kelas untuk semua kelas kecuali 10 dan 12 akan diadakan secara online dan tidak ada truk yang diperbolehkan memasuki kota kecuali yang membawa barang-barang penting. Beberapa kendaraan tua yang menggunakan bahan bakar diesel telah dilarang berada di dalam kota, dan semua kegiatan konstruksi telah dihentikan. Pihak berwenang juga mendesak anak-anak, orang tua dan orang lain yang menderita penyakit kronis atau masalah pernapasan untuk sebisa mungkin menghindari keluar rumah. Selama akhir pekan, para petani di negara bagian tetangga, Uttar Pradesh, membakar ladang mereka, mengeluarkan gumpalan asap abu-abu yang kemungkinan besar terbawa angin ke New Delhi dan daerah terdekat lainnya. Meskipun udaranya beracun, banyak orang di ibu kota tetap melanjutkan rutinitas mereka seperti biasa, termasuk jalan pagi di Taman Lodhi yang dicintai kota ini.

“Setiap orang pasti pernah mengalami sakit tenggorokan,” kata Sanjay Goel, seorang penjaga toko berusia 51 tahun di New Delhi. “Mereka harus melarang pembakaran sisa tanaman… yang ada hanya asap dimana-mana.”

#Advestaiment RI_News

Memburuknya kualitas udara di ibu kota juga memicu kemarahan warga di media sosial. Banyak yang mengeluh sakit kepala dan batuk-batuk, menggambarkan kota ini sebagai “apokaliptik” dan “kamar gas.” Yang lain mendesak para pejabat untuk menyelesaikan krisis kesehatan masyarakat untuk selamanya. Beberapa penelitian memperkirakan lebih dari satu juta orang India meninggal setiap tahun akibat penyakit yang berhubungan dengan polusi.

Pihak berwenang telah melakukan tindakan serupa di masa lalu dan kadang-kadang mengerahkan alat penyiram air dan senjata anti-kabut dalam upaya mengendalikan kabut asap. Namun para pengkritiknya mengatakan perlunya ada solusi jangka panjang yang secara drastis mengurangi polusi itu sendiri, dan bukan tindakan yang bertujuan untuk mengurangi dampaknya setelah polusi tersebut sudah melanda wilayah tersebut.

Pewarta: rahma

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Virly

Administrator

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Jhon Dalton Saragih: “Siapa Pun Bupatinya Prioritaskan Pembangunan Raya Sebagai Ibukota “.
Next: Amin AK Dukung Hidupkan Kembali Inpres Persusuan Nasional Era Soeharto19-11-2024 / KOMISI VI

Related Stories

Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump
3 min read

Bentrokan Protes Imigrasi di Minneapolis: Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan
3 min read

Ketegangan Iran-AS: Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia
3 min read

Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.