RI News. Taipei – Di tengah gelombang disrupsi teknologi yang semakin masif, Cathay Financial Holdings (Cathay FHC) resmi mengumumkan kemitraan strategis jangka panjang dengan OpenAI. Langkah ini menjadikan Cathay FHC sebagai institusi jasa keuangan pertama di Taiwan yang menjalin kerja sama berskala besar dengan pemimpin kecerdasan buatan dunia tersebut.
Kerja sama ini difokuskan untuk memperkuat tiga pilar utama: riset, penerapan, dan tata kelola AI. Melalui kolaborasi ini, Cathay FHC berupaya mentransformasi operasional internal, mempertajam pengambilan keputusan berbasis data, serta meningkatkan kualitas layanan pelanggan di era digital yang serba cepat.
Sebagai bagian awal dari kemitraan, Cathay FHC akan menerapkan ChatGPT Enterprise secara menyeluruh di seluruh anak usahanya. Solusi ini dirancang khusus untuk lingkungan perusahaan dengan standar keamanan tinggi dan kepatuhan regulasi yang ketat, sehingga karyawan dapat memanfaatkan kecerdasan buatan secara aman dalam rutinitas kerja sehari-hari. Implementasi ini tidak hanya mempercepat tugas-tugas administratif, tetapi juga mendorong pengembangan aplikasi AI baru yang lebih inovatif.

“Cathay FHC akan memanfaatkan teknologi dan keahlian teknis OpenAI, serta secara bertahap menghadirkan Agen AI dalam alur kerja yang telah ada. Hal tersebut memperdalam penerapan solusi cerdas dan otomatis untuk berbagai skenario bisnis, serta mendukung transformasi model operasional kami,” ujar Marcus Lopez, Chief Technology Officer Cathay Financial Holdings.
Lebih lanjut, kedua belah pihak akan mengembangkan program pelatihan terstruktur guna meningkatkan kompetensi AI di kalangan karyawan. Tujuannya agar AI tidak hanya menjadi alat, melainkan rekan kerja digital yang mampu meningkatkan produktivitas dan memodernisasi cara kerja di sektor keuangan.
Dari sisi OpenAI, Oliver Jay, Managing Director International, menyambut positif kolaborasi ini. “Cathay FHC memiliki visi yang jelas dalam menghadirkan AI mutakhir di sektor keuangan secara bertanggung jawab dan inovatif. Kami menyambut kerja sama ini untuk menerapkan ChatGPT Enterprise serta membangun solusi yang aman dan memenuhi regulasi sehingga tim Cathay FHC dapat bekerja lebih cepat dan memberikan hasil yang lebih baik bagi pelanggan,” katanya.
Inti dari kolaborasi ini adalah pengembangan lingkungan kerja AI tingkat perusahaan yang mengintegrasikan model bahasa besar OpenAI dengan basis pengetahuan internal Cathay FHC. Platform ini akan menyediakan asisten AI yang skalabel, mampu menangani berbagai tugas kompleks seperti peringkasan dokumen, sintesis data, pembuatan presentasi, penanganan pertanyaan operasional, hingga pembuatan kode berbasis bahasa alami.
Selain penerapan ChatGPT Enterprise, Cathay FHC juga akan memanfaatkan API OpenAI untuk mengembangkan aplikasi custom. Dua inisiatif prioritas awal menargetkan segmen corporate banking dan asuransi, dengan membangun sistem Agen AI yang mampu mengoperasikan banyak agen secara simultan serta sistem pengetahuan khusus industri keuangan.
Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan, memperkuat manajemen risiko, serta meningkatkan transparansi pengambilan keputusan — semuanya tetap berada dalam koridor regulasi yang ketat di industri keuangan Taiwan.

Inti dari kolaborasi ini adalah pengembangan lingkungan kerja AI tingkat perusahaan yang mengintegrasikan model bahasa besar OpenAI dengan basis pengetahuan internal Cathay FHC. Platform ini akan menyediakan asisten AI yang skalabel, mampu menangani berbagai tugas kompleks seperti peringkasan dokumen, sintesis data, pembuatan presentasi, penanganan pertanyaan operasional, hingga pembuatan kode berbasis bahasa alami.
Selain penerapan ChatGPT Enterprise, Cathay FHC juga akan memanfaatkan API OpenAI untuk mengembangkan aplikasi custom. Dua inisiatif prioritas awal menargetkan segmen corporate banking dan asuransi, dengan membangun sistem Agen AI yang mampu mengoperasikan banyak agen secara simultan serta sistem pengetahuan khusus industri keuangan.
Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan, memperkuat manajemen risiko, serta meningkatkan transparansi pengambilan keputusan — semuanya tetap berada dalam koridor regulasi yang ketat di industri keuangan Taiwan.
Pewarta : Vie

