RI News Portal. Semarang – Polda Jawa Tengah memperkuat komitmen menciptakan jalan yang lebih aman menjelang periode arus mudik Lebaran melalui Operasi Keselamatan Candi 2026. Salah satu langkah konkret terlihat pada pelaksanaan inspeksi keselamatan kendaraan atau rampcheck di Rest Area KM 429A Ungaran, Selasa (3/2/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasi Dikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jateng, Kompol Sarwoko, S.H., M.H. Sebanyak sekitar 70 personel gabungan dari Satgas Operasi Keselamatan Candi 2026 terlibat, mencakup unsur lalu lintas, pembinaan masyarakat, kedokteran dan kesehatan (Dokkes), serta propam. Sinergi lintas instansi semakin memperkuat upaya ini, dengan kehadiran tim dari Jasa Raharja serta Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah.
Fokus utama rampcheck kali ini adalah kendaraan angkutan penumpang dan barang yang melintas di jalur tol. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan terhadap kelengkapan administrasi pengemudi dan kendaraan, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta Buku KIR. Tak kalah penting, kondisi teknis kendaraan juga diperiksa secara detail, mulai dari sistem rem, lampu penerangan, kondisi ban, hingga komponen keselamatan lainnya.

Menurut Kompol Sarwoko, langkah preventif ini bertujuan mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas yang sering berujung fatal akibat kendaraan tidak laik jalan. “Kami ingin memastikan setiap kendaraan yang beroperasi benar-benar memenuhi standar keselamatan, sehingga risiko kecelakaan bisa ditekan seminimal mungkin,” ujarnya.
Selain aspek teknis, petugas gabungan juga menyempatkan diri memberikan edukasi langsung kepada pengemudi dan penumpang. Imbauan keselamatan berlalu lintas disampaikan secara intensif, disertai pembagian pamflet serta stiker edukasi. Tak berhenti di situ, tim Bidang Dokkes Polda Jateng turut memberikan layanan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan kondisi tubuh serta pembagian vitamin dan obat-obatan pendukung bagi para pengemudi dan penumpang yang membutuhkan.
Hasil pemeriksaan kali ini membuahkan kabar positif: seluruh kendaraan yang diperiksa dinyatakan laik jalan. Kendaraan yang lolos rampcheck langsung ditempeli stiker tanda kelayakan, sementara para pengemudi menerima apresiasi berupa hadiah kecil dan kenang-kenangan sebagai bentuk penghargaan atas kepatuhan mereka.
Pengalaman positif ini dirasakan langsung oleh salah seorang pengemudi bus pariwisata, Cecep Suherman. Ia mengakui bahwa pemeriksaan independen dari petugas memberikan rasa aman tambahan, meski perusahaan sudah menyiapkan segala kelengkapan. “Ini memberi kepastian ekstra bagi kami pengemudi dan kenyamanan lebih bagi penumpang. Semuanya lengkap, tidak ada yang kurang,” katanya.
Apresiasi serupa datang dari masyarakat pengguna jalan. Sudrajat, anggota rombongan ziarah asal Jakarta Timur yang sedang menuju Kediri, menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan holistik yang diberikan. “Tidak hanya busnya diperiksa, kami penumpang juga dapat layanan kesehatan dan vitamin gratis. Perjalanan jadi terasa lebih aman dan nyaman. Terima kasih atas perhatiannya,” ucapnya.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa rampcheck seperti ini merupakan manifestasi nyata kehadiran Polri bersama mitra dalam melindungi masyarakat pengguna jalan raya. “Operasi Keselamatan Candi 2026 bukan sekadar kegiatan Polri, melainkan kolaborasi lintas sektor. Melalui pendekatan ini, kami harap tingkat kepatuhan terhadap aturan lalu lintas semakin tinggi, dan angka kecelakaan di Jawa Tengah bisa ditekan secara signifikan,” pungkasnya.
Upaya preventif dan edukatif semacam ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk terus menjaga disiplin berlalu lintas, khususnya di masa-masa krusial menjelang hari raya.
Pewarta: Nandang Bramantyo

