Skip to content
13/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Bayang-Bayang Tol di Selat Hormuz: Gencatan Senjata AS-Iran yang Rapuh di Tengah Sengketa Penguasaan Jalur Minyak Global

Bayang-Bayang Tol di Selat Hormuz: Gencatan Senjata AS-Iran yang Rapuh di Tengah Sengketa Penguasaan Jalur Minyak Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Gencatan Senjata AS-Iran yang Rapuh di Tengah Sengketa Penguasaan Jalur Minyak Global
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta, 10 April 2026 — Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan sikap tegas terhadap Teheran, kali ini menyoroti dugaan praktik pemungutan biaya oleh Iran terhadap kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz. Menurut Trump, laporan intelijen menunjukkan Iran mengenakan pungutan atas lalu lintas tanker di jalur strategis tersebut, sebuah langkah yang ia anggap tidak boleh diteruskan.

“Ada laporan bahwa Iran mengenakan biaya kepada kapal-kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz. Sebaiknya mereka tidak melakukan itu dan, jika mereka melakukannya, sebaiknya hentikan sekarang!” tegas Trump dalam pernyataan publiknya baru-baru ini.

Pernyataan ini muncul hanya beberapa hari setelah Trump mengumumkan persetujuan gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran pada Selasa malam (7 April). Dalam kesepakatan tersebut, Iran disebut-sebut telah menyetujui untuk membuka kembali Selat Hormuz, arteri utama pasokan minyak dunia yang sempat terganggu akibat ketegangan berkepanjangan di kawasan Timur Tengah.

Selat Hormuz, yang membentang sepanjang sekitar 21 mil dan menjadi jalur transit hampir 20 persen produksi minyak global, memang kerap menjadi kartu tawar dalam dinamika geopolitik. Analis keamanan internasional menilai, upaya pemungutan biaya oleh Iran—jika benar terjadi—bisa menjadi bentuk leverage ekonomi di tengah tekanan sanksi dan konflik yang masih berlangsung. Namun, langkah ini juga berisiko memperkeruh suasana gencatan senjata yang masih sangat rapuh.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyambut positif momentum diplomasi dengan menyatakan bahwa Teheran siap memulai pembicaraan langsung dengan Amerika Serikat di Islamabad, ibu kota Pakistan, pada Jumat (10 April). Pakistan sendiri berperan sebagai mediator penting dalam mendorong kesepakatan awal ini.

Namun, celah interpretasi antarpihak mulai terlihat jelas. Trump menegaskan bahwa penghentian serangan Israel terhadap target-target di Lebanon tidak termasuk dalam ruang lingkup gencatan senjata dengan Iran, terutama karena keterlibatan kelompok Hizbullah. Di sisi lain, pihak Iran memandang kelanjutan operasi militer Israel di Lebanon sebagai pelanggaran langsung terhadap semangat kesepakatan yang telah dicapai.

Baca juga : Dinkes Kudus Perketat Pengawasan Air dan Higiene SPPG Pasca Insiden E.coli pada Menu MBG

Perbedaan persepsi ini berpotensi menguji ketahanan gencatan senjata dua minggu tersebut. Para pengamat hubungan internasional dari berbagai think tank menyebut bahwa kesepakatan sementara ini lebih mirip “jendela diplomasi” daripada solusi permanen. Isu utama yang kemungkinan akan dibahas di Islamabad mencakup pembukaan penuh Selat Hormuz tanpa hambatan, termasuk soal pungutan, serta upaya de-eskalasi yang lebih luas di kawasan, termasuk isu nuklir Iran dan keamanan pelayaran internasional.

Dari perspektif ekonomi global, gangguan di Selat Hormuz telah mendorong fluktuasi harga minyak yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Pembukaan jalur tersebut secara penuh dan tanpa pungutan diharapkan dapat meredakan tekanan pada pasar energi dunia, terutama bagi negara-negara importir besar di Asia dan Eropa.

Meski demikian, banyak analis memperingatkan bahwa keberhasilan pembicaraan di Islamabad sangat bergantung pada kemauan kedua belah pihak untuk menjembatani perbedaan interpretasi mengenai cakupan gencatan senjata. Satu pihak melihat kesepakatan sebagai langkah menuju normalisasi, sementara pihak lain khawatir kesepakatan ini hanya memberi ruang bagi manuver taktis jangka pendek.

Situasi di lapangan tetap dinamis. Dengan pembicaraan dijadwalkan hanya dalam hitungan hari, dunia internasional kini menanti apakah gencatan senjata ini mampu bertahan melewati ujian pertama berupa sengketa pungutan di Selat Hormuz dan ketegangan di front Lebanon. Keberhasilan atau kegagalan putaran diplomasi ini tidak hanya akan menentukan stabilitas pasokan energi global, tetapi juga masa depan arsitektur keamanan di Timur Tengah pasca-konflik.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Dinkes Kudus Perketat Pengawasan Air dan Higiene SPPG Pasca Insiden E.coli pada Menu MBG
Next: Struk Retribusi “Salah Cetak” di Pantai Baron Gunungkidul: Celah Transparansi yang Menggerus Kepercayaan Wisatawan

Related Stories

Deportasi ke Negara Ketiga

Deportasi ke Negara Ketiga: Celah Hukum Trump yang Mengancam Nyawa Pencari Suaka Iran di Afrika Tengah

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
NATO Menyesuaikan Strategi Pertahanan Eropa di Tengah Berkurangnya Dukungan Militer AS

NATO Menyesuaikan Strategi Pertahanan Eropa di Tengah Berkurangnya Dukungan Militer AS

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Ketegangan Pasca-Gencatan Senjata

Ketegangan Pasca-Gencatan Senjata: Dua Penjaga Perdamaian Malaysia Terluka dalam Serangan di Lebanon Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 24 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Pemerintah Siap Perkuat Efisiensi Anggaran 2027: Prioritas Belanja Produktif dan Perlindungan Sosial yang Lebih Tepat Sasaran
  2. Sugeng Rudianto mengenai Pemerintah Siap Perkuat Efisiensi Anggaran 2027: Prioritas Belanja Produktif dan Perlindungan Sosial yang Lebih Tepat Sasaran
  3. Sammy Sandinata mengenai Prabowo Perkuat Fondasi Ekonomi: Luhut dan Chatib Basri Bertemu di Istana
  4. Adi tanjoeng mengenai Komnas HAM Dalami Tragedi Kembru: 12 Nyawa Melayang, Ribuan Warga Mengungsi di Papua Tengah
  5. Sammy Sandinata mengenai Komnas HAM Dalami Tragedi Kembru: 12 Nyawa Melayang, Ribuan Warga Mengungsi di Papua Tengah

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Semangat Gotong Royong Menggelora: Ribuan Warga Pineleng Dua Kompak Dukung Nicolaus Tangapo di Kampanye Akhir Pilhut
  • Deportasi ke Negara Ketiga: Celah Hukum Trump yang Mengancam Nyawa Pencari Suaka Iran di Afrika Tengah
  • Korpasgat TNI AU Asah Ketangguhan Malam Hari: Latihan Menembak Tingkatkan Kesiapan Tempur Pasukan Arhanud
  • NATO Menyesuaikan Strategi Pertahanan Eropa di Tengah Berkurangnya Dukungan Militer AS
  • Kebakaran Rumah di Depan Pesantren Al Muhlisin Padangsidimpuan: Respons Cepat Damkar Atasi Korsleting Listrik
Copyright © RI News Production | Editor IT by Setiawan Wibisono S.Th | PT. Virnanda Creator Productions .