Skip to content
20/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Banjir Bandang Kembali Menerjang Guci: Pancuran 13 Lenyap, Ikon Wisata Hancur, Kerentanan Lereng Slamet Semakin Nyata

Banjir Bandang Kembali Menerjang Guci: Pancuran 13 Lenyap, Ikon Wisata Hancur, Kerentanan Lereng Slamet Semakin Nyata

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Kerentanan Lereng Slamet Semakin Nyata
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Tegal 24 Januari 2026 – Kawasan wisata alam Guci di Kabupaten Tegal kembali menjadi saksi banjir bandang dahsyat pada Sabtu malam (24/1/2026). Hujan deras yang mengguyur lereng Gunung Slamet selama dua hari berturut-turut memicu aliran air bah besar di Sungai Kaligung, menyapu segala yang dilaluinya dengan kekuatan luar biasa.

Bencana ini menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah ikon utama kawasan wisata. Pancuran 13—sumber air panas alami yang baru saja direvitalisasi—dilaporkan hilang sepenuhnya, terseret arus deras bersama material lumpur, batu, dan kayu dari hulu. Kolam Renang Barokah yang menjadi salah satu daya tarik utama rusak berat hingga nyaris tak berbentuk lagi. Patung naga legendaris yang selama ini menjadi spot foto favorit pengunjung pun lenyap diterjang banjir.

Tak hanya fasilitas wisata, infrastruktur pendukung pun ambruk. Jembatan penghubung utama di kawasan tersebut hancur lebur, memutus akses menuju sejumlah titik populer. Debit air yang melonjak drastis dalam hitungan jam disertai suara gemuruh keras membuat warga setempat membandingkannya dengan longsor besar.

“Air datang tiba-tiba sekali, langsung menghantam semuanya. Suaranya seperti ada yang runtuh dari atas gunung,” cerita seorang warga Desa Guci yang berada di dekat lokasi saat kejadian.

Peristiwa ini bukan yang pertama kali. Baru sebulan lebih sebelumnya, akhir Desember lalu, banjir serupa sudah menerjang kawasan yang sama. Namun, skala banjir kali ini jauh lebih masif, dengan ketinggian air dilaporkan mencapai level ekstrem dan dampak yang lebih luas. Kejadian berulang ini semakin menguatkan sorotan terhadap kerentanan hidrometeorologi di lereng Gunung Slamet.

Para pengamat dan masyarakat setempat menilai, banjir bandang ini bukan sekadar musibah alam biasa, melainkan sinyal kuat perlunya evaluasi mendalam terhadap tata kelola lingkungan di kawasan tersebut. Alih fungsi lahan, degradasi tutupan hutan sebagai penyangga alam, serta sistem mitigasi bencana yang masih lemah menjadi persoalan mendasar yang berulang kali diabaikan. Hilangnya vegetasi di hulu sungai diyakini mempercepat limpasan air dan membawa material destruktif ke bawah.

Baca juga : Banjir Bandang dan Angin Kencang Melanda Purbalingga

“Momentum ini harus dijadikan titik balik. Jika tidak segera direvisi, bukan hanya wisata yang terancam hilang, tapi keselamatan jiwa warga sekitar juga di ujung tanduk,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebut namanya.

Pihak berwenang dan pengelola wisata kini dihadapkan pada tantangan besar: merestorasi infrastruktur sekaligus membangun ketahanan jangka panjang terhadap bencana serupa. Sementara itu, kawasan Guci sementara ditutup untuk umum guna memastikan keselamatan dan memulai proses pendataan kerusakan secara menyeluruh.

Bencana ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keindahan alam lereng Slamet yang selama ini menjadi magnet wisatawan harus dijaga dengan pendekatan yang lebih bijaksana dan berkelanjutan.

Pewarta: Ikhwanudin

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Banjir Bandang dan Angin Kencang Melanda Purbalingga
Next: Pidato Prabowo di Davos 2026: Akademisi Apresiasi Visi Diplomasi yang Berimbang dan Pembangunan Inklusif

Related Stories

Ribuan Jemaah Padati Stadion Trikoyo Klaten Rayakan Idulfitri 1447 H dengan Khusyuk di Bawah Langit Cerah
2 min read

Ribuan Jemaah Padati Stadion Trikoyo Klaten Rayakan Idulfitri 1447 H dengan Khusyuk di Bawah Langit Cerah

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Menjelang Lebaran di Ujung Perbatasan- PLBN Sota Tetap Tenang
2 min read

Menjelang Lebaran di Ujung Perbatasan: PLBN Sota Tetap Tenang, Kewaspadaan Diperkuat Antisipasi Lonjakan Pelintas

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 jam ago 0
Sekretaris Jenderal Kemenhub Tinjau Langsung Ramp Check di Terminal Purabaya
2 min read

Sekretaris Jenderal Kemenhub Tinjau Langsung Ramp Check di Terminal Purabaya: Semua Bus Lebaran Dipastikan Aman dan Layak Jalan

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Polsek Belimbing Hadirkan Penitipan Kendaraan Gratis: Inisiatif Lokal yang Memperkuat Rasa Aman Pemudik di Tengah Arus Mudik Idul Fitri 1447 H
  • Polres Melawi Perketat Pengawasan Destinasi Wisata Jelang Idul Fitri 1447 H
  • Polres Melawi Kawal Khidmat Shalat Idul Fitri Jemaah Muhammadiyah di Tengah Suasana Kemenangan
  • Kementerian Komunikasi dan Digital Apresiasi Langkah Wikimedia dalam Pemenuhan Kewajiban Registrasi Digital
  • KPK Hadirkan Lebaran Bermartabat bagi Tahanan: Shalat Id dan Pertemuan Keluarga di Tengah Penegakan Hukum
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.