Skip to content
05/03/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Abrasi Parah di Pantai Kuta: Tumpukan Sampah Pasca-Bencana Ancam Citra Ikon Wisata Bali

Abrasi Parah di Pantai Kuta: Tumpukan Sampah Pasca-Bencana Ancam Citra Ikon Wisata Bali

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 3 min read
Tumpukan Sampah Pasca-Bencana Ancam Citra Ikon Wisata Bali
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Badung, 17 November 2025 – Pantai Kuta, salah satu landmark pariwisata Bali yang sejak dekade 1970-an dikenal sebagai magnet bagi wisatawan domestik dan internasional berkat pasir putihnya yang halus, panorama matahari terbenam yang mempesona, serta ombak ramah untuk peselancar pemula, kini menghadapi krisis lingkungan serius. Abrasi gelombang tinggi beberapa hari lalu telah meninggalkan jejak kerusakan signifikan, disertai tumpukan sampah yang belum tertangani, mengubah wajah pantai ikonik ini menjadi pemandangan yang memprihatinkan.

Pantauan langsung di lapangan menunjukkan bahwa garis pantai Kuta dipenuhi puing-puing abrasi bercampur sampah organik dan anorganik, mulai dari plastik, kayu apung, hingga limbah rumah tangga yang terbawa arus. Kondisi ini tidak hanya mengurangi estetika alamiah pantai, tetapi juga menimbulkan risiko kesehatan dan lingkungan jangka panjang. Fasilitas wisata yang biasanya lengkap—termasuk warung makan, penyewaan papan selancar, dan area istirahat—kini terancam terganggu oleh dampak pasca-abrasi ini.

Seorang pedagang lokal yang telah berjualan di kawasan tersebut selama puluhan tahun menggambarkan abrasi kali ini sebagai yang paling parah dalam ingatannya. “Ini yang terburuk sejak saya mulai berdagang di sini. Sampah menumpuk di mana-mana, terutama di pasir, padahal kami para pedagang rutin membersihkan area dagang kami sendiri setiap hari. Sebelum pulang, semua sampah dikumpulkan dulu untuk dibuang dengan benar,” katanya kepada tim lapangan, sambil memilih anonim untuk menghindari potensi konflik.

Pengamatan ini diperkuat oleh pengunjung setia, Aditya, yang ditemui pada Sabtu, 15 November 2025, saat melintas di dekat salah satu tumpukan sampah di wilayah Kuta, Kabupaten Badung. “Kondisi ini benar-benar mengganggu pandangan, apalagi saat berjalan di tepi pantai. Sebagai pengunjung, saya merasa tidak nyaman melihat objek wisata sekelas Kuta seperti ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa selain visual yang rusak, tumpukan sampah tersebut mulai memancarkan bau tidak sedap, terutama di bawah terik matahari siang. “Ini bisa merusak citra pantai secara keseluruhan, terutama bagi wisatawan mancanegara yang datang untuk menikmati keindahan alam. Jika dibiarkan, dampaknya akan lebih luas,” tegas Aditya.

Dari perspektif akademis, fenomena ini mencerminkan interaksi kompleks antara perubahan iklim, pengelolaan limbah pesisir, dan tekanan antropogenik di destinasi wisata massal. Studi lingkungan pesisir di Bali menunjukkan bahwa abrasi di Kuta bukanlah kejadian isolasi; faktor seperti naiknya permukaan air laut, hilangnya vegetasi penahan (seperti mangrove di wilayah sekitar), dan aliran sampah dari sungai-sungai hulu memperburuk situasi. Tumpukan sampah pasca-abrasi tidak hanya estetis, tetapi juga ekologis: polutan mikroplastik dapat masuk rantai makanan laut, mengancam biota pantai dan kesehatan manusia.

Baca juga : Dominasi Porami FC di Turnamen Batu Jung: Studi Kasus Sportivitas dan Kohesi Tim Lokal

Para pedagang dan pengunjung secara kolektif menyuarakan harapan agar otoritas terkait—termasuk pemerintah daerah dan instansi lingkungan—segera mengambil tindakan konkret. Upaya penanganan jangka pendek, seperti pengerahan tim pembersihan massal dan pengangkutan sampah, dianggap mendesak untuk memulihkan daya tarik pantai. Sementara itu, strategi jangka panjang seperti restorasi garis pantai melalui penanaman vegetasi tahan abrasi, peningkatan sistem pengelolaan sampah terintegrasi, dan edukasi masyarakat tentang pencegahan limbah, menjadi kunci untuk mencegah rekurensi.

Situasi di Pantai Kuta saat ini menjadi pengingat bahwa keindahan alam yang menjadi andalan pariwisata Bali rentan terhadap kelalaian pengelolaan. Tanpa intervensi cepat dan berkelanjutan, ikon wisata yang telah menarik jutaan pengunjung sejak era 1970-an ini berisiko kehilangan pesonanya, dengan implikasi ekonomi bagi ribuan pelaku usaha lokal. Pemantauan berkelanjutan diperlukan untuk memastikan pemulihan yang holistik.

Pewarta : Kade NAL

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Dominasi Porami FC di Turnamen Batu Jung: Studi Kasus Sportivitas dan Kohesi Tim Lokal
Next: Temuan Kualitas Rendah pada Proyek Jalan Bulukerto-Poncol Senilai Rp5,9 Miliar di Wonogiri: Ketidaksesuaian Spesifikasi dan Implikasi Jangka Panjang

Related Stories

Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby
2 min read

Silaturahmi Ramadhan: Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby

Jurnalis RI News Portal Posted on 11 jam ago 0
KPPG Palembang Ancam Hentikan Sementara Operasi Puluhan Dapur MBG yang Telat Urus Sertifikasi Higienis
2 min read

KPPG Palembang Ancam Hentikan Sementara Operasi Puluhan Dapur MBG yang Telat Urus Sertifikasi Higienis

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Menggelontorkan
2 min read

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya Menggelontorkan Rp8,8 Miliar untuk Pulihkan Harapan Warga Pascabencana Banjir Bandang

Jurnalis RI News Portal Posted on 24 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Polres Melawi Gencar Sosialisasikan Peluang Karier Polri 2026 kepada Generasi Muda di Pedalaman Kalbar
  • Kapolres Melawi Turun Langsung ke Ladang: Panen Jagung Hibrida Sukses Meski Cuaca Menantang
  • Silaturahmi Ramadhan: Paguyuban Paseduluran Saklawase Trenggalek Gelar Temu Kangen dan Bukber Hangat di Cafe Ruby
  • Polres Wonogiri Gerebek Transaksi Malam: Pengedar Sabu dan Ratusan Pil Tramadol-Trihexyphenidyl Diamankan
  • Dua Gelombang Mudik Lebaran 1447 H: Tantangan Distribusi Pergerakan dan Urgensi Perencanaan Matang di Jawa Tengah
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.