Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Pedagang Kaki Lima Wonosari Tolak Relokasi ke Pasar Besole Baleharjo

Pedagang Kaki Lima Wonosari Tolak Relokasi ke Pasar Besole Baleharjo

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Pedagang Kaki Lima Wonosari Tolak Relokasi ke Pasar Besole Baleharjo
Silahkan bagikan ke media anda ...

“Kebijakan relokasi pedagang kaki lima (PKL) perlu mempertimbangkan aspek sosiokultural yang berhubungan dengan kehidupan sosial masyarakat. “Pedagang kaki lima bukan hanya sekadar aktor ekonomi, tetapi mereka juga bagian integral dari struktur sosial di suatu wilayah. Relokasi tanpa memperhitungkan interaksi sosial yang telah terbentuk, terutama di area dengan tingkat keramaian tinggi seperti alun-alun Wonosari, berpotensi merusak keseimbangan sosial yang telah ada” – Dr. Rina Suryani, pakar sosiologi ekonomi dari Universitas Indonesia

RI News Portal. Wonosari, Gunungkidul — Penolakan terhadap kebijakan relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sekitar alun-alun Wonosari, Gunungkidul, kembali mencuat. Koordinator Paguyuban Pedagang, Sugianto, menyatakan penolakan tersebut dalam sebuah pernyataan pada Rabu (07/05/2025). Menurut Sugianto, para pedagang sangat kecewa dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul yang berencana memindahkan mereka ke Pasar Besole di Baleharjo.

“Kami sangat prihatin sekali tau-tau kami disuruh pindah ke Baleharjo, padahal kami tahu sendiri kalau di Besole itu sangat tidak efektif untuk berjualan,” ujar Sugianto dengan nada kecewa. Ia menilai bahwa lokasi Pasar Besole tidak strategis dan tidak memiliki potensi yang sama dengan kawasan alun-alun Wonosari yang menjadi pusat keramaian.

Menurut Sugianto, alun-alun Wonosari merupakan lokasi yang sangat strategis karena memiliki tingkat kunjungan yang tinggi dari masyarakat yang datang ke pusat kota. Oleh karena itu, para pedagang merasa bahwa keberadaan mereka di sana sudah mendukung keberhasilan usaha mereka. “Benar pemerintah memberikan fasilitas tempat di Baleharjo, namun bagi kami sangat tidak mungkin untuk berjualan di sana,” imbuhnya.

Sugianto juga menegaskan bahwa kebijakan relokasi ini berpotensi merugikan para pedagang yang telah lama berjualan di sekitar alun-alun. “Dengan kebijakan pemerintah saat ini, pedagang akan kehilangan pelanggan yang sudah bertahun-tahun dirintis,” lanjutnya. Ia bahkan menambahkan bahwa jika kebijakan ini tetap dilanjutkan, maka akan ada dampak negatif yang serius terhadap keberlangsungan usaha mereka. “Kami PKL seperti dibuat ‘stroke mati’ secara pelan-pelan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah merencanakan untuk merelokasi ratusan PKL yang beroperasi di sekitar alun-alun Wonosari ke tiga lokasi berbeda yang telah disiapkan, dengan Pasar Besole di Baleharjo akhirnya dipilih sebagai tempat relokasi utama. Meskipun pemerintah telah melakukan sosialisasi mengenai kebijakan ini, penolakan dari pedagang tetap keras terdengar.

Baca juga : Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus, Dugaan Pelecehan oleh Eks Rektor Universitas Pancasila

Paguyuban PKL menuntut agar pemerintah melakukan kajian ulang terhadap kebijakan ini, mengingat dampaknya terhadap perekonomian pedagang yang bergantung pada lokasi strategis alun-alun Wonosari. Para pedagang berharap ada solusi yang lebih baik agar mereka bisa tetap berjualan tanpa harus kehilangan akses pasar yang telah terbangun selama bertahun-tahun.

Kebijakan relokasi ini juga menjadi sorotan berbagai pihak, mengingat potensi dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan, baik bagi pedagang maupun masyarakat yang terbiasa mengunjungi kawasan alun-alun Wonosari. Pemerintah daerah diharapkan bisa memberikan perhatian lebih terhadap keluhan para pedagang agar tercipta kebijakan yang lebih bijaksana dan tidak merugikan pihak manapun.

Pewarta : Lee Ano

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus, Dugaan Pelecehan oleh Eks Rektor Universitas Pancasila
Next: Perbaikan Irigasi Jadi Kunci Peningkatan Produksi Padi di Kalimantan Utara

Related Stories

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja: Mandailing Natal Inisiasi Bursa Kerja Perdana 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Mitigasi Keracunan MBG

Mitigasi Keracunan MBG, Pemkab Klaten Petakan Langkah Pengawasan Terpadu di Tingkat Kecamatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Revitalisasi Swakelola Irigasi Pedesaan

Revitalisasi Swakelola Irigasi Pedesaan: Mengurai Potensi Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Desa Jatipurwo

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by