Skip to content
21/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • Masyarakat Jawa Singapura: Sejarah, Budaya, dan Kehidupan Sehari-Hari

Masyarakat Jawa Singapura: Sejarah, Budaya, dan Kehidupan Sehari-Hari

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 min read
Masyarakat Jawa Singapura
Silahkan bagikan ke media anda ...

Ri News Portal. Semarang, Masyarakat Jawa di Singapura adalah salah satu kelompok etnis yang memiliki peranan penting dalam membentuk budaya dan dinamika sosial di negara tersebut. Kedatangan masyarakat Jawa ke Singapura dimulai sejak abad ke-19, ketika banyak orang Jawa yang datang sebagai buruh atau pedagang yang bekerja di pelabuhan Singapura. Seiring berjalannya waktu, mereka mulai menetap dan berbaur dengan komunitas lokal lainnya.

Pada awalnya, masyarakat Jawa di Singapura umumnya bekerja di sektor-sektor seperti pertanian, konstruksi, dan perdagangan. Namun, seiring dengan modernisasi, mereka pun mulai terlibat dalam berbagai bidang lain, seperti pendidikan, pemerintahan, dan seni. Walaupun telah banyak mengalami proses asimilasi budaya, masyarakat Jawa Singapura masih memegang erat tradisi dan adat istiadat mereka, seperti penggunaan bahasa Jawa, perayaan hari-hari besar Jawa, dan pelestarian kuliner khas Jawa.

#Advestaiment RI_News

Di sisi sosial, masyarakat Jawa di Singapura dikenal sebagai kelompok yang sangat menjaga kekeluargaan dan kerukunan antar sesama. Banyak dari mereka yang membentuk komunitas yang saling mendukung, baik dalam hal ekonomi, sosial, maupun budaya. Mereka juga aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan, dengan mayoritas beragama Islam, mengikuti ajaran Islam yang telah lama menjadi bagian integral dari kehidupan mereka di tanah Jawa.

Aspek Budaya dan Tradisi Jawa Singapura

Meskipun hidup di tengah masyarakat multietnis, masyarakat Jawa di Singapura tetap mempertahankan banyak aspek budaya mereka. Beberapa tradisi penting yang masih hidup, antara lain:

1. Bahasa Jawa: Meskipun bahasa Melayu adalah bahasa utama yang digunakan di Singapura, banyak masyarakat Jawa yang masih mempertahankan bahasa Jawa, terutama dalam keluarga dan komunitas mereka.

2. Kuliner: Makanan tradisional Jawa seperti nasi liwet, sate, tempe, dan gado-gado masih sering ditemukan dalam perayaan atau acara komunitas.

Baca juga : Ngawi Ikut Panen Raya Padi Serentak di Seluruh Indonesia Via Zoom

3. Upacara dan Perayaan: Masyarakat Jawa juga merayakan perayaan seperti Sekaten, Slametan, dan berbagai tradisi keagamaan yang memperkaya warna budaya di Singapura.

4. Kesenian: Kesenian tradisional Jawa seperti gamelan, wayang kulit, dan tari-tarian Jawa tetap dilestarikan dalam beberapa komunitas, meskipun jumlah penggemarnya tidak sebanyak dulu.

Peran dalam Masyarakat Singapura

Masyarakat Jawa Singapura, meskipun minoritas, memiliki kontribusi yang signifikan dalam perkembangan ekonomi dan budaya negara tersebut. Mereka seringkali menjadi bagian dari sektor-sektor pekerja yang penting dan memiliki pengaruh dalam menjaga keragaman budaya. Selain itu, mereka juga aktif dalam berpartisipasi dalam kegiatan sosial, budaya, dan keagamaan yang mendukung keharmonisan antar kelompok etnis di Singapura.

#Advestaiment RI_News

Melansir dari geografi.my, Tahukah anda bahawa masyarakat Jawa telah menjadi sebahagian daripada Singapura sejak abad ke-14? Masyarakat Jawa berhijrah ke Singapura dalam beberapa gelombang. Ia bermula sejak zaman Majapahit apabila Singapura (dahulunya dikenali sebagai Tumasik) menjadi sebahagian daripada kerajaan tersebut. Pada era kolonial British, penghijrahan besar-besaran berlaku, terutama sebagai tenaga buruh dalam sektor perladangan dan pelabuhan.

Menurut census 2010, terdapat 88,646 orang berketurunan Jawa di Singapura dan menurut Joshuareport.org jumlah warganegara Singapura beretnik Jawa pada hari ini adalah 95,000 jiwa. Walaupun kebanyakan mereka telah berasimilasi dengan budaya Melayu, masih ramai yang mengekalkan tradisi Jawa seperti pencak silat, gamelan, serta makanan tradisional seperti nasi ambeng dan tempe.

Beberapa individu berketurunan Jawa memainkan peranan penting dalam mengekalkan budaya mereka, antaranya Suryakencana Omar, yang aktif dalam komuniti Javanese Association of Singapore (JAS). Selain itu, legenda Puteri Radin Mas Ayu, seorang puteri Jawa yang makamnya terletak di Telok Blangah, menjadi simbol kuat hubungan sejarah antara Jawa dan Singapura.

Warisan budaya ini membuktikan bahawa masyarakat Jawa kekal sebagai bahagian penting daripada kepelbagaian budaya di Singapura.

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...
Tags: Etnis Jawa Singapura

Post navigation

Previous: Ngawi Ikut Panen Raya Padi Serentak di Seluruh Indonesia Via Zoom
Next: Tom Cruise Bergelantungan di Pesawat; Trailer ‘Mission Impossible-The Final Reckoning’

Related Stories

Gotong Royong Budaya- Fadli Zon Ajak Pegiat Sunda Manfaatkan Kementerian sebagai Instrumen Bersama
3 min read

Gotong Royong Budaya: Fadli Zon Ajak Pegiat Sunda Manfaatkan Kementerian sebagai Instrumen Bersama

Jurnalis RI News Portal Posted on 24 jam ago 0
Meneguhkan Keris sebagai Simbol Jati Diri Bangsa di Tengah Arus Modernisasi
2 min read

Kirab Pusaka di Borobudur: Meneguhkan Keris sebagai Simbol Jati Diri Bangsa di Tengah Arus Modernisasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Komitmen Nyata Polres Melawi Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
2 min read

Polisi di Ladang Jagung: Komitmen Nyata Polres Melawi Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Respons Sigap Polres Mitra Redam Konflik Antar Kelompok di Belang: Masyarakat Akui Keamanan Kembali Terjaga
  • Prajurit Kodim 0730/Gunungkidul Dibekali “Hukum sebagai Panglima” di Tengah Era Digital
  • Kecelakaan Beruntun di Pantura Pemalang: Truk Trailer Pengangkut Pakan Ayam Tabrak Truk Colt Diesel Saat Hendak Masuk SPBU
  • Damai di Tengah Hutan: Bhabinkamtibmas Padangsidimpuan Selesaikan Dugaan Pencurian Kayu Lewat Mediasi Kekeluargaan
  • Berantas Narkoba hingga ke Pelosok Desa: Polres Tapsel Ungkap Jaringan Sabu di Warung Doorsmeer Paluta
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.