RI News. Lampung Timur, Kamis 29 Oktober 2026 – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Lampung Timur diwarnai kegiatan yang mempertemukan lintas organisasi kepemudaan. Bertajuk Nyeruit Bersama Pemuda Lampung Timur, acara berlangsung di Rumah Makan Ayu Seruit, Kecamatan Pekalongan, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan ini diikuti empat organisasi, yaitu Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Pemuda Pancasila, Laskar Merah Putih (LMP), dan Pemuda Muhammadiyah. Ketua Markas Cabang LMP Lampung Timur, Amir Faisol, S.H., menyebut acara ini sebagai ruang silaturahmi untuk memperkuat kebersamaan. Menurutnya, forum ini juga menjadi sarana menyatukan komitmen pemuda dalam berkontribusi bagi pembangunan daerah demi terwujudnya Lampung Timur yang makmur dan lestari.
Sejumlah unsur pemerintah dan mitra daerah turut hadir. Mereka adalah Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Timur Maman Permana, Ketua PWI Lampung Timur Muklis, Camat Pekalongan Miswanto, dan perwakilan Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Olahraga. Jajaran Ansor, Banser, Pemuda Pancasila, LMP, dan Pemuda Muhammadiyah juga hadir.

Pemuda dan Visi Indonesia Emas 2045
Ketua PC GP Ansor Lampung Timur, H.M. Muslih, memandang momentum ini sebagai cerminan kepedulian generasi muda terhadap bangsa. Ia berharap kegiatan tersebut membuktikan bahwa pemuda yang peduli pada negara masih banyak di daerah ini.
Menurut Muslih, pertemuan itu bukan sekadar ajang berkumpul. Ia melihatnya sebagai tanda kesiapan organisasi kepemudaan untuk bergerak bersama mendukung pembangunan kabupaten. Ia menilai pemuda memegang peran strategis dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, terlebih di tengah perkembangan zaman dan digitalisasi yang menuntut kemampuan serta kreativitas generasi muda.
“Menuju Indonesia Emas tanpa pemuda adalah hal yang sangat berat dan sulit diwujudkan,” kata Muslih. Ia pun meminta pemerintah daerah melibatkan pemuda dalam berbagai agenda pembangunan. Pertemuan sederhana ini, menurutnya, diharapkan menjadi awal kegiatan kolaboratif yang lebih besar dan tertata.
Seruan Edukasi Antinarkoba hingga Tingkat Desa
Ketua MPC Pemuda Pancasila Lampung Timur, Hevzon, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba hingga ke tingkat desa. Upaya pencegahan, katanya, harus melibatkan banyak pihak, mulai dari organisasi kepemudaan dan tokoh masyarakat hingga aparat penegak hukum.
Hevzon mengusulkan agar BNN dan aparat penegak hukum menggelar sosialisasi di desa-desa dengan menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Ia juga meminta pemerintah daerah meningkatkan pembinaan dan pemberdayaan organisasi kemasyarakatan serta kepemudaan. “Kami memiliki kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan siap berkontribusi,” ujarnya.
Pemuda Mengetuk Pintu Dialog Pembangunan
Amir Faisol menimpali bahwa kemajuan daerah tidak dapat dipisahkan dari keterlibatan generasi muda. Ia menyebut organisasi kepemudaan membutuhkan ruang partisipasi sekaligus pembinaan berkelanjutan agar kontribusinya nyata. “Minimal kami diajak berdiskusi dan bertukar pikiran terkait konsep pembangunan,” ucapnya.
Amir juga menegaskan komitmen organisasi yang hadir untuk mendukung pencegahan narkoba. Menurutnya, pemuda harus menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas penyalahgunaan narkotika.
Dari sisi lain, Ketua Pemuda Muhammadiyah Lampung Timur, Sepri Nur Wahidin, mengingatkan bahwa Hari Sumpah Pemuda perlu dimaknai sebagai pengingat untuk menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan memperbesar kontribusi bagi masyarakat. Ia berpendapat perbedaan latar belakang organisasi bukan penghalang kebersamaan, melainkan kekuatan untuk melahirkan gagasan positif.
Sepri berharap sinergi antarorganisasi tidak berhenti pada silaturahmi, tetapi berlanjut menjadi aksi nyata di bidang sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ia juga meminta pemerintah daerah membuka ruang partisipasi aktif bagi pemuda dalam pembangunan Lampung Timur yang makmur dan lestari.
Tumpeng dan Dua Hari Jadi
Di tengah acara, peserta memotong tumpeng sebagai simbol kebersamaan sekaligus peringatan Hari Sumpah Pemuda. Momentum itu juga dirangkaikan dengan hari ulang tahun ke-67 Pemuda Pancasila dan ke-26 Laskar Merah Putih.
Lewat kegiatan ini, para pemuda berharap terjalin komunikasi dan sinergi yang lebih erat antara organisasi kepemudaan, pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya. Kebersamaan tersebut diharapkan menjadi langkah nyata memperkuat peran generasi muda dalam menjaga persatuan, mencegah penyalahgunaan narkoba, dan mendukung pembangunan Lampung Timur.
Pewarta: Lii
Tagline: #SumpahPemuda2026, #NyeruitBersama, #PemudaLampungTimur, #LampungTimurMakmurLestari, #IndonesiaEmas2045, #PemudaAntiNarkoba, #SinergiKepemudaan, #PersatuanPemuda,

