RI News. Melawi, 1 September 2026 — Dalam kurun dinamika krisis lingkungan akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang menyelimuti wilayah Kalimantan Barat, sebuah aksi responsif berdimensi empati ditunjukkan oleh personel Kepolisian Wanita (Polwan) Polres Melawi. Di tengah paparan kabut asap tebal yang menurunkan kualitas udara serta membatasi jarak pandang, Brigpol Theresia Monikawati, S.H., anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Melawi, mengintegrasikan tugas rutin pengaturan arus lalu lintas (strong point) pagi hari dengan pembagian masker kesehatan secara gratis kepada para pengendara. Pengabdian kontekstual ini dihadirkan persis pada momentum peringatan Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita Republik Indonesia sebagai wujud konkret pendekatan pelayanan institusi kepolisian yang berbasis humanisme dan kepedulian masyarakat.
Aksi lapangan tersebut menampilkan dinamika peran kepolisian yang tidak sekadar berorientasi pada aspek penegakan hukum dan kebiasaan ketertiban fisik lalu lintas. Dengan tetap mengenakan seragam dinas lengkap di tengah tugas pengaturan jalan, Brigadir Theresia menyempatkan diri mendatangi para pengendara sepeda motor maupun mobil. Senyum, sapaan ramah, serta interaksi humanis yang terjalin menjadi instrumen komunikasi publik yang efektif untuk menumbuhkan rasa aman sekaligus membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya perlindungan kesehatan diri di ruang publik.
Perspektif pengabdian ini menegaskan transformasi peran aparat penegak hukum yang adaptif terhadap situasi darurat ekologis. Bagi Brigpol Theresia, substansi tugas kepolisian di lapangan melepaskan diri dari sekadar kepatuhan regulasi teknis. Kehadiran Polri di tengah masyarakat menuntut kepekaan terhadap ancaman langsung yang dihadapi warga, termasuk risiko gangguan kesehatan respiratorik akibat penurunan kualitas udara yang ekstrem.
“Di tengah kondisi kabut asap seperti saat ini, kami mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat,” ungkap Brigpol Theresia di sela-sela kegiatannya.

Pembagian masker medis tersebut merefleksikan makna mendalam atas peringatan 78 tahun kiprah Polwan di Indonesia. Aktualisasi semangat pengabdian Polwan tidak lagi teoretis, melainkan diejawantahkan melalui tindakan taktis yang langsung menyentuh kebutuhan vital masyarakat terdampak. Krisis asap Karhutla secara langsung mengancam keselamatan fisik dan kenyamanan pengemudi akibat penurunan jarak pandang (visibility). Oleh karena itu, selain proteksi kesehatan melalui masker, edukasi keselamatan berkendara turut disuarakan.
Dalam kesempatan interaktif tersebut, imbauan defensif diberikan kepada masyarakat pengguna jalan: mengimbau pengemudi untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, mengendalikan serta mengurangi kecepatan kendaraan, menjaga jarak aman antar-kendaraan, dan menyalakan lampu utama sebagai penanda presensi di tengah pekatnya asap. Respon masyarakat terhadap inisiatif ini sangat positif. Meski bantuan fisik berupa masker tampak sederhana, dalam konteks krisis kualitas udara, intervensi kepedulian ini memberikan dampak psikologis serta perlindungan riil yang sangat berarti bagi warga yang diwajibkan tetap beraktivitas di luar ruangan.
Dari tinjauan sosiologis hukum, aksi ini mempertegas evolusi sosok Polwan sebagai elemen pelindung, pengayom, sekaligus mitra masyarakat yang memiliki sensitivitas ekologis. Peringatan Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita Republik Indonesia menjadi tonggak pengingat bahwa dedikasi institusional dapat ditransformasikan ke dalam beragam bentuk aksi nyata—dari pengaturan ketertiban lalu lintas hingga responsivitas bencana lingkungan.
Sebagai langkah preventif jangka panjang, Satlantas Polres Melawi juga menyerukan edukasi kolektif kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mencegah potensi Karhutla. Masyarakat diimbau keras untuk tidak membuka lahan pertanian atau perkebunan dengan cara membakar, serta diminta proaktif melaporkan ke pihak berwajib jika menemukan titik api (hotspot) atau tindakan provokatif yang berpotensi memicu kebakaran luas.
“Polwan Presisi, hadir melayani, melindungi dan peduli.”
Pewarta: Lisa Susanti
Tagline: #PolwanPresisi, #HariJadiPolwan78, #PolresMelawi, #SatlantasPolresMelawi, #BrigpolTheresiaMonikawati, #PeduliMasyarakat, #TanggapKarhutla, #MitigasiKabutAsap, #TertibLaluLintas, #PolisiHumanis, #PengayomMasyarakat, #EdukasiKeselamatan, #CegahKarhutla, #BaktiPolwan, #PelayananPublik,

