RI News. Wonogiri, 11 Agustus 2026- Balai Desa Gemawang, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri – Sejak pagi menyingsing, ratusan warga Gemawang berbondong-bondong menunggu giliran di Balai Desa. Mereka datang bukan sekadar karena ingin mendapatkan pemeriksaan gratis, melainkan karena harapan bahwa hari ini bisa menjadi titik balik bagi kesehatan mereka. Pagi itu, pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, polisi tak hanya bertugas menjaga ketertiban, tetapi juga membuka ruang bagi kesehatan masyarakat.
Melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sie Dokkes) Polres Wonogiri, kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus skrining Tuberkulosis (TB) paru ini digelar secara spesial. Sebanyak 100 warga mengikuti pemeriksaan yang diberikan sepenuhnya gratis. Pemeriksaan mencakup pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, kolesterol, pemberian vitamin, serta skrining TB paru. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan penyuluhan mendalam tentang penyakit yang masih menjadi momok di banyak daerah pedesaan.
Dari hasil skrining, 22 warga terdeteksi bergejala atau dicurigai sebagai suspek TB paru. Selanjutnya, 11 orang menjalani pemeriksaan Mantoux, sementara 70 orang menjalani pemeriksaan rontgen dada sebagai tahap lanjutan. Langkah-langkah ini bukan sekadar prosedur, melainkan upaya konkret untuk mendeteksi dini penyakit yang bisa mengancam nyawa jika dibiarkan.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim, S.H., S.I.K., menyatakan kegiatan ini mencerminkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat. “Pelayanan kesehatan gratis ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Polri terhadap masyarakat. Melalui pemeriksaan dan skrining sejak dini, diharapkan apabila terdapat indikasi penyakit dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti sesuai prosedur medis,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi penting agar masyarakat semakin sadar akan gejala TB paru, termasuk batuk berdahak, demam, dan penurunan berat badan. “Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan kondisi kesehatan. Deteksi dini sangat penting, termasuk untuk penyakit TB paru, sehingga penanganannya dapat dilakukan lebih cepat,” imbuh AKP Anom.
Antusiasme warga tak kalah luar biasa. Banyak yang mengaku merasa terbantu karena bisa mengetahui kondisi kesehatan mereka tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan berjarak. Mereka juga menyampaikan apresiasi karena Polres Wonogiri datang langsung ke desa, membuktikan bahwa kehadiran polisi bukan hanya untuk penjagaan, tetapi juga untuk kebaikan bersama.
Polres Wonogiri melalui Sie Dokkes terus mendorong program serupa di wilayah kerja. Pendekatan ini sekaligus memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat, sekaligus mempercepat upaya pengendalian penyakit menular di daerah pedesaan. Dengan demikian, deteksi dini bukan lagi mimpi, melainkan kenyataan yang bisa dirasakan setiap warga.
Pewarta: Nandar Suyadi
Tagline: #PolriDekatDenganMasyarakat #SkriningTBParu #PelayananKesehatanGratis #DeteksiDiniTB,

