RI News. Semarang, 27 Juli 2026 – Dalam rangka memeriahkan perayaan Agustusan sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan warga, masyarakat RT 03 RW 05 Candisewu, Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, menggelar Lomba Masak Nasi Goreng Kampung Candisewu pada Minggu, 26 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Pintar Candisewu itu diwarnai antusiasme tinggi dan suasana meriah. Lomba diikuti oleh ibu-ibu warga RT 03 RW 05 bersama anggota Karang Taruna yang terbagi dalam sejumlah tim. Masing-masing tim terdiri atas tiga orang yang dibentuk melalui pengundian sebelumnya.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang memperebutkan hadiah, melainkan momentum membangun guyup rukun, kekompakan, dan silaturahmi antarwarga. Lebih dari itu, lomba dirancang untuk menggali kreativitas masyarakat sekaligus menilik potensi pengembangan produk kuliner yang memiliki nilai jual dan berpeluang tumbuh menjadi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Panitia menyediakan bahan utama berupa nasi, telur, dan bumbu dasar. Peserta diperbolehkan membawa bahan tambahan untuk kreasi atau variasi masakan, dengan ketentuan bahan tersebut dibawa dalam kondisi mentah. Seluruh proses pengolahan hingga memasak dilakukan langsung di lokasi lomba. Penilaian dilakukan oleh tiga dewan juri, yaitu Bapak Agung Susilo, S.E., selaku Lurah Bambankerep; Ibu Popong dari TP PKK Pokja 3 Kelurahan Bambankerep; serta Ibu Siti Khotijah, Sekretaris LPMK Bambankerep. Poin-poin penilaian mencakup kekompakan tim, rasa dan kualitas masakan, serta kreativitas dan peluang jual sebagai potensi UMKM.

Lurah Bambankerep, Bapak Agung Susilo, S.E., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Lomba Masak Nasi Goreng Kampung Candisewu merupakan kegiatan positif yang mampu mempererat kebersamaan sekaligus menggali potensi masyarakat. Ia berpesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan tim dan semangat kebersamaan, serta berharap kegiatan serupa terus digelar untuk memeriahkan perayaan Agustusan dan menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Ibu Popong, salah satu dewan juri, juga mengapresiasi kreativitas peserta. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya sebatas perlombaan memasak, melainkan wadah untuk melihat dan mengembangkan potensi kuliner warga yang memiliki nilai jual. “Semoga kegiatan ini bisa menjadi pelopor timbulnya para usahawan UMKM baru, sehingga dapat memberikan peluang usaha dan turut mendukung pertumbuhan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Ibu Siti Khotijah, saat membacakan hasil penilaian dan pengumuman pemenang, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, baik ibu-ibu maupun Karang Taruna, yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Ia menegaskan bahwa pada prinsipnya semua peserta telah menunjukkan kemampuan dan kreativitas yang sangat baik. “Ibu-ibu dan Karang Taruna peserta kegiatan ini pada prinsipnya sudah bagus semua, hebat semua. Hanya saja ini adalah perlombaan yang dinilai berdasarkan poin-poin penilaian. Jadi, siapa pun yang menjadi juara bukan berarti yang lain tidak bagus. Semuanya sudah luar biasa. Tetap semangat, ibu-ibu hebat semua,” kata Ibu Siti.
Baca juga: Sinergi Lintas Elemen Jaga Warisan Pesisir: Pelepasan Penyu dan Konservasi Mangrove di Ampiang Parak
Ketua RT 03 RW 05, Sriyanto, menekankan bahwa kegiatan tersebut jauh lebih dari sekadar perlombaan. Kegiatan ini menjadi momentum membangun guyup rukun, mempererat silaturahmi, meningkatkan kekompakan, serta menggali potensi kreativitas dan UMKM warga. Menurutnya, kegiatan bersama seperti ini membuka ruang bagi warga untuk saling berinteraksi, berkolaborasi, dan menunjukkan kreativitas. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan terus dilanjutkan dalam berbagai kegiatan positif lainnya.
Setelah melalui proses penilaian berdasarkan poin-poin yang telah ditentukan, ditetapkan para pemenang Lomba Masak Nasi Goreng Kampung Candisewu. Juara 1 diraih Meja 7 – Team B yang terdiri atas Bu Aziz, Bu Ryan, dan Bu Tri. Juara 2 diraih Meja 3 – Team G yang terdiri atas Bu Keni, Bu Nanang, dan Bu Supri. Juara 3 diraih Meja 2 – Team D yang terdiri atas Bu Joni, Bu Daryanto, dan Bu Kus.
Kegiatan sederhana di tingkat lingkungan ini menjadi bukti bahwa inisiatif warga mampu menciptakan suasana meriah dalam rangkaian Agustusan, memperkuat hubungan antarwarga, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas dan potensi ekonomi yang dimiliki. Dari kebersamaan, tumbuh kreativitas dan semangat berdaya yang diharapkan terus berkibar di Kampung Candisewu.
Pewarta: Sriyanto
Tagline: #LombaNasiGorengCandisewu, #AgustusanSemarang, #SilaturahmiWarga, #PotensiUMKM, #GuyupRukunRT03, #MasakSeruRasaJuara,

