RI News. Serdang, 19 Juli 2026 — Peta persaingan menuju Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara kian menarik perhatian kalangan pers. Dengan konferensi dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026, dua nama besar mulai mencuat sebagai kandidat kuat untuk kursi Ketua PWI Sumut: Farianda Putra Sinik dan Rianto, SH., MH., yang akrab disapa Anto Genk.
Meski diprediksi akan saling berhadapan dalam perebutan posisi pimpinan tertinggi organisasi wartawan tersebut, keduanya justru menampilkan sikap saling menghormati dan menjaga hubungan persahabatan yang telah terbangun lama. Sikap tersebut terlihat jelas ketika Farianda Putra Sinik hadir dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) JMSI Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Farianda menegaskan kehadirannya sebagai bentuk penghormatan kepada Rianto selaku Ketua JMSI Sumut. Ia menolak anggapan bahwa kontestasi organisasi harus mengorbankan nilai persahabatan. “Saya hadir di sini sebagai bentuk penghormatan kepada sahabat saya, Ketua JMSI Sumut, Rianto. Walaupun nanti kami mungkin akan bertarung di Konferensi PWI Sumut, hubungan persahabatan tetap harus dijaga. Kita siap bersaing secara sehat,” ujar Farianda yang disambut tepuk tangan meriah para peserta.

Farianda Dorong Proses Demokratis dan Bermartabat
Farianda juga menekankan pentingnya Konferensi PWI Sumut berlangsung secara demokratis, transparan, dan bebas dari praktik-praktik negatif yang dapat merusak marwah organisasi. Menurutnya, setiap anggota yang memenuhi syarat berhak mencalonkan diri tanpa tekanan, intimidasi, fitnah, atau bullying.
“Siapa pun memiliki hak untuk mencalonkan diri, termasuk Rianto, selama memenuhi ketentuan organisasi. Mari kita ciptakan konferensi yang benar-benar demokratis, jujur, terbuka, dan bermartabat,” tegasnya. Pernyataan tersebut mendapat apresiasi luas karena dianggap mencerminkan semangat menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik organisasi.
Rianto ‘Anto Genk’ Siap Berkontestasi
Di kubu lain, Rianto, SH., MH. secara terbuka menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua PWI Sumut. Sosok yang dikenal dengan sapaan Anto Genk ini dinilai memiliki modal kuat berkat pengalaman memimpin JMSI Sumut, jejaring luas antarorganisasi pers, serta komitmennya dalam memperkuat profesionalisme dan kualitas jurnalisme di Sumatera Utara.
Rianto menilai kontestasi sebagai bagian wajar dari dinamika organisasi. “Kontestasi adalah bagian dari dinamika organisasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga kebersamaan, sportivitas, serta persaudaraan di antara seluruh insan pers Sumatera Utara. Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin, semuanya harus tetap bersatu untuk memajukan PWI,” katanya.
Persaingan Ketat, Nilai Persaudaraan Tetap Terjaga
Semakin dekatnya Konferensi PWI Sumut membuat suasana organisasi semakin dinamis. Namun, kemunculan komitmen kedua figur ini memberikan sinyal positif bahwa persaingan dapat berjalan sehat tanpa harus diwarnai konflik pribadi atau saling menjatuhkan. Keduanya sepakat bahwa etika organisasi, penghormatan antarkandidat, dan semangat persatuan harus menjadi prioritas utama.
Dengan demikian, Konferensi PWI Sumut 2026 diprediksi tidak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin, melainkan juga momentum penguatan nilai-nilai demokrasi dan profesionalisme di kalangan wartawan Sumatera Utara.
Pewarta: Indra Saputra
Tagline: #PWI Sumut, #Kontestasi Sehat, #PersahabatanWartawan, #DemokrasiOrganisasi, #FariandaPutraSinik, #AntoGenk,

