RI News. Subulussalam – Setelah bertahun-tahun tidak difungsikan secara optimal, Terminal Bus Tipe C di pusat Kota Subulussalam akan segera menjalani rehabilitasi total. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Subulussalam menilai kondisi terminal saat ini sangat memprihatinkan, mulai dari bangunan yang kumuh hingga keberadaan kios-kios liar di sekitarnya yang dinilai mengganggu keindahan tata ruang kota.
Peninjauan langsung dilakukan Selasa, 19 Mei 2026, oleh tim Dishub bersama jajaran Polsek Simpang Kiri dan tim konsultan tata kota. Lokasi terminal yang berada persis di jantung kota membuat renovasi ini menjadi prioritas mendesak. Kondisi terminal yang tidak terawat tidak hanya menurunkan kualitas estetika kota, tetapi juga menghambat fungsi utamanya sebagai simpul transportasi umum.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Subulussalam, Sairun Sag, M.Si., menyatakan bahwa pihaknya sengaja menggandeng konsultan khusus untuk merancang ulang tata letak terminal secara menyeluruh. “Terminal ini berada di tengah kota, sehingga kondisinya yang saat ini terlihat kumuh perlu ditata kembali agar dapat beroperasi sesuai fungsinya. Kami ingin masyarakat merasa lebih aman dan nyaman, baik sebagai tempat naik-turun penumpang maupun area berdagang,” ungkapnya.

Rencana renovasi tidak sekadar memperbaiki fisik bangunan. Dishub menargetkan terminal ini menjadi pusat perbelanjaan dan perputaran ekonomi baru yang tertata rapi. Area naik-turun penumpang akan dipisahkan dengan jelas, sementara kawasan pedagang akan diatur agar tidak berserakan. Dengan demikian, penumpang dapat berbelanja kebutuhan perjalanan dengan lebih nyaman.
Setelah desain rancangan dari tim konsultan rampung, Dishub akan memaparkan hasilnya kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) dan Wali Kota Subulussalam. Pembahasan akan menyentuh aspek regulasi, alokasi anggaran, serta tahapan pelaksanaan fisik di lapangan.
Selain mengembalikan citra kota yang lebih baik, revitalisasi terminal ini diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi terminal dan sewa kios yang tertata. Ke depan, fasilitas yang lebih baik juga diharapkan menarik kembali minat operator angkutan umum untuk memanfaatkan terminal resmi.
Baca juga : Polisi Jateng Gelar Apel Pengamanan Humanis Jelang Aksi Demo Komunitas Transportasi Online di Semarang
Dishub Kota Subulussalam pun telah mengumumkan kepada seluruh pengusaha dan pengemudi mobil angkutan agar mulai kembali berstasion di Terminal Bus Tipe C. Langkah ini menjadi bagian penting agar terminal dapat beroperasi secara penuh sebagaimana mestinya.
Revitalisasi terminal pusat kota ini diharapkan tidak hanya menjadi proyek infrastruktur biasa, melainkan juga langkah strategis dalam penataan ruang urban yang lebih manusiawi dan ekonomis di Subulussalam.
Pewarta: Jaulim Saran

