RI News. Gorontalo – Di tengah hembusan angin laut yang masih membawa aroma garam, Presiden Prabowo Subianto berdiri tegak di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo. Dengan suara tegas namun penuh empati, ia menyampaikan hormat mendalam kepada para nelayan Indonesia yang setiap hari mempertaruhkan nyawa demi menghidupi keluarga dan menyumbang ketahanan pangan bangsa.
Kunjungan tersebut berlangsung pada Sabtu (9/5), di mana Prabowo langsung berinteraksi dengan nelayan dan masyarakat setempat. Menurut siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI yang dirilis Minggu, Presiden yang juga mantan prajurit ini mengaku sangat memahami risiko ekstrem yang dihadapi para nelayan.
“Saya mengerti, saya mantan tentara, saya mengerti nelayan itu menghadapi risiko yang besar. Di laut itu tidak main-main, cuaca bisa berubah, arus bisa berubah,” ujar Prabowo di hadapan ratusan nelayan yang hadir.

Lebih jauh, Prabowo menekankan peran strategis nelayan sebagai penjaga ketahanan pangan nasional. Hasil tangkapan ikan mereka menjadi sumber protein utama bagi masyarakat Indonesia. “Saudara mempertaruhkan nyawa untuk mencari makan untuk keluargamu, untuk masyarakatmu, untuk bangsamu. Saya terima kasih untuk itu,” katanya, disambut tepuk tangan meriah.
Dalam pidatonya, Prabowo mengakui selama ini banyak nelayan merasa terpinggirkan. “Para nelayan sering dilupakan orang-orang pintar di Jakarta, tidak peduli dengan nasibnya. Sekarang berubah. Pemerintah sekarang akan memperhatikan semua nelayan dan semua petani di seluruh Indonesia,” tegasnya.
Pemerintahan Prabowo, kata dia, berkomitmen membangun kesejahteraan nelayan secara konkret melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai daerah, penyediaan fasilitas pendukung perikanan yang memadai, hingga bantuan kapal bagi kelompok-kelompok nelayan. “Tak boleh ada lagi nelayan yang merasa diabaikan,” tambahnya.
Visi Presiden jelas: kehidupan nelayan Indonesia harus semakin sejahtera. Ia berharap para pejuang laut ini dapat tersenyum setiap hari karena penghasilan yang lebih baik dan masa depan yang lebih cerah.
Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan saat ini tengah menggeser prioritas pembangunan ke sektor maritim dan perdesaan, mengakui kontribusi nyata para nelayan yang selama ini bekerja di garis depan tanpa banyak sorotan. Bagi masyarakat pesisir Gorontalo dan nelayan di seluruh nusantara, pesan apresiasi sekaligus janji perbaikan ini diharapkan menjadi angin segar menuju kehidupan yang lebih bermartabat di lautan Indonesia.
Pewarta : Marco Kawulusan


