RI News. Melawi – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ella Hilir bersama Pemerintah Desa Nanga Ella Hilir menggelar sosialisasi bahaya narkoba yang menyasar pelajar SMP dan SMA. Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Desa Nanga Ella Hilir pada Selasa (5/5/2026) ini menunjukkan komitmen nyata seluruh elemen pemerintahan daerah dalam melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, dan pemerintahan sipil secara terpadu. Hadir secara langsung Camat Ella Hilir Miles, S.P., Kapolsek Ella Hilir Ipda Daicky Jauganda, S.Sos., C.CL, serta perwakilan Danramil Ella Hilir Serda Rudiono. Turut serta Kepala Desa Nanga Ella Hilir beserta perangkat desa, Bhabinkamtibmas, dan ratusan pelajar yang antusias mengikuti sosialisasi.
Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla melalui Kapolsek Ella Hilir Ipda Daicky Jauganda menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama.

“Menghadiri dan memberikan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba adalah bentuk tanggung jawab kita semua. Kami dari Polsek Ella Hilir terus mensosialisasikannya,” ujar Ipda Daicky.
Ia menambahkan bahwa pelajar saat ini berada pada fase yang sangat rentan. Pengetahuan yang memadai tentang dampak buruk narkoba menjadi benteng utama bagi mereka agar tidak terjerumus ke dalam lingkaran penyalahgunaan.
Antusiasme pelajar yang memenuhi aula menjadi salah satu indikator positif. Menurut Ipda Daicky, semangat yang ditunjukkan generasi muda tersebut mencerminkan keinginan kuat untuk mencegah dan melawan narkoba di lingkungan mereka.
Baca juga : Sinergi Lintas Sektor DIY: TNI Siap Hadapi Ancaman Kebakaran Hutan dan El Nino 2027
Kepala Desa Nanga Ella Hilir menyambut baik inisiatif Forkopimcam ini. Ia menyatakan bahwa pemerintah desa siap mendukung penuh dan terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Sepenuhnya kami mendukung. Sinergitas ini akan terus kami bangun bersama,” tegas Kades yang akrab disapa Budiono. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya orang tua, untuk menjadi benteng terkuat dalam pencegahan narkoba di tingkat keluarga.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi contoh konkret bagaimana pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, untuk melindungi generasi penerus bangsa. Dengan pendekatan kolaboratif antara aparat keamanan, pemerintah kecamatan, dan desa, diharapkan upaya pencegahan narkoba dapat lebih efektif dan berkelanjutan.
Pewarta: Lisa Susanti


