RI News. Pemalang – Dalam komitmen menjaga kesehatan mental warga binaan, peserta magang bidang psikologi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar sesi pembinaan pengelolaan emosi bagi perempuan penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Pemalang, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB di Masjid Rutan Pemalang ini diikuti oleh 13 warga binaan perempuan. Program ini dirancang untuk membantu peserta memproses beban pikiran dan menyalurkan emosi secara sehat melalui pendekatan sederhana yang mudah diterapkan sehari-hari.
Salah satu metode utama yang diperkenalkan adalah teknik menulis ekspresif. Peserta diajak untuk menuangkan segala pikiran dan perasaan negatif ke dalam tulisan, menciptakan ruang aman untuk memproses emosi tanpa menghakimi diri sendiri. Selain itu, mereka juga mempraktikkan teknik Butterfly Hug, sebuah metode self-healing yang berfungsi sebagai grounding untuk menenangkan sistem saraf setelah mengingat pengalaman traumatis atau mengganggu.

Suasana kegiatan berlangsung sangat interaktif. Para warga binaan terlihat antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari sesi menulis hingga praktik langsung teknik relaksasi. Banyak di antara mereka aktif bertanya dan berbagi pengalaman selama proses pembinaan.
Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Pemalang, Akbar Priambodo, menyambut positif kegiatan tersebut.
“Pembinaan mental seperti ini sangat penting untuk membantu warga binaan mengenali dan mengelola emosinya. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif serta menjadi bekal bagi mereka dalam menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat,” ujar Akbar.
Baca juga : Misteri Mundur dan Kembali: Sarkani Kembali Dipercaya Walikota Subulussalam sebagai Plt Sekwan DPRK
Melalui program ini, diharapkan warga binaan perempuan mampu mengembangkan kemampuan menjaga kesehatan mental secara mandiri, membangun pola pikir yang lebih resilien, serta siap menghadapi tantangan kehidupan di masa depan dengan lebih positif.
Kegiatan pembinaan emosi ini menjadi bagian dari upaya kolaborasi antara institusi pemasyarakatan dan dunia pendidikan untuk mendukung rehabilitasi holistik bagi warga binaan.
Pewarta : Ragil Surono


