RI News. Kulon Progo – Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam membangun infrastruktur dasar. Pada Rabu (29/4/2026), kegiatan gotong royong fokus pada pembangunan talud jalan sepanjang 175 meter di Padukuhan Kwarakan, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo.
Pembangunan talud dengan lebar 1,9 meter dan tebal 0,35 meter ini menjadi salah satu sasaran fisik utama program TMMD Reguler. Lokasi pembangunan berada di area dekat persawahan, yang selama ini rentan terhadap erosi akibat aliran air.
Kasdim 0731/Kulon Progo Mayor Cpl Sutarjo, saat membacakan laporan Dansatgas TMMD Reguler 128 pada upacara pembukaan program, menegaskan bahwa talud jalan merupakan bagian penting dari upaya memperkuat aksesibilitas wilayah pedesaan. “Melalui program ini, TNI bersama masyarakat bahu-membahu mewujudkan infrastruktur yang lebih tangguh,” ujarnya.

Babinsa Sidorejo, Sertu Pardi, menyampaikan manfaat langsung dari pembangunan tersebut bagi warga setempat. Menurutnya, talud jalan berfungsi sebagai pengaman agar badan jalan tidak ambrol atau terkikis oleh air, sehingga aktivitas sehari-hari masyarakat tidak terganggu.
“Dengan adanya talud ini, warga Kwarakan tidak perlu lagi khawatir terjadi longsor atau kerusakan jalan saat musim hujan. Aktivitas warga dapat berjalan lebih lancar dan aman,” kata Sertu Pardi.
Lebih lanjut, keberadaan infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat. Jalan yang nyaman dan aman akan memperlancar mobilitas, distribusi hasil pertanian, serta akses menuju kawasan persawahan, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan warga di Kalurahan Sidorejo.
Kegiatan gotong royong ini mencerminkan semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat dalam membangun desa. Warga secara aktif terlibat mulai dari persiapan material hingga pelaksanaan pekerjaan, memperkuat nilai-nilai persatuan dan gotong royong yang menjadi ciri khas program TMMD.
Program TMMD Reguler ke-128 di wilayah ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari dan mencakup berbagai sasaran fisik serta nonfisik lainnya, sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah.
Pewarta: Lee Anno


