RI News. Sidorejo, Kulon Progo — Di tengah semangat gotong royong yang masih kental di pedesaan Yogyakarta, Ibu Lasinem, warga Padukuhan Kwarakan, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, mulai melihat cahaya perubahan di huniannya. Rumah semi permanen yang selama ini ditempati keluarganya perlahan bertransformasi menjadi bangunan yang lebih layak dan sehat berkat bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026.
Dengan suara penuh syukur, Ibu Lasinem menceritakan perjuangan panjang keluarganya. “Rumah yang kami tempati saat ini masih merupakan bangunan semi permanen, karena keterbatasan kami belum dapat menyempurnakan bangunan rumah. Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan terima kasih kepada pemerintah dan TNI, melalui program TMMD Reguler ini kami mendapat bantuan RTLH, dan saat ini dalam proses pembangunan,” tuturnya.
Ibu Lasinem berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai. “Semoga pengerjaan pembangunan rumah kami dapat berjalan dengan lancar, agar rumah layak huni dan sehat yang kami inginkan selama ini segera dapat kami miliki, menjadi rumah yang nyaman untuk kami tempati. Semoga bantuan yang diberikan kepada kami dicatat sebagai amal kebaikan bagi bapak-bapak TNI,” pungkasnya dengan penuh harap.

Menurut Babinsa Sidorejo, Sertu Pardi, pengerjaan rumah Ibu Lasinem telah dimulai beberapa hari lalu oleh Satgas TMMD bersama warga setempat. Kegiatan awal berupa pembongkaran genteng dan rangka atap lama. Pada Rabu (29/4/2026), progres pembangunan telah memasuki tahap pemasangan dinding atau tembok serta pemasangan kusen pintu dan jendela.
Program TMMD Reguler ke-128 yang dipusatkan di Kalurahan Sidorejo ini tidak hanya menyasar perbaikan infrastruktur jalan, tetapi juga memberikan perhatian khusus terhadap perbaikan rumah tidak layak huni. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat menjadi kunci utama dalam mewujudkan hunian yang lebih aman dan sehat bagi warga kurang mampu.
Baca juga : Silaturahmi Hangat Babinsa di Dusun Kembang: Memperkuat Ikatan TNI dengan Masyarakat Desa
Bantuan semacam ini diharapkan tidak hanya mengubah fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat secara keseluruhan. Bagi Ibu Lasinem dan banyak warga lain di Sidorejo, program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi lintas pihak masih menjadi pondasi kuat dalam membangun desa dari akarnya.
Pewarta: Lee Anno



