RI News. Wonogiri – Upaya jajaran Kodim 0728/Wonogiri dalam memperkuat hubungan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat setempat terus berlanjut melalui pendekatan yang humanis dan berkelanjutan. Salah satu wujud nyatanya terlihat pada kegiatan anjangsana dan komunikasi sosial yang digelar Babinsa Koramil 14/Jatisrono, Senin (20/4/2026), di Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Jatisrono.
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi bukti konkret bahwa kebersamaan antara aparat teritorial TNI dan warga terus terjaga. Tujuannya tak lain untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta harmonis di tengah dinamika kehidupan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa melakukan silaturahmi langsung dengan dua tokoh masyarakat sekaligus Ketua RW setempat, yaitu Bapak Sudarno dan Bapak Tardi. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang akrab, di mana para pihak tidak hanya menjalin kedekatan emosional, tetapi juga saling bertukar pikiran mengenai berbagai isu yang dihadapi masyarakat sehari-hari.

Fokus pembicaraan mencakup upaya bersama menjaga kondusivitas wilayah Kecamatan Jatisrono, mulai dari pencegahan potensi gangguan keamanan hingga peningkatan kesejahteraan warga. Babinsa mendengarkan aspirasi langsung dari tokoh masyarakat, sekaligus menyampaikan komitmen TNI untuk selalu hadir sebagai mitra dalam membangun daerah.
Bapak Sudarno menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai program pemerintah yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama serta mengedepankan nilai toleransi di tengah keberagaman yang ada.
“Persatuan dan saling menghormati menjadi modal utama untuk membangun daerah yang maju dan damai,” ujar Sudarno.
Sementara itu, Bapak Tardi mengajak seluruh warga untuk lebih aktif mendukung program pemerintah, termasuk dengan taat membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan TNI guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan penggerak persatuan yang nyata serta penjaga stabilitas wilayah,” tambah Tardi.
Kegiatan semacam ini menjadi bagian dari strategi TNI dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui pendekatan kemanunggalan yang berbasis pada komunikasi dua arah. Dengan terus menjaga silaturahmi dan mendengarkan aspirasi warga, diharapkan ikatan antara TNI dan masyarakat semakin kokoh, sehingga tercipta sinergi positif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.
Pewarta: Nandar Suyadi

