RI News. Wonogiri — Persatuan Jurnalis Wonogiri (PJW) menggelar kegiatan Menyimak dan Diskusi (Maksi) yang dipadukan dengan acara Halalbihalal Idulfitri di Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri. Acara ini menjadi wadah bagi para awak media untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus merefleksikan peran strategis jurnalisme di era digital yang penuh tantangan.
Suasana kekeluargaan begitu kental sepanjang kegiatan. Para jurnalis yang sehari-hari sibuk meliput berbagai agenda pembangunan di Bumi Sukses berkesempatan saling bertatap muka, berbagi cerita, dan saling memaafkan kesalahan masa lalu. Halalbihalal ini tidak sekadar ritual tahunan, melainkan momentum penting untuk menyegarkan komitmen bersama sebagai penjaga kebenaran di tengah masyarakat.
Ketua PJW, Trianto Hery Suryono, yang akrab disapa Mastus, menjadi pembicara utama dalam sesi diskusi. Ia menegaskan bahwa integritas merupakan pondasi utama profesi jurnalistik yang tidak boleh dikompromikan. Di hadapan puluhan anggota, Mastus mengajak semua pihak untuk tidak terjebak dalam rutinitas peliputan semata, melainkan senantiasa menjaga marwah organisasi melalui karya yang bertanggung jawab dan beretika.

“Integritas adalah harga mati bagi seorang jurnalis. Saya mengajak rekan-rekan semua untuk terus menjaga marwah PJW dengan bekerja secara profesional dan sesuai kode etik,” ujar Mastus dengan tegas.
Lebih lanjut, Mastus menyoroti peran jurnalis sebagai kontrol sosial di Kabupaten Wonogiri. Ia mendorong anggota PJW untuk tetap kritis dalam mengawal kebijakan publik, mulai dari regulasi hingga program pembangunan daerah. Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi dan potensi disinformasi, jurnalis harus menjadi filter yang dapat dipercaya.
Mastus juga menekankan tiga pilar penting yang harus terus diperkuat: komunikasi efektif antar-anggota dan narasumber, fungsi pengawasan agar setiap kebijakan berjalan sesuai aturan, serta edukasi masyarakat melalui penyajian informasi yang akurat dan mendalam. “Marwah seorang jurnalis harus dijaga dan diperkuat dengan sikap yang dapat dipercaya sebagai fundamen kebenaran dan transparansi dalam menghadapi disinformasi yang semakin deras,” tambahnya.
Baca juga : Asah Ketangkasan di Lapangan: Sat Samapta Polres Melawi Gelar Latihan Intensif Pengendalian Massa
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini ditutup dengan ramah tamah dan saling sapa antarpeserta. Banyak anggota mengaku merasa lebih termotivasi setelah mengikuti sesi Maksi ini, karena tidak hanya membahas isu internal organisasi, tetapi juga strategi menghadapi dinamika media ke depan.
Melalui kegiatan semacam ini, PJW diharapkan semakin solid sebagai organisasi profesi yang sehat. Solidaritas yang terbangun diharapkan mampu mendukung perkembangan kualitas jurnalisme di Wonogiri, sehingga tetap relevan dalam mengawal transparansi dan pembangunan daerah.
Acara ini menjadi bukti nyata bahwa di balik kesibukan meliput berita, para jurnalis Wonogiri masih menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan komitmen etika profesi.
Pewarta: Nandar Suyadi

