RI News. Minahasa, 14 April 2026 — Kontestasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) di Kabupaten Minahasa memasuki fase krusial menjelang pelaksanaan pada Juni 2026. Tahap pencalonan mulai memanas dengan banyaknya bakal calon yang mendaftarkan diri di berbagai desa, menandakan tingginya antusiasme masyarakat dalam memperkuat demokrasi di tingkat paling dasar.
Di Desa Wineru, Kecamatan Kakas, hingga Senin (13/4/2026), panitia Pilhut setempat telah mencatat lima bakal calon yang resmi mendaftar. Salah satu yang menarik perhatian adalah Jufri Mantak, jurnalis berusia 33 tahun yang mendaftarkan diri pada Senin sore. Kehadirannya dinilai membawa warna baru dalam kontestasi lokal, mengingat latar belakangnya sebagai insan pers yang kerap mengawal isu-isu pembangunan.
Sebelum menuju sekretariat Panitia Pilhut Desa Wineru, Jufri terlebih dahulu menerima doa restu dari keluarga dan para pendukungnya. Ditemani sang istri, Meilany Tumober, ia kemudian berjalan diiringi keluarga serta simpatisan menuju lokasi pendaftaran. Di sana, ia menyerahkan berkas pencalonan secara langsung kepada panitia, disaksikan oleh tokoh masyarakat, keluarga, dan tim pendukung yang hadir memberikan dukungan moral.

Proses pendaftaran berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga suasana kondusif di tengah kontestasi. Keikutsertaan Jufri dinilai sebagai bentuk keseriusan generasi muda dalam mendorong kemajuan desa. Dengan semangat kerja dan kepedulian terhadap pembangunan yang selama ini dikenalnya, langkah ini diharapkan mampu membawa ide-ide segar serta kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah desa dan warga.
Dalam keterangannya usai mendaftar, Jufri Mantak mengungkapkan bahwa pencalonannya lahir dari dorongan keluarga, teman, serta masyarakat luas. “Saya percaya bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membawa ide-ide segar, memanfaatkan potensi desa, serta dapat membangun kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan yang mengalir. “Terima kasih buat seluruh keluarga, teman-teman, tim dan semua warga yang sudah mendukung hingga mengantar saya untuk mendaftar sebagai calon hukum tua. Bersama kita bisa,” tegas Jufri.
Menurutnya, momen pendaftaran ini bukan sekadar administrasi, melainkan titik awal perjalanan demokrasi desa yang semakin matang. “Ini menjadi titik awal perjalanan menuju Pilhut Desa Wineru, sekaligus penanda bahwa demokrasi desa terus tumbuh dan memberi ruang bagi lahirnya pemimpin-pemimpin baru yang visioner untuk kemajuan bersama,” tambahnya.
Dengan semakin banyaknya bakal calon muda yang muncul, Pilhut 2026 di Minahasa tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum regenerasi kepemimpinan desa yang lebih inklusif dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Masyarakat kini menantikan bagaimana kontestasi ini akan melahirkan pemimpin yang mampu menjawab tantangan dan memaksimalkan potensi desa-desa di Kabupaten Minahasa.
Pewarta : Marc

