Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • To Lam Pegang Kendali Ganda: Apakah Ini Akselerator atau Risiko bagi Ambisi Pertumbuhan 10% Vietnam?

To Lam Pegang Kendali Ganda: Apakah Ini Akselerator atau Risiko bagi Ambisi Pertumbuhan 10% Vietnam?

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
To Lam Pegang Kendali Ganda
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Hanoi — Pada 7 April 2026, Majelis Nasional Vietnam secara bulat memilih Sekretaris Jenderal Partai Komunis To Lam sebagai Presiden untuk periode 2026–2031. Langkah ini menandai konsolidasi kekuasaan terbesar di Vietnam dalam beberapa dekade, di mana satu figur kini memimpin baik partai maupun negara.

Keputusan tersebut mengakhiri tradisi kepemimpinan kolektif yang selama ini menjadi ciri khas sistem politik Vietnam pasca-reformasi Doi Moi. Pola kepemimpinan ganda ini kini lebih mendekati model sentralisasi kekuasaan yang terlihat di China di bawah Xi Jinping maupun di Laos.

To Lam, yang berusia 69 tahun, sebelumnya telah terpilih kembali sebagai Sekretaris Jenderal pada Januari 2026. Pengamat melihat pemilihan ini sebagai kelanjutan logis dari penguatan otoritasnya di internal partai. Dalam pidato pertamanya setelah pelantikan, To Lam menegaskan prioritas utamanya adalah menjaga perdamaian dan stabilitas sebagai fondasi pertumbuhan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen meningkatkan kesejahteraan rakyat agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan,” ujarnya di hadapan Majelis Nasional.

Pada hari yang sama, Majelis Nasional juga memilih Le Minh Hung, mantan Gubernur Bank Sentral Vietnam, sebagai Perdana Menteri baru untuk periode yang sama. Hung dikenal memiliki latar belakang kuat di sektor keuangan dan diharapkan mendukung agenda ekonomi To Lam.

Konsolidasi kekuasaan To Lam bukanlah hal baru. Pada 2024, ia sempat memegang dua jabatan secara singkat menyusul wafatnya Nguyen Phu Trong. Kini, dengan mandat yang lebih kuat, ia memiliki ruang politik lebih luas untuk mendorong agenda reformasinya.

Baca juga : Baku Tembak Sengit di Depan Konsulat Israel Istanbul: Satu Penyerang Tewas, Ketegangan Regional Semakin Memanas

Sejak naik ke puncak kepemimpinan, To Lam — yang berlatar belakang kepolisian dan sempat memimpin Kementerian Keamanan Publik — telah mengawasi reformasi birokrasi paling ambisius sejak era 1980-an. Ribuan jabatan dipangkas, sejumlah kementerian digabung, batas provinsi ditata ulang secara signifikan, dan proyek infrastruktur besar dipercepat.

Reformasi ini bertujuan memangkas birokrasi yang lambat dan mendorong efisiensi pengambilan keputusan. Analis dari lembaga riset regional menilai bahwa pendekatan ini membuka peluang bagi keputusan lebih cepat dan kebijakan yang lebih koheren, terutama di saat Vietnam ingin beralih dari model pertumbuhan berbasis tenaga kerja murah dan ekspor menuju ekonomi berbasis inovasi, teknologi, dan sektor swasta yang lebih kuat.

Vietnam menetapkan target ambisius: pertumbuhan ekonomi rata-rata 10 persen atau lebih per tahun selama periode 2026–2030. Target ini jauh di atas capaian rata-rata sebelumnya dan diharapkan dapat membantu negara tersebut mencapai status ekonomi berpenghasilan menengah tinggi lebih cepat.

Le Minh Hung, Perdana Menteri baru, menekankan bahwa pemerintah akan memprioritaskan penguatan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta transformasi digital sebagai pilar utama.

Meski peluangnya terbuka lebar, para analis mengingatkan adanya risiko inheren dari konsentrasi kekuasaan. Pengambilan keputusan yang terlalu cepat berpotensi melampaui kemampuan reformasi kelembagaan yang mendalam, sehingga bisa menimbulkan ketidakseimbangan baru.

Secara ekonomi, Vietnam masih harus menghadapi realitas pertumbuhan triwulan pertama 2026 yang mencapai 7,8 persen — lebih baik dari tahun sebelumnya, tetapi masih di bawah target internal. Gejolak ekonomi global, termasuk dampak dari konflik di Timur Tengah yang memicu guncangan energi, semakin menambah kompleksitas.

Dari sisi politik luar negeri, Vietnam dituntut menjaga keseimbangan yang hati-hati. Di satu sisi, negara ini menghadapi tekanan dari Amerika Serikat terkait surplus perdagangan. Di sisi lain, China tetap menjadi mitra dagang terbesar sekaligus pihak yang bersaing di Laut China Selatan. Kemampuan Vietnam mempertahankan pendekatan pragmatis dan netral akan semakin diuji di tengah dunia yang semakin turbulen.

To Lam sendiri naik melalui jalur keamanan dan kampanye anti-korupsi yang masif. Kini, tantangan terbesarnya adalah mengubah momentum politik tersebut menjadi hasil ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memastikan reformasi birokrasi tidak hanya memangkas jumlah, tetapi juga meningkatkan kualitas tata kelola.

Bagi Vietnam, tahun 2026 ini menjadi titik krusial: apakah konsolidasi kekuasaan akan menjadi katalisator bagi “loncatan” pembangunan, atau justru membawa risiko baru di tengah dinamika internal dan eksternal yang kompleks.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Baku Tembak Sengit di Depan Konsulat Israel Istanbul: Satu Penyerang Tewas, Ketegangan Regional Semakin Memanas
Next: Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Jual Beli Gas Senilai Rp246 Miliar

Related Stories

Indonesia Siap Sambut Pulang Para Relawan Kemanusiaan Gaza

Indonesia Siap Sambut Pulang Para Relawan Kemanusiaan Gaza: Pemerintah Tekankan Koordinasi Intensif Pasca-Pembebasan

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Belanda Tingkatkan Kemampuan Tempur F-35 dengan Rudal Jarak Jauh dan Amunisi Presisi

Belanda Tingkatkan Kemampuan Tempur F-35 dengan Rudal Jarak Jauh dan Amunisi Presisi

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Flotilla Sumud Global Dihentikan Total

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total: Israel Kembali Ladeni Kapal Bantuan Gaza di Perairan Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dimarco, Bek Sayap yang Mengubah Permainan: Pemain Terbaik Serie A 2025/2026
  • PLN Sumbar Pastikan Semua Gardu Induk Menyala, Pemulihan Listrik Masih Berlanjut hingga 100 Persen
  • Generasi Muda LDII Semarang Raih Medali di O2SN 2026, Bukti Pembinaan Prestasi Berbasis Nilai
  • Danrem 072/Pamungkas Dorong Penggunaan AI untuk Ketahanan Pangan di Tengah Ancaman Siber yang Semakin Kompleks
  • Dari Gerobak Es Tebu ke Jeruji Besi: Pengangguran RH Diamankan karena Diduga Jadi Pengedar Sabu di Angkola Muara Tais
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.