RI News. Wonogiri – Perkembangan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, terus menunjukkan kemajuan yang positif. Hingga April 2026, sebanyak 6 gedung KDMP telah selesai dibangun 100 persen. Sementara itu, 9 desa dan 2 kelurahan mencapai tahap penyelesaian sekitar 80 persen. Namun, 1 desa yang mengalami kesulitan dalam melaksanakan pembangunan gedung KDMP. Kendala utama adalah keterbatasan lahan milik desa yang tidak mencukupi untuk membangun gedung sesuai standar yang ditentukan pemerintah.
Guna memenuhi persyaratan pendirian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Jatisrono telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Pelaksanaan RAT tersebut dilakukan meskipun KDMP di banyak tempat belum menjalankan operasional unit usaha.
Camat Jatisrono, Danang Sugiyatmoko, S.ST.MM, saat ditemui wartawan pada Kamis (2/4/2026), membenarkan hal tersebut. Menurutnya, semua desa di wilayah Kecamatan Jatisrono telah melaksanakan kewajiban RAT sesuai jadwal yang ditentukan, meskipun sebagian besar desa baru memulai kegiatan koperasi desa.

“Meski ada beberapa desa yang sebelumnya sudah memiliki koperasi dan sudah aktif beroperasi, namun kinerjanya belum optimal sesuai fungsi yang diharapkan pemerintah, seperti gerai sembako, gerai klinik, gerai obat, dan gerai lainnya,” ujar Danang Sugiyatmoko.
Danang menambahkan bahwa gedung KDMP yang telah mencapai progres 100 persen adalah sebagai berikut: Desa Gunungsari, Desa Sambirejo, Desa Gondangsari, Desa Jatisari, Desa Rejosari, dan Desa Semen.
Terpisah, Kepala Desa Jatisari, Teguh Subroto, saat dihubungi wartawan menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) minggu lalu. Materi rapat meliputi penyusunan langkah-langkah pengembangan KDMP ke depan, serta penyampaian terbentuknya pengurus dan anggota koperasi di Desa Jatisari.
“Selain itu, pada tahun 2025 telah terbentuk pengurus dan anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Jatisari. Hingga saat ini, kami berhasil menjaring 47 anggota yang terdiri dari perangkat desa, lembaga desa RT/RW, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Saya selaku kepala desa bertindak sebagai pengawas,” jelas Teguh Subroto.
Baca juga : Jokowi Tegaskan Batasan: Urusan PDIP Tetap Internal, Isu Pengambilalihan Hanya Bayangan Lama
Sementara itu, Kepala Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Sido yang akrab disapa Colok, mengatakan bahwa desanya akan melaksanakan RAT pada minggu depan di bulan April ini. Materi RAT meliputi pelaporan Surat Keputusan (SK) dan badan hukum, serta pembentukan pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tahun 2025. Selain itu, akan disampaikan pula besaran saham dari pengurus dan anggota.
“Meskipun belum dijalankan, kami tetap menunggu gedung selesai dibangun. Saat ini kami belum menjalankan operasional usaha koperasi. Berbeda dengan desa-desa lain yang sebelumnya sudah memiliki dan menjalankan koperasi desa,” ucap Sido saat ditemui wartawan.
Data yang dihimpun RINEWS dari berbagai kecamatan menunjukkan bahwa banyak desa telah melaksanakan RAT meskipun Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) belum beroperasi dan pembangunan gedung belum sepenuhnya selesai di setiap kecamatan hingga April 2026.
Pewarta: Nandar Suyadi

