RI News. Jambi – Menjelang digelarnya lomba lari lintas alam internasional Kerinci100 pada 4-5 April 2026, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi memperkuat pengawasan terhadap 56 atlet asing yang akan berpartisipasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran acara sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh peserta dan masyarakat setempat.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenim Jambi, Petrus Teguh Aprianto, menyatakan bahwa pengawasan akan dilakukan secara langsung oleh petugas Imigrasi Kerinci di lapangan. “Pastinya melalui kantor Imigrasi yang ada di Kerinci, petugas kita turun ke lapangan untuk pengawasan dan membuat laporan. Tugas kita memberikan rasa aman kepada warga asing,” ujar Petrus di Jambi, Jumat.
Menurutnya, kehadiran atlet mancanegara dalam ajang ini merupakan peluang besar bagi Kabupaten Kerinci untuk mempromosikan potensi wisata alamnya yang luar biasa. Oleh karena itu, pelayanan terhadap warga negara asing (WNA) harus optimal agar mereka membawa kesan positif. “Kehadiran atlet domestik dan mancanegara sangat berpengaruh terhadap tingkat hunian hotel, potensi kunjungan wisata, serta pergerakan usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) di daerah itu,” tambahnya.

Petrus menegaskan bahwa pihak penyelenggara telah melakukan koordinasi yang baik terkait kedatangan atlet luar negeri. “Yang jelas event ini kita dukung, manfaatnya baik untuk daerah,” katanya.
Pada kesempatan berbeda, Bupati Kerinci Monadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu menyukseskan ajang bergengsi tersebut. Ia menekankan pentingnya menjadi tuan rumah yang ramah, menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan selama pelaksanaan lomba.
“Bukan hanya ajang olahraga, Kerinci100 merupakan kesempatan emas untuk memperkenalkan pesona alam, budaya, dan keramahan masyarakat Kerinci kepada dunia internasional,” ujar Monadi.
Ajang ultra trail ini akan menyajikan rute-rute menantang yang membelah perkebunan teh, perkampungan warga, hingga kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, dengan latar belakang megah Gunung Kerinci. Lomba dibagi menjadi empat kategori jarak: 12 kilometer, 30 kilometer, 70 kilometer, dan 100 kilometer.
Baca juga : Bintang Pusaka Berlian: Simbol Legitimasi Tahta yang Mengikat Mataram dengan Yogyakarta Modern
Berdasarkan data konfirmasi terbaru dari penyelenggara, total peserta mencapai 243 orang, terdiri dari 187 atlet dalam negeri dan 56 atlet asing yang berasal dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Rusia, Belanda, Jepang, dan Korea Selatan.
Event ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga kelas internasional, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan okupansi akomodasi, kunjungan wisatawan, dan penjualan produk UMKM. Dengan pengawasan ketat dari imigrasi dan dukungan penuh masyarakat, Kerinci100 diproyeksikan menjadi salah satu event sport tourism unggulan di Sumatera yang mampu menarik perhatian dunia.
Acara ini semakin mendekat, dan antusiasme masyarakat Kerinci serta para pelari trail dari berbagai negara semakin tinggi untuk menaklukkan medan ekstrem di kaki Gunung Kerinci yang ikonik.
Pewarta : Firdaus

