Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Titik Balik Kritis di Gaza: Hamas di Persimpangan Antara Pelucutan Senjata dan Rekonstruksi Pasca-Konflik

Titik Balik Kritis di Gaza: Hamas di Persimpangan Antara Pelucutan Senjata dan Rekonstruksi Pasca-Konflik

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Hamas di Persimpangan Antara Pelucutan Senjata dan Rekonstruksi Pasca-Konflik
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Yerusalem 28 Maret 2026 — Kelompok Hamas sedang mempertimbangkan proposal pelucutan senjata secara bertahap yang diajukan melalui mediator internasional. Langkah ini menjadi syarat utama bagi implementasi rencana rekonstruksi Gaza yang didukung Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump.

Proposal tersebut, yang disampaikan melalui Badan Perdamaian (Board of Peace) yang dibentuk Trump, menuntut penghancuran seluruh infrastruktur militer Hamas — termasuk terowongan bawah tanah dan fasilitas produksi senjata — serta penyerahan senjata secara permanen. Jika disetujui, langkah ini berpotensi membuka jalan bagi penarikan pasukan Israel secara bertahap, pembentukan pemerintahan teknokrat Palestina, serta program rekonstruksi jangka panjang di wilayah yang hancur akibat konflik lebih dari dua tahun.

Gencatan senjata yang mulai berlaku pada Oktober 2025 telah menghentikan pertempuran skala besar dan meningkatkan masuknya bantuan kemanusiaan. Namun, situasi di lapangan masih rapuh. Serangan sporadis terus terjadi, dan Israel masih menguasai lebih dari separuh wilayah Gaza. Menurut data pejabat kesehatan setempat, ratusan warga Palestina tewas sejak gencatan senjata diberlakukan.

Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Mike Waltz, menegaskan di hadapan Dewan Keamanan PBB baru-baru ini bahwa “masa depan Gaza sepenuhnya bergantung pada pelucutan senjata oleh Hamas.” Pernyataan ini mencerminkan posisi Washington bahwa tanpa demiliterisasi, tidak akan ada kemajuan signifikan dalam upaya pembangunan kembali.

Nickolay Mladenov, direktur Badan Perdamaian yang memimpin pengawasan gencatan senjata, menjelaskan bahwa proposal yang didukung mediator Turki, Qatar, dan Mesir menawarkan proses bertahap. Pelucutan dimulai dari senjata berat seperti roket dan bahan peledak, kemudian berlanjut ke senjata ringan. Proses ini akan disertai penarikan pasukan Israel secara bertahap dan penyerahan kendali keamanan kepada komite teknokrat Palestina yang baru dibentuk.

“Pelucutan senjata merupakan satu-satunya jalan menuju rekonstruksi dan keberhasilan pemerintahan baru di Gaza,” ujar Mladenov. Bagi dua juta penduduk Gaza yang mayoritas masih tinggal di tenda pengungsian, keputusan ini memiliki dampak mendalam — antara harapan pemulihan atau risiko kembalinya kekerasan.

Baca juga : G7 Terpecah Sikap terhadap Perang Iran: AS Dorong Kerja Sama Pasca-Konflik, Eropa Tekankan Diplomasi dan Perlindungan Sipil

Sumber-sumber yang dekat dengan perundingan menyebutkan bahwa Hamas menerima proposal tersebut secara prinsip, tetapi dengan sejumlah catatan. Kelompok ini ingin adanya jaminan yang lebih kuat atas penghentian serangan Israel dan penarikan pasukan secara konkret. Hamas juga berupaya membedakan antara senjata berat dan ringan, serta mengaitkan proses demiliterisasi dengan komitmen Israel untuk mundur.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berulang kali menyatakan bahwa tidak akan ada kemajuan rekonstruksi tanpa pelucutan senjata penuh. Sementara itu, banyak negara donor enggan menyalurkan dana atau pasukan penjaga perdamaian jika risiko konflik baru masih tinggi.

Analis geopolitik memandang momen ini sebagai inflection point (titik balik) dalam dinamika Timur Tengah pasca-gencatan senjata. Keberhasilan atau kegagalan negosiasi ini tidak hanya menentukan nasib Gaza, tetapi juga stabilitas kawasan yang lebih luas, terutama di tengah ketegangan yang melibatkan Iran.

Saat ini, ratusan ribu warga Gaza masih bergantung pada bantuan kemanusiaan. Penundaan berkepanjangan dalam negosiasi berisiko memperburuk krisis kemanusiaan dan meningkatkan kemungkinan pecahnya kekerasan baru.

Respons resmi Hamas terhadap proposal ini diperkirakan akan disampaikan dalam waktu dekat. Sementara itu, komunitas internasional terus mendorong semua pihak untuk memanfaatkan peluang ini guna mencapai penyelesaian yang berkelanjutan, di mana keamanan, tata kelola, dan rekonstruksi dapat berjalan beriringan.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: G7 Terpecah Sikap terhadap Perang Iran: AS Dorong Kerja Sama Pasca-Konflik, Eropa Tekankan Diplomasi dan Perlindungan Sipil
Next: Diplomasi Drone Ukraina di Teluk: Zelenskyy Kunjungi Arab Saudi di Tengah Tekanan terhadap Armada Bayangan Rusia

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by