RI News. Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa tradisi bersilaturahmi pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bukan sekadar ritual keagamaan tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkokoh harmoni sosial di tengah masyarakat Indonesia yang kaya akan keragaman budaya dan etnis.
Dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta pada Minggu (22/3/2026), Fadli Zon menyatakan, “Melalui interaksi yang hangat dan penuh rasa kekeluargaan, Idulfitri tidak hanya menjadi perayaan kemenangan spiritual, tetapi juga ruang hidup bagi penguatan ikatan sosial di tengah keberagaman yang menjadi kekayaan bangsa kita.”
Ia menambahkan bahwa Idulfitri sesungguhnya merupakan kesempatan emas untuk kembali kepada fitrah kesucian, sekaligus mempererat tali persaudaraan serta meneguhkan semangat kebersamaan antarwarga. Menurutnya, berbagai tradisi lokal yang menyertai perayaan Lebaran di setiap penjuru Nusantara—mulai dari sungkeman di Jawa, halal bihalal di Sumatra, hingga maaf-maafan di Bali dan Nusa Tenggara—pada hakikatnya memiliki tujuan yang sama: memperkuat persaudaraan, menjaga keutuhan sosial, dan meningkatkan rasa harmoni di tengah perbedaan.

“Keberagaman tradisi itu justru menjadi bukti kekuatan budaya kita. Semua bentuk perayaan itu mengarah pada satu nilai inti: persatuan dan kebersamaan,” ujar Fadli Zon, yang dikenal aktif mempromosikan pelestarian warisan budaya nasional.
Pada hari pertama Idulfitri yang jatuh pada Sabtu (21/3/2026), Menteri Kebudayaan menerima kunjungan silaturahmi dari sejumlah tokoh masyarakat serta budayawan di kediamannya di Jakarta. Acara tersebut berlangsung dalam suasana akrab, di mana para tamu saling bertukar cerita dan harapan untuk bangsa ke depan.
Baca juga : Tradisi Fitrah Jawa di Wonogiri: Warga Beri Zakat Fitrah kepada Kepala Dusun sebagai Bentuk Penghormatan
Selepas itu, Fadli Zon bergabung dalam acara silaturahmi bersama Presiden Prabowo Subianto serta para anggota Kabinet Merah Putih di Istana Negara. Pertemuan tersebut menjadi simbol kuat bagaimana tradisi bersilaturahmi meresap hingga ke level kepemimpinan nasional, sekaligus menggarisbawahi peran Idulfitri sebagai perekat persatuan di era kontemporer.
Fadli Zon berharap perayaan Idulfitri tahun ini dapat terus menjadi katalisator bagi terciptanya persatuan yang lebih kokoh, kebersamaan yang tulus, serta harmoni sosial yang berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia. “Mari kita jadikan momen ini untuk saling memaafkan, memperbaiki hubungan, dan membangun masa depan yang lebih harmonis bagi generasi mendatang,” tutupnya dengan nada optimis.
Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin.
Pewarta : Yudha Purnama

